Politisi Demokrat Heran Ratna Sarumpaet Tak Cantik Habis Operasi

Pebriansyah Ariefana, Ria Rizki Nirmala Sari

Rabu, 03 Oktober 2018 | 15:17 WIB
Politisi Demokrat Heran Ratna Sarumpaet Tak Cantik Habis Operasi
Tweet dugaan Ratna Sarumpaet operasi plastik. (capture Twitter)

Suara.com - Kadiv Advokasi dan Bantuan Hukum DPP Partai Demokrat, Ferdinand Hutahaean heran Ratna Sarumpaet tidak makin cantik setelah operasi plastik. Hal itu membuat Ferdinan pun ragu jika Ratna Sarumpaet merekayasa kejadian pemukulan.

Ferdinand menjelaskan bahwa dirinya tak yakin apabila muka bonyok Ratna dikarenakan hasil operasi plastik. Apalagi dirinya melihat wajah Ratna Sarumpaet yang tidak seperti orang sehaabis menjalankan operasi plastik.

"Logika saya masih bertanya, operasi plastik apa yang dilakukan oleh Ratna Sarumpaet? Karena yang saya pahami orang operasi plastik untuk mempercantik diri. Tapi kok Ratna tidak jadi cantik? Tetap saja seperti semula? Inilah yang harus diusut," jelas Ferdinand kepada wartawan, Rabu (3/10/2018).

Saat ini Ferdinand enggan mendukung salah satu pihak. Dirinya menuturkan bahwa masih percaya dengan perkataan Ratna Sarumpaet. Akan tetapi, Ferdinand pun mendukung keterangan kepolisian yang menyatakan Ratna bukan dikeroyok melainkan operasi plastik.

"Artinya bukan bersikap ganda, tapi saya tempatkan keterangan itu dalam derajat yang sama. Saya tidak ingin menuduh salah satu pihak bohong atau tidak jujur," ujarnya.

Oleh karena itu, dirinya meminta seharusnya segera dibentuk Tim Pencari Fakta terkait pencarian kebenaran atas adanya penganiayaan Ratna Sarumpaet yang diklaim terjadi di Bandara Husein Sastranegara, Bandung pada Jumat (27/9/2018). Ferdinand tidak ingin kemudian kasus ini malah memecah persatuan bangsa.

"Maka Tim Ad Hoc pencari fakta bisa meminta keterangan dari dokter yang menangani, memeriksa rekam medisnya dan memeinta keterangan dri Ratna Sarumpaet secara detil. Itu semua akan menjernihkan masalah," tuturnya.

Namun, apabila Ratna Sarumpaet terbukti benar telah menyebarkan berita bohong, Ferdinand menilai Ratna layak untuk diberi hukuman.

"Jika Ratna Sarumpaet berbohong, maka yang berangkutan layak dihukum," pungkasnya.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Heboh Ratna Sarumpaet Dipukuli, Ruhut: Sarat Unsur Politis

Heboh Ratna Sarumpaet Dipukuli, Ruhut: Sarat Unsur Politis

News | Rabu, 03 Oktober 2018 | 15:09 WIB

Ada Laporan Berita Bohong, Polisi Akan Periksa Ratna Sarumpaet

Ada Laporan Berita Bohong, Polisi Akan Periksa Ratna Sarumpaet

News | Rabu, 03 Oktober 2018 | 15:05 WIB

Demokrat Usul Polisi Buat Tim Pencari Fakta soal Ratna Sarumpaet

Demokrat Usul Polisi Buat Tim Pencari Fakta soal Ratna Sarumpaet

News | Rabu, 03 Oktober 2018 | 15:05 WIB

Babak Belur Dikeroyok, Polisi Heran Ratna Sarumpaet Tak Laporan

Babak Belur Dikeroyok, Polisi Heran Ratna Sarumpaet Tak Laporan

News | Rabu, 03 Oktober 2018 | 14:55 WIB

Wajah Ratna Sarumpaet Bonyok, Rio Dewanto Belum Kasih Keterangan

Wajah Ratna Sarumpaet Bonyok, Rio Dewanto Belum Kasih Keterangan

Entertainment | Rabu, 03 Oktober 2018 | 14:53 WIB

Terkini

Pikap Warkidi Dihantam Truk di Pantura Indramayu: 3 Penumpang Tewas, Belasan Orang Luka-Luka

Pikap Warkidi Dihantam Truk di Pantura Indramayu: 3 Penumpang Tewas, Belasan Orang Luka-Luka

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 21:25 WIB

Prabowo Kritik Teori Neolib: Katanya Kakayaan Menetes ke Bawah, Kalian Percaya?

Prabowo Kritik Teori Neolib: Katanya Kakayaan Menetes ke Bawah, Kalian Percaya?

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 20:25 WIB

Ketua Umum FKDT Apresiasi Langkah Presiden Redakan Polemik Kasus Febrie Adriansyah

Ketua Umum FKDT Apresiasi Langkah Presiden Redakan Polemik Kasus Febrie Adriansyah

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 20:23 WIB

Kebakaran Maut di Pulogadung, 3 Orang Tewas Saat Tidur Lelap

Kebakaran Maut di Pulogadung, 3 Orang Tewas Saat Tidur Lelap

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:55 WIB

Prabowo Kecam Pemimpin Provokator Ajak Bakar-bakar: Saya Percaya Hukum Karma

Prabowo Kecam Pemimpin Provokator Ajak Bakar-bakar: Saya Percaya Hukum Karma

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:50 WIB

Amnesty Kritik Pemekaran Papua: Negara Hanya Dengar Mereka yang Setuju Saja

Amnesty Kritik Pemekaran Papua: Negara Hanya Dengar Mereka yang Setuju Saja

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:39 WIB

Bukan Cuma Peluru, Pengungsi Papua Terancam Putus Sekolah dan Minim Medis

Bukan Cuma Peluru, Pengungsi Papua Terancam Putus Sekolah dan Minim Medis

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:32 WIB

Sebut Tanggung Jawab Wapres, Bambang Pacul Dinilai 'Main-main' dengan Isu Papua

Sebut Tanggung Jawab Wapres, Bambang Pacul Dinilai 'Main-main' dengan Isu Papua

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:24 WIB

Polri Serahkan Berkas Kasus Korupsi Eks Jampidsus Febrie Adriansyah ke Kejagung, Ini Detailnya

Polri Serahkan Berkas Kasus Korupsi Eks Jampidsus Febrie Adriansyah ke Kejagung, Ini Detailnya

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:10 WIB

Prabowo: yang Merasa Indonesia Suram Silakan Cari Negara Lain

Prabowo: yang Merasa Indonesia Suram Silakan Cari Negara Lain

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 18:35 WIB

×