Bus Wisatawan Masuk Jurang karena Kelebihan Muatan

Reza Gunadha, Achmad Fauzi

Minggu, 09 September 2018 | 15:36 WIB
Bus Wisatawan Masuk Jurang karena Kelebihan Muatan
Sebanyak 18 korban tewas kecelakaan maut bus di Sukabumi tiba di Bogor (Suara.com/Rambiga)

Suara.com - Kementerian Perhubungan mengungkapkan, bus pariwisata yang terjun ke jurang di Kampung Bantar Selang, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, tidak laik beroperasi. Bus tersebut tercatat sudah 2 tahun tidak melakukan uji pemeriksaan laik operasi alias KIR.

Direktur Jenderal Perhubungan Darat Budi Setiyadi mengatakan, bus pariwisata tersebut terakhir melakukan uji KIR pada tahun 2016.

"Bus itu sudah empat kali tak uji KIR. Ujian itu kan 6 bulan sekali. Padahal KIR berapa sih (tak membutuhkan dana besar). Paling tidak jauh dari Rp 80 ribu," ujar Budi saat dihubungi Suara.com, Minggu (9/9/2018).

Selain itu, Budi mengungkapkan, bus pariwisata nahas tersebut juga mengangkut penumpang melebihi kapasitas.

Alhasil, over kapasitas itu juga menjadi penyebab kecelakaan. Sebab, ketika melintasi medan jalanan yang sulit, bus tak kuat menahan banyaknya penumpang.

"Bus pariwisata itu maksimal 32 orang, tapi bus itu mengangkut 39 orang termasuk sopir. Jadi ada kelebihan penumpang," tutur dia.

Budi menambahkan, pihaknya akan memberikan sanksi administratif kepada perusahaan otobus pemilik. Sanksi maksimalnya adalah mencabut izin operasi perusahaan otobus.

"Kami juga minta ada sanksi pidana kepada si sopir. Bukan itu saja, kami juga meminta kepolisian untuk menindak panitia penyelenggaranya,” kata dia.

Sebelumnya, Bus Pariwisata bernomor polisi B 7025 SAG yang mengangkut karyawan PT Catur Putra Raya Bogor masuk jurang di Kampung Bantar Selang, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Sabtu (8/9/2018).

baca juga

Dalam kecelakaan itu, sebanyak 21 penumpang meninggal dunia, 14 orang luka berat, serta 2 lainnya luka ringan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Bus Masuk Jurang di Sukabumi, Kemenhub: Sopir Paksakan Diri

Bus Masuk Jurang di Sukabumi, Kemenhub: Sopir Paksakan Diri

News | Minggu, 09 September 2018 | 14:44 WIB

Korban Meninggal Bus Masuk Jurang di Sukabumi Jadi 21 Orang

Korban Meninggal Bus Masuk Jurang di Sukabumi Jadi 21 Orang

News | Sabtu, 08 September 2018 | 20:02 WIB

Bus Pariwisata Masuk Jurang di Sukabumi, 17 Orang Meninggal

Bus Pariwisata Masuk Jurang di Sukabumi, 17 Orang Meninggal

News | Sabtu, 08 September 2018 | 17:58 WIB

Ukuran Lubang Misterius di Sukabumi Buat Panik Warga

Ukuran Lubang Misterius di Sukabumi Buat Panik Warga

News | Sabtu, 08 September 2018 | 14:33 WIB

Bus Pengangkut Rombongan Guru DKI Terjun ke Jurang, 1 Meninggal

Bus Pengangkut Rombongan Guru DKI Terjun ke Jurang, 1 Meninggal

News | Sabtu, 08 September 2018 | 06:12 WIB

Terkini

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:28 WIB

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:12 WIB

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Bola | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Bogor | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Banten | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:49 WIB

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:37 WIB

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

Bri | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:28 WIB

×