Selain di Sumut, Bayi Bermata Satu Juga Pernah Lahir di Mesir

Bangun Santoso | Suara.com

Jum'at, 14 September 2018 | 08:26 WIB
Selain di Sumut, Bayi Bermata Satu Juga Pernah Lahir di Mesir
Ilustrasi bayi yang baru dilahirkan (Shutterstock).

Suara.com - Bayi bermata satu baru saja lahir di Kabupaten Mandailing Natal (Madina) Provinsi Sumatera Utara (Sumut). Bayi berjenis kelamin perempuan itu lahir melalui proses persalinan di RSUD Panyabungan pada Kamis (13/9/2018) sore.

Menurut Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Mandailing Natal, Syarifuddin, kondisi bayi tersebut hanya memiliki satu mata dan mulut saja. Sementara hidungnya tidak ada.

Kelahiran bayi bermata satu tergolong amat langka. Syarifuddin menyebut, persitiwa ini adalah kasus ke-7 di seluruh dunia. Sebelumnya, bayi bermata satu juga pernah lahir di Mesir.

Sementara untuk penyebab lahirnya bayi bermata satu di Mandailing Natal itu belum diketahui secara pasti. Hanya saja, menurut dokter bisa saja karena virus rubella atau akibat obat-obatan dan juga paparan merkuri.

"Jika dikaitkan dengan pekerjaan ayah sang bayi sebagai penambang, bisa jadi. Kita masih kesulitan mendapat informasi karena keluarganya masih tertutup," kata Syarifuddin seperti diwartakan Antara.

Ia menjelaskan, bayi bermata satu itu rencananya bakal dirujuk ke Medan. Namun melihat kondisi bayi yang diprediksi bertahan satu sampai tiga hari, pihaknya masih membuat pertimbangan.

Bayi Bermata Satu Lahir di Mesir

Mengutip situs emirates247.com, pada September 2014 lalu, seorang bayi terlahir dengan satu mata dan sebuah daging mencuat di bagian dahinya yang tampak seperti hidung. Namun usianya hanya bertahan 15 menit saja.

Bayi yang lahir melalui operasi cesar di sebuah rumah sakit di Provinsi Beni Suef, Mesir itu sempat menggegerkan warga setempat. Dokter setempat mengatakan, kelahiran bayi bermata satu itu baru sekali terjadi di Negeri Sungai Nil tersebut.

Laman emirates247.com menulis, tidak disebutkan siapa orang tua yang bayi tersebut. Bayi tersebut meninggal seperempat jam usai dilahirkan, dan menurut ibu bayi, dia tidak merasakan tanda-tanda aneh selama proses kehamilan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Heboh, Bayi Bermata Satu Lahir di Sumut

Heboh, Bayi Bermata Satu Lahir di Sumut

News | Jum'at, 14 September 2018 | 05:49 WIB

Unggah Video Sarapan Bareng Perempuan Saudi, Lelaki Mesir Ditahan

Unggah Video Sarapan Bareng Perempuan Saudi, Lelaki Mesir Ditahan

Tekno | Selasa, 11 September 2018 | 20:30 WIB

Hati-Hati Bun, Asap Rokok Bisa Sebabkan Paru-Paru Basah pada Bayi

Hati-Hati Bun, Asap Rokok Bisa Sebabkan Paru-Paru Basah pada Bayi

Health | Senin, 10 September 2018 | 18:23 WIB

Lahirkan Bayi ke-7 di Kolong Jembatan, di Mana Anak-anak Wati?

Lahirkan Bayi ke-7 di Kolong Jembatan, di Mana Anak-anak Wati?

News | Senin, 10 September 2018 | 13:57 WIB

Terkini

Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!

Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:37 WIB

Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli

Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:08 WIB

Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat

Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:07 WIB

Gus Ipul Pastikan Pengadaan Sepatu Sekolah Rakyat Transparan

Gus Ipul Pastikan Pengadaan Sepatu Sekolah Rakyat Transparan

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:04 WIB

Tutup Program Magang Kemendagri Wamendagri Bima Arya Tekankan Pentingnya Penguatan Karakter

Tutup Program Magang Kemendagri Wamendagri Bima Arya Tekankan Pentingnya Penguatan Karakter

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:04 WIB

Evaluasi Rekrutmen Polri: Hapus Kuota Khusus, Libatkan Multi-aktor

Evaluasi Rekrutmen Polri: Hapus Kuota Khusus, Libatkan Multi-aktor

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 19:57 WIB

Revitalisasi 71.744 Sekolah Tahun 2026, Mendikdasmen Siapkan Dana Rp14 Triliun

Revitalisasi 71.744 Sekolah Tahun 2026, Mendikdasmen Siapkan Dana Rp14 Triliun

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 19:49 WIB

Peneliti Temukan Cara Ubah Kulit Kayu Eukaliptus Jadi Penangkap Polusi, Seberapa Efektif?

Peneliti Temukan Cara Ubah Kulit Kayu Eukaliptus Jadi Penangkap Polusi, Seberapa Efektif?

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 19:47 WIB

Wamendagri Bima: Tantangan Perubahan Iklim Bukan Lagi Regulasi, Tetapi Eksekusi di Daerah

Wamendagri Bima: Tantangan Perubahan Iklim Bukan Lagi Regulasi, Tetapi Eksekusi di Daerah

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 19:40 WIB

BGN Bantah Siswa SD di Pemalang Dikeluarkan Gara-gara Kritik MBG: Itu Tidak Benar

BGN Bantah Siswa SD di Pemalang Dikeluarkan Gara-gara Kritik MBG: Itu Tidak Benar

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 19:24 WIB