4 Saudaranya Hilang, Anggota Basarnas Tetap Kerja Meski Berduka

Reza Gunadha, Muhammad Yasir

Rabu, 03 Oktober 2018 | 19:46 WIB
4 Saudaranya Hilang, Anggota Basarnas Tetap Kerja Meski Berduka
Tiga jenazah korban gempa berhasil dievakuasi dari balik reruntuhan Hotel Roa Roa, Jalan Patimura, Kota Palu, Sulawesi Selatan, Selasa (2/10/2018). Dua jenazah korban diketahui merupakan atlet paralayang. [Suara.com/Muhamad yasir]

Suara.com - Mohamad Sulan (26), anggota Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP; Basarnas) Palu tetap bekerja untuk mengevakusi korban bencana gempa dan tsunami, meski dalam keadaan berduka.

Sulan mengakui turut menjadi salah satu korban yang kehilangan anggota keluarganya.

Ia menuturkan, kekinian masih belum bisa menemukan 4 anggota keluarganya. Mereka, kata Sulan, tinggal di Petobo, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah yang merupakan salah satu lokasi terparah akibat gempa dan tsunami.

"Kalau keluarga yang di Palu empat orang hilang. Belum ditemukan di Petobo atas Sigi. Empat orang itu satu keluarga, hanya suaminya yang selamat. Adiknya mamak, jadi istrinya dia dan tiga anaknya itu yang hilang," kata Sulan sesaat setelah selesai mengevakuasi korban di Hotel Roa Roa, Jalan Patimura, Kota Palu, Sulawesi Tengah, Rabu (3/10/2018).

Sulan sendiri mengatkan sedari awal sudah ditugaskan untuk mengevakuasi korban yang berada di Hotel Roa Roa. Ia tetap harus profesional meski merasa sebenarnya ingin terjun langsung ke Petobo untuk mencari anggota keluarganya.

Pasalnya, kata dia, anggota yang bertugas di Hotel Roa Roa itu sendiri masih membutuhkan anggota tambahan.

Kendati begitu, dia mengatakan telah memberi pesan kepada rekan anggota Basarnas yang bertugas di Petobo untuk mencari anggota keluarganya itu.

"Karena dari awal sudah di sini tidak enak, ketika kita ke sana, di sini kekurangan anggota. Makanya saya harus tetap profesional. Intinya sudah minta tolong kepada teman yang di sana, minta dicek siapa tahu ada anggota keluraga saya ditemukan di sana," ungkapnya.

Sulan mengakui telah terjun kelapangan sejak malam terjadinya bencana, Jumat (28/9) pekan lalu. Kekinian, Sulan sendiri tidak bisa menyembunyikan kerinduannya pada orangtuanya di Palu.

baca juga

Terlebih, kata Sulan, sejak dirinya pamit bertugas belum bisa memberi kabar pada orangtuanya karena jaringan telekomunikasi masih buruk.

"Kalau yang di rumah sampai saat ini belum ada komunikasi, karena jaringan. Cuma kemarin ada tante di sini, dia pulang ke sana, paling tidak nanti bisa disampaikan keadaan saya ke sana. Kangen sekali dan khawatir, tapi ini tugas harus tetap siap untuk bekerja," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Polda Metro dan Kodam Jaya Kirim Bantuan Senilai Rp 1,5 M ke Palu

Polda Metro dan Kodam Jaya Kirim Bantuan Senilai Rp 1,5 M ke Palu

News | Rabu, 03 Oktober 2018 | 19:27 WIB

Cerita Tim Penyelamat saat Evakuasi Korban Gempa Palu di Hotel

Cerita Tim Penyelamat saat Evakuasi Korban Gempa Palu di Hotel

News | Rabu, 03 Oktober 2018 | 19:01 WIB

Kominfo Bantah Sebut Bantuan FPI di Palu Hoax

Kominfo Bantah Sebut Bantuan FPI di Palu Hoax

Tekno | Rabu, 03 Oktober 2018 | 18:52 WIB

Terkini

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:42 WIB

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Bola | Senin, 02 November 2026 | 23:25 WIB

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:05 WIB

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Sumsel | Senin, 02 November 2026 | 23:02 WIB

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Jabar | Senin, 02 November 2026 | 22:57 WIB

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 22:52 WIB

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

Bogor | Senin, 02 November 2026 | 22:49 WIB

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Banten | Senin, 02 November 2026 | 22:39 WIB

×