Yenny Wahid Dukung Jokowi karena Kesamaan Narasi Keislaman

Bangun Santoso, Muhammad Yasir

Kamis, 27 September 2018 | 11:06 WIB
Yenny Wahid Dukung Jokowi karena Kesamaan Narasi Keislaman
Yenny Wahid seusai diskusi Lembaga Survei Indonesia di Hotel Sari Pasific, Jalan MH. Thamrin, Jakarta Pusat, Senin (24/9/2018). [Suara.com/Ria Rizki Nirmala Sari]

Suara.com - Pengamat Politik Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah, Adi Prayitno menilai keputusan Yenny Wahid mendukung pasangan Capres-Cawapres, Joko Widodo (Jokowi) dan Ma'ruf Amin karena adanya kesamaan narasi keislaman.

Sedangkan pendukung pasangan Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno justru dikonotasikan berbeda dengan narasi keislaman sebagian besar kaum Gusdurian.

"Soal narasi keislaman inklusif Yenny yang sama dengan sebagain besar pendukung Jokowi-Ma'ruf. Sementara pendukung Prabowo dikonotasikan Islam kanan dan ekslusif," kata Adi saat dihubungi Suara.com, Kamis (27/9/2018).

Adi mengatakan, keputusan Yenny untuk mendukung Jokowi-Ma'ruf yang juga mewakili atas suara dari sejumlah organisasi yang tergabung dalam Konsorsium Kader Gus Dur itu secara simbolik menunjukan sikap Nahdlatul Ulama (NU) solid mendukung Jokowi-Ma'ruf.

Sebagian besar dari mereka, kata Adi rata-rata tersebar di kalangan intelektual bernarasi keislaman yang inklusif dan toleran. Dari pemikiran moderat bahkan liberal.

Tidak ada yang tahu persis berapa jumlah dari pada kaum Gusdurian tersebut. Kendati begitu menurutnya, kinerja dari pada politik Gusdurian dalam mengkampanyekan pasangan nomor urut 01 itu menjadi hal terpenting ke depannya untuk melihat sejauh mana efektifitas dukungan mereka.

"Yang perlu dilihat ke depan adalah sejauh mana kerja-kerja politik Gusdurian ini mengkampanyekan Jokowi-Ma'ruf untuk mengetahui tingkat signifikansi dukungan mereka," tuturnya.

Kalangan Gusdurian itu sendiri menurut Adi dapat dilihat dari tiga elemen. Pertama yakni mereka yang merupakan kalangan intelektual. Kedua, barikade Gus Dur dan ketiga, mereka yang berasal dari jaringan kiai kampung.

"Jaringan intelektual kerap apolitis, bahkan terkesan menghindari politik praktik. Tapi barikade dan kiai kampung sebaliknya militansi tanpa batas," pungkasnya.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Jokowi: Target Meleset Tak Apa, Kepeleset ke Atas Jangan ke Bawah

Jokowi: Target Meleset Tak Apa, Kepeleset ke Atas Jangan ke Bawah

Sport | Kamis, 27 September 2018 | 10:35 WIB

Pilihan Politik Yenny Wahid Dinilai Rasional

Pilihan Politik Yenny Wahid Dinilai Rasional

News | Kamis, 27 September 2018 | 09:54 WIB

DPRD DKI Kasihan Lihat Anies Pontang-panting Tanpa Pendamping

DPRD DKI Kasihan Lihat Anies Pontang-panting Tanpa Pendamping

News | Kamis, 27 September 2018 | 08:53 WIB

PKB: Dukungan Yenny Wahid Kekuatan Baru Jokowi - Ma'ruf Amin

PKB: Dukungan Yenny Wahid Kekuatan Baru Jokowi - Ma'ruf Amin

News | Kamis, 27 September 2018 | 06:00 WIB

Gubernur Papua: 28 Bupati dan 1 Wali Kota Papua Dukung Jokowi

Gubernur Papua: 28 Bupati dan 1 Wali Kota Papua Dukung Jokowi

News | Kamis, 27 September 2018 | 07:32 WIB

Terkini

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:55 WIB

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:40 WIB

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:28 WIB

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:01 WIB

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Jabar | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:50 WIB

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

Jakarta | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:47 WIB

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Bogor | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:43 WIB

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:31 WIB

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Video | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:15 WIB

×