Bus Masuk Jurang di Cikidang, Jasa Raharja Berikan Santunan

M. Reza Sulaiman | Suara.com

Senin, 10 September 2018 | 03:00 WIB
Bus Masuk Jurang di Cikidang, Jasa Raharja Berikan Santunan
Proses evakuasi bus pariwisata yang masuk jurang di Jalur Cikidang - Palabuhan Ratu, Kampung Bantar Selang, Cikidang, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Sabtu (8/9/2018) [Suara.com/Rambiga]

Suara.com - PT Jasa Raharja menyerahkan santunan berupa uang tunai untuk keluarga korban kecelakaan maut bus pariwisata yang masuk ke jurang di Jalur Cikidang-Pelabuhan Ratu, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.

Direktur Utama PT Jasa Raharja Budi Rahardi mengatakan pihaknya memberi santunan sebesar Rp 50 juta kepada ahli waris korban meninggal dunia dan Rp 20 juta untuk biaya perawatan korban luka-luka.

"Sebagai wujud negara hadir untuk memberikan perlindungan berdasarkan UU Nomor 33 dan PMK Nomor 15 tahun 2017, kami memberikan santunan kepada ahli waris korban meninggal maupun luka-luka," kata Budi, di Bogor, Minggu (9/9/2018).

Berdasarkan data PT Jasa Marga, dalam kecelakaan bus pariwisata yang terjadi di Jalur Cikidang-Pelabuhan Ratu, Sukabumi, Sabtu kemarin terdapat 21 orang meninggal dunia dan 16 orang luka-luka.

"Korban meninggal mayoritas warga Bogor. Untuk yang luka-luka 15 orang sudah dirawat di rumah sakit wilayah Bogor dan satu lagi di Jakarta," jelasnya.

Sementara itu, Bupati Bogor Nurhayanti mengaku tutut berbelasungkawa terhadap musibah yang menimpa warga Bogor ini. Ia pun berharap agar bantuan ini dapat sedikit membantu keluarga korban.

"Saya ucapkan belasungkawa yang dalam kepada keluarga korban dan semoga bantuan ini dapat mencukupi seluruh pembiayaan yang dibutuhkan oleh ahli waris dan para korban," ungkap Nurhayanti.

Seperti diketahui, satu unit bus pariwisata yang membawa rombongan karyawan PT Catur Putra Jaya (dealer motor Honda) Kemang, Kabupaten Bogor mengalami kecelakaan di Jalur Cikidang, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat pada Sabtu 8 September 2018.

Sopir bus tersebut diduga tidak menguasai medan sehingga hilang kendali dan masuk ke jurang sedalam 30 meter. Akibatnya, 21 orang meninggal dunia dan belasan lainnya luka-luka dalam musibah ini. (Rambiga)

Kontributor : Rambiga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

5 Fakta Kecelakaan Bus Masuk Jurang di Cikidang Sukabumi

5 Fakta Kecelakaan Bus Masuk Jurang di Cikidang Sukabumi

Otomotif | Minggu, 09 September 2018 | 21:00 WIB

Rekaman CCTV Detik Detik Bus Masuk Jurang Bikin Deg Degan

Rekaman CCTV Detik Detik Bus Masuk Jurang Bikin Deg Degan

Otomotif | Minggu, 09 September 2018 | 20:51 WIB

Bus Masuk Jurang, Kemenhub Mau Kumpulkan Operator

Bus Masuk Jurang, Kemenhub Mau Kumpulkan Operator

News | Minggu, 09 September 2018 | 19:58 WIB

Bus Masuk Jurang, Kemenhub: Jalan Cikidang Paling Berbahaya

Bus Masuk Jurang, Kemenhub: Jalan Cikidang Paling Berbahaya

News | Minggu, 09 September 2018 | 18:05 WIB

Bus Wisatawan Masuk Jurang karena Kelebihan Muatan

Bus Wisatawan Masuk Jurang karena Kelebihan Muatan

News | Minggu, 09 September 2018 | 15:36 WIB

Terkini

Oknum Guru di Bengkayang Ditangkap, Polisi Dalami Kasus Kekerasan Seksual Anak

Oknum Guru di Bengkayang Ditangkap, Polisi Dalami Kasus Kekerasan Seksual Anak

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 22:29 WIB

5 Hari Pencarian, Pemancing Tenggelam di Payangan Ditemukan Meninggal

5 Hari Pencarian, Pemancing Tenggelam di Payangan Ditemukan Meninggal

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 21:36 WIB

Prabowo Bahas Pengawasan Aliran Dana Bersama PPATK di Hambalang

Prabowo Bahas Pengawasan Aliran Dana Bersama PPATK di Hambalang

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 21:14 WIB

Rencana Awal Berubah Jadi Pembunuhan Sekeluarga, Fakta Baru Kasus Rumbai Terungkap

Rencana Awal Berubah Jadi Pembunuhan Sekeluarga, Fakta Baru Kasus Rumbai Terungkap

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 21:08 WIB

Pembunuhan di Rumbai Terungkap, Menantu Korban Diduga Jadi Otak Pelaku

Pembunuhan di Rumbai Terungkap, Menantu Korban Diduga Jadi Otak Pelaku

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 21:00 WIB

PPG Unhas Diusulkan Jadi Pusat Pengembangan Standar MBG Nasional

PPG Unhas Diusulkan Jadi Pusat Pengembangan Standar MBG Nasional

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 20:22 WIB

Langit Tangsel Memburuk, Pemkot Siapkan Sanksi Denda hingga Genjot Ekosistem Kendaraan Listrik

Langit Tangsel Memburuk, Pemkot Siapkan Sanksi Denda hingga Genjot Ekosistem Kendaraan Listrik

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 20:11 WIB

Netanyahu Terjepit Tekanan Amerika Serikat dan Ancaman Perang Iran

Netanyahu Terjepit Tekanan Amerika Serikat dan Ancaman Perang Iran

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 20:03 WIB

Percepat Pemulihan, Kasatgas PRR Minta Daerah Terdampak Bentuk Satgas Provinsi

Percepat Pemulihan, Kasatgas PRR Minta Daerah Terdampak Bentuk Satgas Provinsi

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 19:57 WIB

PDIP Dorong Dialog Terbuka Tentukan Ambang Batas Parlemen di RUU Pemilu

PDIP Dorong Dialog Terbuka Tentukan Ambang Batas Parlemen di RUU Pemilu

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 19:25 WIB