Disinggung Wasekjen Demokrat, Sandiaga: Ciptakan Demokrasi Sejuk

Dwi Bowo Raharjo | Ummi Hadyah Saleh | Suara.com

Selasa, 11 September 2018 | 19:07 WIB
Disinggung Wasekjen Demokrat, Sandiaga: Ciptakan Demokrasi Sejuk
Sandiaga Uno. (Suara.com/Ummi Hadya Saleh)

Suara.com - Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Andi Arief menyebut Pemilu 2019 harus membutuhkan seni yang tinggi, agar keuntungan elektoral tidak hanya dirasakan Partai Gerindra.

Menanggapi hal tersebut, calon Wakil Presiden Sandiaga Salahuddin Uno buka suara. Ia mengatakan semua pihak harus menciptakan demokrasi yang sejuk dan memberikan ruang serta inovasi.

"Ya tentunya kita ciptakan demokrasi yang sejuk, demokrasi yang bisa memberikan ruang dan inovasi-inovasi sehingga ini kan pertama kali Pileg dan Pilpres berlangsung bersamaan, jadi inovasi-inovasi itu akan lahir," ujar Sandiaga di kawasan Masjid Sunda Kelapa, Jakarta Pusat, Selasa (11/9/2018).

Ia pun meyakini di masing-masing partai terdapat orang-orang yang hebat seperti yang ada di kubu Prabowo-Sandiaga dan pasangan calon presiden Joko Widodo dan calon wakil presiden Ma'ruf Amin.

"Dan saya yakin banyak orang-orang yang cerdas, yang hebat, yang ada dimasing-masing partai yang akan memastikan bahwa elektoral ini tidak hanya di Prabowo-Sandi ya, tapi juga dipihak pak Jokowi dan Kiyai Ma'ruf. Bagaimana partai-partai tersebut tumbuh dan berkembang," kata dia.

Kendati demikian, Sandiaga enggan menanggapi lebih jauh perihal cuitan Andi Arief. Pasalnya kata Sandiaga, dirinya sudah mundur dari Partai Gerindra.

"Saya sudah mundur, proses pengunduran diri saya akan berdiri di atas kepentingan semua akan terwakili," tandasnya.

Sebelumnya, Andi Arief menyebut Pemilu 2019 butuh seni tinggi. Sebab kata Arief, agar Partai Gerindra tidak sendirian mendapat keuntungan elektoral.

"PAN, PKS dan Demokrat di pemilu berbarengan berat. Di satu sisi sedang mencari dukungan agar partainya tetap lolos dan bertahan di parlemen, di sisi lain harus mencari dukungan untuk presiden dan wakilnya bukan dari partai sendiri. Harus ada seni agar Gerindra tak besar sendirian," tulis Andi di akun twitter pribadinya.

Andi juga meminta partai koalisi seperti Demokrat, PAN dan PKS untuk bekerja secara ekstra meyakinkan masyarakat memilih pasangan Prabowo-Sandiaga.

"Demokrat, PAN dan PKS harus benar-benar bekerja ekstra terutama untuk meyakinkan memilih Prabowo-Sandi ke rakyat. Kalau tidak dengan seni tinggi maka keuntungan elektabikitas akan masuk hanya ke Gerindra. Karena itu setiap partai harus punya seni tinggi," tulis dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Sandiaga Tawarkan Yenny Wahid Jadi Manajer Kampanye, Mau?

Sandiaga Tawarkan Yenny Wahid Jadi Manajer Kampanye, Mau?

News | Selasa, 11 September 2018 | 15:47 WIB

Mampir ke Tak Kie dan Ko Tang, Sandiaga Ikuti Jejak Jokowi

Mampir ke Tak Kie dan Ko Tang, Sandiaga Ikuti Jejak Jokowi

News | Selasa, 11 September 2018 | 12:47 WIB

Asal-usul Tempe Setipis Kartu ATM, Sandiaga Ungkap Sosok Bu Yuli

Asal-usul Tempe Setipis Kartu ATM, Sandiaga Ungkap Sosok Bu Yuli

News | Selasa, 11 September 2018 | 12:16 WIB

Sandiaga: Mas Priyo Tak Usah Gembar-gembor

Sandiaga: Mas Priyo Tak Usah Gembar-gembor

News | Selasa, 11 September 2018 | 11:44 WIB

Terkini

Peringati Usia ke-80, Persit Kartika Chandra Kirana Mantapkan Pengabdian Dalam Berkarya

Peringati Usia ke-80, Persit Kartika Chandra Kirana Mantapkan Pengabdian Dalam Berkarya

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 20:58 WIB

Indonesia Darurat Kekerasan Anak? MPR Soroti Celah Sistem Perlindungan Anak

Indonesia Darurat Kekerasan Anak? MPR Soroti Celah Sistem Perlindungan Anak

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 20:47 WIB

Polisi Bongkar Gudang Penadah HP Curian di Bekasi, 225 iPhone dan Android Disita

Polisi Bongkar Gudang Penadah HP Curian di Bekasi, 225 iPhone dan Android Disita

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 20:38 WIB

Yuk Liburan ke Surabaya! Jelajahi Panggung Budaya Terbesar Tahun Ini di Perayaan HJKS ke-733

Yuk Liburan ke Surabaya! Jelajahi Panggung Budaya Terbesar Tahun Ini di Perayaan HJKS ke-733

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 20:30 WIB

DPR Ragukan Status Pesantren Predator Seks di Pati: Itu Hanya Kedok!

DPR Ragukan Status Pesantren Predator Seks di Pati: Itu Hanya Kedok!

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 20:30 WIB

Erupsi Gunung Dukono: 3 Pendaki Masih Hilang, Tim SAR Berpacu dengan Waktu

Erupsi Gunung Dukono: 3 Pendaki Masih Hilang, Tim SAR Berpacu dengan Waktu

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 20:20 WIB

ABK Hilang Usai Kapal Ditabrak Kargo di Perairan Kalianda Belum Ditemukan

ABK Hilang Usai Kapal Ditabrak Kargo di Perairan Kalianda Belum Ditemukan

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 20:01 WIB

Siasat Licin Bandar Narkoba di Depok: Simpan Sabu di Dalam Ban, Berakhir di Tangan Polisi

Siasat Licin Bandar Narkoba di Depok: Simpan Sabu di Dalam Ban, Berakhir di Tangan Polisi

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 19:52 WIB

Curah Hujan Tinggi Picu Banjir di Kolaka, 188 Rumah Warga Terdampak

Curah Hujan Tinggi Picu Banjir di Kolaka, 188 Rumah Warga Terdampak

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 19:49 WIB

Wanti-wanti Komisi X DPR: Kebijakan Guru Non-ASN Jangan Lumpuhkan Pendidikan

Wanti-wanti Komisi X DPR: Kebijakan Guru Non-ASN Jangan Lumpuhkan Pendidikan

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 19:43 WIB