Tewas Membusuk, Peter Kasenda Sempat Bayar Iuran Kematian

Pebriansyah Ariefana | Suara.com

Selasa, 11 September 2018 | 15:08 WIB
Tewas Membusuk, Peter Kasenda Sempat Bayar Iuran Kematian
Jenazah Peter Kasenda, sejarawan otoritatif dalam kajian mengenai Bung Karno, ditemukan meninggal dunia di rumahnya, Jalan Bukit Permai Blok T No 7 RT6/RW6 Perum Sarigaperi, Jatibening Baru, Kecamatan Pondok Gede, Bekasi, Jawa Barat, Senin (10/8/2018). [Syaiful Arif]

Suara.com - Sebulan sebelum ditemukan tewas di rumahnya, Jalan Bukit Permai Blok T No.07 RT 06/06, Perum Sarigaperi, Jatibening Baru, Kecamatan Pondok Gede, Senin (10/9/2018) kemarin. Rupanya Peter Kasenda ikut iuran kematian.

Marianty Darmawan (40), Ketua Lingkungan Santa Angela Merici, mengatakan bahwa Peter Kasenda baru ikit dalam iuran kematian yang dinamakan Santoyosu pada Agustus lalu.

"Santoyosu sudah ada sejak lama, Pak Peter Kasenda dilingkungan baru ikut dan bulan kemarin ia membayar Rp 75 ribu," kata Marianty, Selasa (11/9/2018).

Dilingkungan gereja, nama Peter Kasenda sudah tercatat. Namun, Peter Kasenda selalu berhalangan mengikuti iuran kematian itu.

"Nah, saya coba tawarkan Pak Peter Kasenda, dia baru mau dan sudah bayar, ini menurut saya unik yah, pas satu bulan menjelang dia meninggal ikut iuran," ujar dia.

Menurutnya, Santoyosu bertujuan untuk mengcover biaya kematian jemaat.

"Jadi iuran itu untuk ambulance, peti mati dan biaya pemakaman, semua ditanggung," jelas dia.

Peter Kasenda adalah penulis buku Bung Karno, ia saat ini juga sebagai Dosen Ahli Sejarah Universitas Indonesia. Peter Kasenda ditemukan tewas pada, Senin (10/9/2018) kemarin, setelah seseorang hendak mengantar surat.

Di halaman rumah, bau anyir cukup tajam sehingga menimbulkan kecurigaan. Kemudian Ketua RT setempat melaporkan kejanggalan itu kepada petugas kepolisian.

Oleh polisi, pintu rumah Peter di dobrak. Mereka menemukan Peter Kasenda sudah dalam keadaan tewas dengan posisi telungkup. Saat ini, Peter disemayatkan di rumah duka RS Elizabeth, Rawalumbu, Kota Bekasi.

Kepolisian Resor Metropolitan Bekasi Kota telah menyerahkan hasil autopsi jenazah Peter kepada keluarga. Hasilnya, Peter Kasenda dinyatakan mengidap penyakit jantung. Dokter RS Polri Kramat Jati juga menyatakan Peter tewas sejak, Jumat (7/9/2018).

Kontributor : Mochamad Yacub Ardiansyah

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Warga Tabur Pemutih Baju di Rumah Sejarawan Peter Kasenda

Warga Tabur Pemutih Baju di Rumah Sejarawan Peter Kasenda

News | Selasa, 11 September 2018 | 13:33 WIB

Tewas Membusuk, Peter Kasenda Kena Serangan Jantung

Tewas Membusuk, Peter Kasenda Kena Serangan Jantung

News | Selasa, 11 September 2018 | 12:37 WIB

Warga Kaget Peter Kasenda Ternyata Sejarawan Bung Karno

Warga Kaget Peter Kasenda Ternyata Sejarawan Bung Karno

News | Selasa, 11 September 2018 | 12:37 WIB

Tewas Membusuk di Rumah, Jenazah Peter Kasenda Dimakamkan Besok

Tewas Membusuk di Rumah, Jenazah Peter Kasenda Dimakamkan Besok

News | Selasa, 11 September 2018 | 11:28 WIB

Kematian Misterius Peter Kasenda, Wakil Ketua MPR Kirim Bunga

Kematian Misterius Peter Kasenda, Wakil Ketua MPR Kirim Bunga

News | Selasa, 11 September 2018 | 11:19 WIB

Terkini

Harga Minyak Dunia Anjlok 6 Persen Usai Ketegangan AS-Iran di Selat Hormuz Mereda

Harga Minyak Dunia Anjlok 6 Persen Usai Ketegangan AS-Iran di Selat Hormuz Mereda

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 10:46 WIB

Studi Ungkap Gunung Berapi yang Tidur Ribuan Tahun Ternyata Bisa Tetap Aktif: Mengapa?

Studi Ungkap Gunung Berapi yang Tidur Ribuan Tahun Ternyata Bisa Tetap Aktif: Mengapa?

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 10:39 WIB

Menaker: Sertifikasi Kompetensi Jadi Bukti Formal Penting Bagi Lulusan Magang

Menaker: Sertifikasi Kompetensi Jadi Bukti Formal Penting Bagi Lulusan Magang

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 10:26 WIB

6 Fakta di Balik Bebasnya Piche Kota Indonesian Idol dari Tahanan Kasus Dugaan Pemerkosaan

6 Fakta di Balik Bebasnya Piche Kota Indonesian Idol dari Tahanan Kasus Dugaan Pemerkosaan

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 10:20 WIB

Wabah Hantavirus di Kapal MV Hondius Memaksa Spanyol Ambil Tindakan Darurat Evakuasi Penumpang

Wabah Hantavirus di Kapal MV Hondius Memaksa Spanyol Ambil Tindakan Darurat Evakuasi Penumpang

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 10:15 WIB

Muatan Penumpang Disorot! Bus ALS Maut yang Tewaskan 16 Orang Angkut Tabung Gas hinga Sepeda Motor

Muatan Penumpang Disorot! Bus ALS Maut yang Tewaskan 16 Orang Angkut Tabung Gas hinga Sepeda Motor

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 10:03 WIB

Tragedi Bus ALS vs Truk Tangki di Sumsel: 16 Jenazah Tiba di RS Bhayangkara, Mayoritas Luka Bakar!

Tragedi Bus ALS vs Truk Tangki di Sumsel: 16 Jenazah Tiba di RS Bhayangkara, Mayoritas Luka Bakar!

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 09:43 WIB

Komandan Elite Hizbullah Dilaporkan Tewas dalam Serangan Israel di Beirut Selatan

Komandan Elite Hizbullah Dilaporkan Tewas dalam Serangan Israel di Beirut Selatan

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 09:38 WIB

Viral Kuitansi Laundry Gubernur Kaltim Rp20,9 Juta Seminggu: Nyuci Dalaman Aja Seharga Cicilan Motor

Viral Kuitansi Laundry Gubernur Kaltim Rp20,9 Juta Seminggu: Nyuci Dalaman Aja Seharga Cicilan Motor

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 09:20 WIB

Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud Terancam Hak Angket, DPR: Kepala Daerah Harus Sensitif Isu Publik

Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud Terancam Hak Angket, DPR: Kepala Daerah Harus Sensitif Isu Publik

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 09:13 WIB