Cegah Wabah Demam Babi Afrika, Cina Bantai 38.000 Babi

Bangun Santoso

Senin, 03 September 2018 | 14:34 WIB
Cegah Wabah Demam Babi Afrika, Cina Bantai 38.000 Babi
Ilustrasi induk babi dan anak-anaknya. [Shutterstock]

Suara.com - Cina resmi memberlakukan larangan pengiriman babi dan produksi daging babi dari daerah yang dilaporkan terjangkit wabah virus demam babi Afrika. Bahkan negara Tirai Bambu itu akan menutup pasar babi di wilayah tersebut.

Seperti diwartakan Reuters, pihak berwenang telah menemukan kasus ke-6 virus yang disebut sangat menular itu pada Minggu (2/09/2018). Langkah-langkah yang diumumkan oleh Kementerian Pertanian dan Pedesaan di Cina, wabah demam babi Afrika itu mulai meluas sejak sebulan. Di tengah penyebarannya muncul kekhawatiran akan pertumbuhan kawanan babi di dunia.

Cina telah menemukan kasus ke-6 virus dalam 5 provinsi. Yakni di Norteastern Liaoning, Central Henan, Eastern Anhui, Jiangsu dan Zhejiang.

Masih mengutip Reuters, larangan itu akan memberikan efektivitas mencegah rumah pemotongan hewan dan proses daging dari pabrik pengguna babi atau wilayah yang terpengaruh daging babi. Menghentikan babi-babi dan produksi daging babi dari pengiriman luar dengan memilih wilayah-wilayah kemungkinan juga menyebabkan gangguan besar ke bisnis petani, rumah pemotongan dan prosesor daging.

Perternakan skala besar di timur laut biasanya mengirim babi mereka ke pemotongan di bagian selatan. Pemerintahan mengatakan, babi yang hidup dari provinsi yang tidak terjangkit tidak dapat menggunakan transportasi melalui orang-orang yang telah melaporkan infeksi.

Hingga saat ini, pihak berwewenang memberhentikan transportasi dari babi, produk, dan menutup langsung pasar-pasar di sekitar wilayah yang terjangkit. Pada kasus ke-6 virus wabah demam babi Afrika ini, ditemukan 134 babi mati di Xuancheng City, Provinsi Eastern Anhui.

Kota Xuancheng terletak sekitar 70 kilometer timur laut dari Kota Wuhu. Laporan seminggu lalu menyebut, ada beberapa babi Afrika yang terjangkit kasus demam. Pihak Kementrian mengungkap lebih dari 38.000 babi yang dimusnakan dari 1 September karena terjangkit wabah.

Pemusnahaan epidemi telah selesai di Liaoning, Henan, Jiangsu dan provinsi Zhehiang. Total sebanyak 37.271 babi yang dimusnahkan. Sementara 1.264 babi dimusnahkan pada Sabtu di Provinsi Anhui.

Minggu lalu, Pemerintah mengingatkan yang tidak sesuai prosedur kemungkinan akan terjangkit wabah baru, ini menjadi tantangan bagi pemerintah Cina dalam mengontrol serangan penyakit.

baca juga

Wabah demam babi Afrika ini ditularkan dari kutu dan hubungan langsung antara hewan-hewan. Atau bisa juga dari perjalanan melalui makan yang terkontaminasi, makanan hewan dan perpindahan orang dari satu tempat ke tempat lainnya. Di sana tidak terdapat vaksin, tetapi tidak berbahaya bagi manusia. (Martalena Panjaitan)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Unik : Selain Mengemudi, Sopir Bus ini Merangkap Biro Jodoh!

Unik : Selain Mengemudi, Sopir Bus ini Merangkap Biro Jodoh!

Tekno | Minggu, 02 September 2018 | 18:15 WIB

Jack Ma Dulu Guru Miskin, Kini Hartanya Tembus Rp 570 Triliun

Jack Ma Dulu Guru Miskin, Kini Hartanya Tembus Rp 570 Triliun

Bisnis | Minggu, 02 September 2018 | 09:34 WIB

Dicari, Pria Bermasker Pembunuh Wanita Tionghoa Li Hui di Gambir

Dicari, Pria Bermasker Pembunuh Wanita Tionghoa Li Hui di Gambir

News | Jum'at, 31 Agustus 2018 | 00:36 WIB

Dianggap Kemahalan, Honda Bilang Ada Harga Ada Barang

Dianggap Kemahalan, Honda Bilang Ada Harga Ada Barang

Otomotif | Jum'at, 31 Agustus 2018 | 14:00 WIB

Mimpi Besar Toyota Produksi 3,5 Juta Kendaraan pada 2030

Mimpi Besar Toyota Produksi 3,5 Juta Kendaraan pada 2030

Otomotif | Jum'at, 31 Agustus 2018 | 15:00 WIB

Terkini

Update Terkini 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda, SAR Temukan 4 Benda Ini

Update Terkini 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda, SAR Temukan 4 Benda Ini

News | Minggu, 13 September 2026 | 07:03 WIB

294 Karhutla Terjadi di Ogan Ilir hingga September 2026

294 Karhutla Terjadi di Ogan Ilir hingga September 2026

Foto | Minggu, 13 September 2026 | 07:00 WIB

Pejabat Desa di Bengkalis Jual Hutan Cagar Biosfer UNESCO Senilai Rp2 Miliar

Pejabat Desa di Bengkalis Jual Hutan Cagar Biosfer UNESCO Senilai Rp2 Miliar

Riau | Minggu, 13 September 2026 | 06:58 WIB

Denis Kolinger Puji Dukungan Jakmania Saat Persija Bungkam Persib di Menit Akhir

Denis Kolinger Puji Dukungan Jakmania Saat Persija Bungkam Persib di Menit Akhir

Bola | Minggu, 13 September 2026 | 06:57 WIB

4 Shio yang Menarik Keberuntungan 13 September 2026: Masa Sulit Segera Berlalu

4 Shio yang Menarik Keberuntungan 13 September 2026: Masa Sulit Segera Berlalu

Lifestyle | Minggu, 13 September 2026 | 06:56 WIB

Kemarau Jabar: 325 Hektare Lahan Terbakar dan 215 Ribu KK Terdampak Kekeringan

Kemarau Jabar: 325 Hektare Lahan Terbakar dan 215 Ribu KK Terdampak Kekeringan

Jabar | Minggu, 13 September 2026 | 06:50 WIB

Igor Tolic Pasang Badan Usai Persib Bandung Tumbang di Tangan Persija Jakarta

Igor Tolic Pasang Badan Usai Persib Bandung Tumbang di Tangan Persija Jakarta

Bola | Minggu, 13 September 2026 | 06:45 WIB

BRICS Desak Amerika Serikat Hentikan Blokade Ekonomi di Kuba

BRICS Desak Amerika Serikat Hentikan Blokade Ekonomi di Kuba

News | Minggu, 13 September 2026 | 06:35 WIB

Jelang Piala Asia 2027, Timnas Indonesia Dijadwalkan Hadapi Tim Peringkat 63 Dunia di Kandang Lawan?

Jelang Piala Asia 2027, Timnas Indonesia Dijadwalkan Hadapi Tim Peringkat 63 Dunia di Kandang Lawan?

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 06:30 WIB

STY Soal Persija Jakarta Hajar Persib Bandung: Mudah-mudahan Lebih Lancar

STY Soal Persija Jakarta Hajar Persib Bandung: Mudah-mudahan Lebih Lancar

Bola | Minggu, 13 September 2026 | 06:10 WIB

×