Data Korban Gempa Palu Terkini, 1.648 Orang Tewas, 133 Hilang

Pebriansyah Ariefana

Sabtu, 06 Oktober 2018 | 00:13 WIB
Data Korban Gempa Palu Terkini, 1.648 Orang Tewas, 133 Hilang
Foto udara rumah-rumah warga yang hancur akibat gempa 7,4 skala Richter di Perumnas Balaroa, Palu, Sulawesi Tengah, Senin (1/10). [Antara/Hafidz Mubarak]

Suara.com - Jumlah pengungsi pascagempa hari kedelapan yang terdampak di Kota Palu, Kabupaten Donggala dan Sigi, Sulawesi Tengah telah mencapai 62.359 orang. Itu berdasarkan data yang masuk di pusat penanganan Makorem 132 Tadulako, Palu, Jumat (6/10/2018).

Sedangkan untuk korban meninggal dunia telah mencapai 1.648 orang, luka sebanyak 2.549 orang, hilang 113 orang, korban tertimbun 152 orang, dan rumah rusak mencapai 65.733 orang.

Jumlah pengungsi di hari ketujuh mencapai 70.821 orang atau menurun pada hari kedelapan tanggap darurat bencana, sementara korban meninggal dunia telah dimakamkan mencapai 1.558 jiwa.

Untuk korban meninggal dunia sudah dimakamkan sebanyak 1.558 orang, dengan rincian secara massal di Poboya sebanyak 582 orang, dan Pantoloan, 35 orang serta dimakamkan keluarga 921 orang.

Berkurangnya jumlah pengungsi tersebut karena mereka memilih hijrah atau pindah ke Makassar, Sulawesi Selatan maupun daerah lain di Pulau Sulawesi untuk mengamankan diri.

Selain itu, pasokan distribusi logistik dari pantauan di lapangan tidak merata pada sejumlah. Banyak pengungsi tidak mendapatkan logistik sesuai kebutuhan mereka kemungkinan memilih pindah untuk sementara.

"Sudah lima hari kami tidak dapat logistik, padahal dari berita-berita yang kami dengar sudah ratusan ton yang masuk di Kota Palu, dikemanakan itu," ujar Arman, warga Gawalise, Palu timur.

Menurutnya, banyak warga mengungsi karena tidak punya tempat tinggal, sebagian rumah hancur serta memilih mengungsi di bandara untuk sementara sambil menunggu bisa diterbangkan ke daerah tujuan.

Dia berharap agar pemerintah bisa segera memulihkan kondisi Palu dan wilayah sekitar yang terdampak bencana, agar perekonomian kembali stabil seperti sebelumnya.

baca juga

Kondisi Kota Palu saat ini berangsur-angsur membaik. Listrik di sebagian wilayah kota sudah menyala lagi, toko-toko mulai buka, sinyal komunikasi kualitasnya baik, tetapi masih ada antrean penguna bahan bakar minyak (BBM) di SPBU setempat.

Sedangkan di sektor perekonomian, sejumlah bank mulai buka melayani nasabah, Anjungan Tunai Mandiri (ATM) sebagian aktif, hanya saja dibatasi hingga pukul 17.00 WITA karena keterbatasan aliran listrik.

Beberapa pasar tradisional mulai padat, dan agar masyarakat tidak was-was, sehingga perlu dijaga aparat TNI-Polri untuk menjamin stabilitas keamanan agar lebih kondusif. (antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Wiranto Ajak Media Bantu Normalisasi Hidup Korban Gempa Palu

Wiranto Ajak Media Bantu Normalisasi Hidup Korban Gempa Palu

News | Sabtu, 06 Oktober 2018 | 00:00 WIB

Menkopolhukam Rencana Hentikan Cari Korban Gempa Palu di Balaroa

Menkopolhukam Rencana Hentikan Cari Korban Gempa Palu di Balaroa

News | Jum'at, 05 Oktober 2018 | 23:48 WIB

Hemat Setetes Air, Tidur Beratapkan Langit Pasca Gempa Palu

Hemat Setetes Air, Tidur Beratapkan Langit Pasca Gempa Palu

News | Jum'at, 05 Oktober 2018 | 16:50 WIB

Bertemu di Istana, Jokowi Baru Tahu Sutopo Idap Kanker Stadium 4

Bertemu di Istana, Jokowi Baru Tahu Sutopo Idap Kanker Stadium 4

News | Jum'at, 05 Oktober 2018 | 15:51 WIB

JK Target Pemulihan Pasca Bencana Gempa Sulteng 2 Tahun

JK Target Pemulihan Pasca Bencana Gempa Sulteng 2 Tahun

News | Jum'at, 05 Oktober 2018 | 15:46 WIB

Terkini

Garudayaksa FC Dikalahkan Persik, Milos Joksic Malu

Garudayaksa FC Dikalahkan Persik, Milos Joksic Malu

Bola | Sabtu, 12 September 2026 | 23:50 WIB

Panglima TNI Cup 2026 Jadi Ajang Adu Nyali, Eks Menpora Dito Ariotedjo Ikut Pacu Jetski

Panglima TNI Cup 2026 Jadi Ajang Adu Nyali, Eks Menpora Dito Ariotedjo Ikut Pacu Jetski

Sport | Sabtu, 12 September 2026 | 23:24 WIB

Hari Ke-5 Pencarian Jurnalis Hilang, Tim SAR Temukan Helm dan Jerigen di Perairan Anyer

Hari Ke-5 Pencarian Jurnalis Hilang, Tim SAR Temukan Helm dan Jerigen di Perairan Anyer

News | Sabtu, 12 September 2026 | 22:11 WIB

Sindiran Pelatih Persib Usai Takluk di GBK: Persija Rayakan Kemenangan Seperti Juara Liga Champions

Sindiran Pelatih Persib Usai Takluk di GBK: Persija Rayakan Kemenangan Seperti Juara Liga Champions

Jabar | Sabtu, 12 September 2026 | 21:52 WIB

Titik Terang Hilangnya Jurnalis di Krakatau, Basarnas Temukan 4 Barang di Perairan Selat Sunda

Titik Terang Hilangnya Jurnalis di Krakatau, Basarnas Temukan 4 Barang di Perairan Selat Sunda

Banten | Sabtu, 12 September 2026 | 21:39 WIB

Laba Anjlok 19 Persen, Astra Jor-joran Akuisisi Tambang Emas di Awal 2026

Laba Anjlok 19 Persen, Astra Jor-joran Akuisisi Tambang Emas di Awal 2026

Bisnis | Sabtu, 12 September 2026 | 20:53 WIB

Kisah Perjuangan Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei

Kisah Perjuangan Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei

Bekaci | Sabtu, 12 September 2026 | 20:29 WIB

Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI

Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI

Jakarta | Sabtu, 12 September 2026 | 20:27 WIB

Bubur Cirebon Go International, Kisah Tati Purwanti Bangun Usaha di Taipei

Bubur Cirebon Go International, Kisah Tati Purwanti Bangun Usaha di Taipei

Jawa Tengah | Sabtu, 12 September 2026 | 20:25 WIB

Jejak Kontak Terakhir 8 Warga Hilang Terdeteksi di Pulau Sebesi, Kemkomdigi Telusuri Sinyal

Jejak Kontak Terakhir 8 Warga Hilang Terdeteksi di Pulau Sebesi, Kemkomdigi Telusuri Sinyal

Tekno | Sabtu, 12 September 2026 | 20:24 WIB

×