Bersihkan Pemilih Ganda di DPT, KPU: Angkanya di Bawah 2 Persen

Dwi Bowo Raharjo

Rabu, 12 September 2018 | 20:07 WIB
Bersihkan Pemilih Ganda di DPT, KPU: Angkanya di Bawah 2 Persen
Komisioner KPU, Viryan Aziz . (Suara.com/Muhammad Yasir)

Suara.com - Komisi Pemilihan Umum terus merapikan data ganda dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pemilu 2019. Komisioner KPU Viryan Aziz mengatakan data ganda di dalam DPT saat ini di bawah dua persen.

"Yang kami lakukan adalah membersihkan. Dan kami yakin angkanya di bawah dua persen bahkan satu persen dari total DPT. Jadi dari 185 juta kami optimis bisa dibawah dua persen, target kita dibawah satu persen," kata Viryan di Kantor KPU, Jalan Imam Bonjol, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (12/9/2018). 

Menurut Viryan, munculnya data ganda bisa disebabkan oleh sejumlah faktor. Pertama, kata dia, bisa disebabkan oleh faktor kelelahan tim operator KPU.

"Kami mengakui ada satu dua atau sejumlah data yang dimungkinkan ganda karena dua sebab. Pertama, mungkin karena faktor teman-teman operator kelelahan. Karena tahapan kami ini sangat ketat. Untuk sejumlah daerah, contoh kabupaten Bogor, itu 3 juta pemilihnya di satu kabupaten. Setara dengan jumlah pemilih di beberapa provinsi," tuturnya.

Selain itu faktor eksternal. Ia mengatakan petugas masih menemukan pemilih yang memiliki lebih dari satu kartu tanda penduduk berbasis elektronik (e-KTP) dan nomor induk kependudukan (NIK) ganda.

Berdasarkan Data Penduduk Pemilih Potensial Pemilu (DP4) yang diberikan Kementerian Dalam Negeri ke KPU, Viryan menyebut ditemukan 1,4 juta NIK ganda.

"Dari fakta-fakta lapangan yang kita temui ada temuan-temuan tersebut. Sebagai contoh ada orang punya e-KTP lebih satu, masih ada nik ganda. Bahkan di di DP4 yang diberikan ke KPU, kita sudah cek analasis kegandaan, terdapat 1.4 juta NIK ganda," ungkapnya.

Untuk diketahui, KPU telah menetapkan DPT Pemilu 2019 sebanyak 187 juta. Berdasarkan hasil penetapan tercatat jumlah DPT sebanyak 185.732.093 untuk pemilih dalam negeri. Sedangkan untuk pemilih luar negeri berjumlah 2.049.791. 

Kendati demikian, KPU masih akan terus melakukan penyempurnaan selama sepuluh hari terhitung sejak ditetapkanya DPT pada tanggal 5 sampai dengan 15 September 2018. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

PKS, PPP, Nasdem, PAN, dan Perindo Berpotensi Tak Lolos Parlemen

PKS, PPP, Nasdem, PAN, dan Perindo Berpotensi Tak Lolos Parlemen

News | Rabu, 12 September 2018 | 19:43 WIB

KPU Perbolehkan Kepala Daerah Masuk Tim Kampanye untuk Pilpres

KPU Perbolehkan Kepala Daerah Masuk Tim Kampanye untuk Pilpres

News | Rabu, 12 September 2018 | 17:41 WIB

PDIP dan Gerindra Akan Menang Pemilu 2019 karena Punya Capres

PDIP dan Gerindra Akan Menang Pemilu 2019 karena Punya Capres

News | Rabu, 12 September 2018 | 16:55 WIB

Cari Pemilih Ganda, KPU Besok Sandingkan Data DPT Pemilu 2019

Cari Pemilih Ganda, KPU Besok Sandingkan Data DPT Pemilu 2019

News | Rabu, 05 September 2018 | 22:08 WIB

Rekapitulasi DPT Pemilu, Bawaslu Ungkap 131.363 Pemilih Ganda

Rekapitulasi DPT Pemilu, Bawaslu Ungkap 131.363 Pemilih Ganda

News | Rabu, 05 September 2018 | 14:27 WIB

Terkini

Motif Skandal Riset Palsu di Denmark Hanya untuk Dapatkan Fasilitas Jalan-jalan

Motif Skandal Riset Palsu di Denmark Hanya untuk Dapatkan Fasilitas Jalan-jalan

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 19:09 WIB

Mendiktisaintek Persilakan Kampus Kelola Dapur MBG, Bisa Jadi Laboratorium Praktik Mahasiswa

Mendiktisaintek Persilakan Kampus Kelola Dapur MBG, Bisa Jadi Laboratorium Praktik Mahasiswa

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 19:00 WIB

Cemburu Buta Berujung Bacok Pegawai Restoran di Tomang, Dua Pelaku Ditangkap

Cemburu Buta Berujung Bacok Pegawai Restoran di Tomang, Dua Pelaku Ditangkap

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 18:51 WIB

Luka Kembali Membara: Kisah Nileh 4 Kali Hadapi Kebakaran Rumah di Kemayoran Gempol

Luka Kembali Membara: Kisah Nileh 4 Kali Hadapi Kebakaran Rumah di Kemayoran Gempol

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 18:09 WIB

Donald Trump Bentak Netanyahu: Kamu Gila?

Donald Trump Bentak Netanyahu: Kamu Gila?

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 17:34 WIB

Syarat Gencatan Senjata Permanen Iran, Israel Wajib Angkat Kaki dari Lebanon

Syarat Gencatan Senjata Permanen Iran, Israel Wajib Angkat Kaki dari Lebanon

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 16:53 WIB

Infrastruktur Uzur, Rano Karno Sebut Jalanan di Jakarta Masih Rawan Amblas

Infrastruktur Uzur, Rano Karno Sebut Jalanan di Jakarta Masih Rawan Amblas

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 16:51 WIB

Rencana MBG di Arab Saudi, DPR: Jangan Ngide, Benahi Dulu yang Amburadul!

Rencana MBG di Arab Saudi, DPR: Jangan Ngide, Benahi Dulu yang Amburadul!

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 16:46 WIB

Klaim Investasi Seskab Teddy Dipreteli Guntur Romli: Menyesatkan Publik

Klaim Investasi Seskab Teddy Dipreteli Guntur Romli: Menyesatkan Publik

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 16:43 WIB

Ironi Korupsi Haji: Bos Maktour Absen Diperiksa KPK Karena Sedang Ibadah di Arab Saudi

Ironi Korupsi Haji: Bos Maktour Absen Diperiksa KPK Karena Sedang Ibadah di Arab Saudi

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 16:32 WIB