Pasha Ungu Wawali Palu Ikut Angkut Galon buat Pengungsi Gempa

Reza Gunadha

Selasa, 02 Oktober 2018 | 13:39 WIB
Pasha Ungu Wawali Palu Ikut Angkut Galon buat Pengungsi Gempa
Wakil Wali Kota Palu Sigit Purnomo Said alias Pasha Ungu ikut angkat galon. [Instagram/pashaholic.vm]

Suara.com - Pemkot Palu, Sulawesi Tengah, tengah bergiat membantu warganya yang mengungsi karena terdampak bencana gempa 7,4 SR disertai tsunami pada Jumat (28/9) pekan lalu.

Bahkan, pejabat Pemkot Palu juga banyak yang langsung terjun ke lokasi pengungsian untuk mengerjakan hal teknis, termasuk Wakil Wali Kota Palu Sigit Purnomo Said alias Pasha Ungu.

Dalam video yang viral di media-media sosial, tampak Pasha Ungu membantu menenangkan ibu-ibu pengungsi.

“Wawali palu @pashaungu_vm lamgsung turun kepaloangan untuk meninjau dan membantu membagikan kepada korban gempa dan tsunami,” tulis akun Instagram pashaholic_vm, Selasa (2/10/2018).

“Semoga ujian cepat berlalu. Semoga Allah melindungi kita semua,” tambah akun itu.

Dalam video yang diunggah, Pasha Ungu yang memakai seragam kedinasan Satpol PP, juga sempat membantu menurunkan galon-galon air mineral untuk warga.

Tak hanya itu, ia juga ikut menggotong jenazah korban tewas gempa yang baru saja dievakuasi.

Selain pejabat setempat, banyak pejabat lembaga negara maupun pemerintah daerah lain ikut memberikan bantuan kepada warga Palu.

Salah satunya adalah Wadah Pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), yang akan membantu dalam penggalangan dana dam barang untuk korban bencana gempa dan tsunami di Palu dan Donggala, Sulawesi Tengah.

baca juga

"Atas nama solidaritas sesama anak bangsa dan kemanusiaan, ‎pegawai bersama pimpinan KPK sejak Senin, 1 Oktober hingga Jumat, 5 Oktober 2018 akan mengumpulkan donasi baik berupa uang tunai maupun‎ ‎barang, seperti pakaian, obat-obatan, popok bayi, dan lainnya untuk disalurkan bagi para korban melalui lembaga terpercaya," kata Ketua Wadah Pegawai KPK‎, Yudi Purnomo, Selasa (2/10/2018).

Menurut Yudi, pihaknya juga sudah mengusulkan kepada pimpinan KPK agar ada tim supervisi membantu dalam pengawasan dana penanganan bencana dari APBD. Hal ini agar tidak terjadi penyelewengan.

"Itu kami juga mengusulkan adanya peringatan hukuman berat bagi mereka yang terbukti menyelewengkan dana bencana," ucap Yudi.

Untuk diketahui, gempa berkekuatan 7,4 skala richter mengguncang Sulawesi Tengah hingga mengakibatkan tsunami pada Jumat (28/9/2018).

Sejak gempa dahsyat itu, tercatat 254 gempa susulan dan mengakibatkan 844 orang meninggal dunia, 632 orang luka-luka dan 48.025 lainnya mengungsi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Antisipasi Penjarahan, Luhut: Aparat Keamanan di Palu Ditambah

Antisipasi Penjarahan, Luhut: Aparat Keamanan di Palu Ditambah

News | Selasa, 02 Oktober 2018 | 13:38 WIB

Tiba di Makassar, Puluhan Pengungsi Gempa Palu Kelaparan

Tiba di Makassar, Puluhan Pengungsi Gempa Palu Kelaparan

News | Selasa, 02 Oktober 2018 | 13:26 WIB

Listrik di Lokasi Gempa Padam, Xiaomi Siapkan 2.500 Powerbank

Listrik di Lokasi Gempa Padam, Xiaomi Siapkan 2.500 Powerbank

Tekno | Selasa, 02 Oktober 2018 | 13:00 WIB

Jokowi Terima Bantuan Negara Asing, JK Pimpin Penanganan Gempa

Jokowi Terima Bantuan Negara Asing, JK Pimpin Penanganan Gempa

News | Selasa, 02 Oktober 2018 | 12:27 WIB

Terkini

Prabowo Pecat Listyo Sigit dari Jabatan Kepala Staf Kepresidenan, Keppres Sedang Diproses

Prabowo Pecat Listyo Sigit dari Jabatan Kepala Staf Kepresidenan, Keppres Sedang Diproses

News | Rabu, 04 November 2026 | 11:25 WIB

Keranjang Penuh Tapi Nggak Dicheckout? Kamu Nggak Sendirian, Ini Kata Riset!

Keranjang Penuh Tapi Nggak Dicheckout? Kamu Nggak Sendirian, Ini Kata Riset!

Your Say | Rabu, 04 November 2026 | 11:24 WIB

Profil Irjen Ahrie Sonta, Kadivkum Polri Jadi Tersangka Kasus Penyadapan Presiden

Profil Irjen Ahrie Sonta, Kadivkum Polri Jadi Tersangka Kasus Penyadapan Presiden

Riau | Rabu, 04 November 2026 | 11:23 WIB

Jelang Penetapan UMP dan UMK 2027, Ahmad Luthfi Serap Aspirasi Buruh dan Pengusaha

Jelang Penetapan UMP dan UMK 2027, Ahmad Luthfi Serap Aspirasi Buruh dan Pengusaha

News | Rabu, 04 November 2026 | 11:22 WIB

Calvin Verdonk Menggila di Liga Champions, Jadi Pemain Terbaik Lille dengan Rating Nyaris 8

Calvin Verdonk Menggila di Liga Champions, Jadi Pemain Terbaik Lille dengan Rating Nyaris 8

Bola | Rabu, 04 November 2026 | 11:21 WIB

Pendidikan: Bukan Sekadar Nilai, tetapi Membentuk Karakter

Pendidikan: Bukan Sekadar Nilai, tetapi Membentuk Karakter

Your Say | Rabu, 04 November 2026 | 11:20 WIB

Pegasus Dipakai Polisi Israel Memata-matai Warganya, Sekarang Dipakai Listyo Sigit Cs Sadap Prabowo?

Pegasus Dipakai Polisi Israel Memata-matai Warganya, Sekarang Dipakai Listyo Sigit Cs Sadap Prabowo?

News | Rabu, 04 November 2026 | 11:19 WIB

Kenapa Listyo Sigit Prabowo Ditangkap? Eks Kapolri Terlama di RI Kini Ditahan Polisi

Kenapa Listyo Sigit Prabowo Ditangkap? Eks Kapolri Terlama di RI Kini Ditahan Polisi

News | Rabu, 04 November 2026 | 11:19 WIB

Puluhan Ribu Prajurit TNI Dikerahkan Masif ke Jakarta, Mabes TNI Buka Suara soal Isu Siaga 1

Puluhan Ribu Prajurit TNI Dikerahkan Masif ke Jakarta, Mabes TNI Buka Suara soal Isu Siaga 1

News | Rabu, 04 November 2026 | 11:18 WIB

Tak Banyak yang Tahu, Bahan Baku Menu McDonalds Indonesia Banyak Berasal dari Petani Lokal

Tak Banyak yang Tahu, Bahan Baku Menu McDonalds Indonesia Banyak Berasal dari Petani Lokal

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 11:16 WIB

×