JK Target Pemulihan Pasca Bencana Gempa Sulteng 2 Tahun

Pebriansyah Ariefana

Jum'at, 05 Oktober 2018 | 15:46 WIB
JK Target Pemulihan Pasca Bencana Gempa Sulteng 2 Tahun
Foto udara rumah-rumah warga yang hancur akibat gempa 7,4 skala Richter di Perumnas Balaroa, Palu, Sulawesi Tengah, Senin (1/10). [Antara/Hafidz Mubarak]

Suara.com - Wakil Presiden Jusuf Kalla memastikan bahwa pemerintah pusat dan daerah bersama-sama instansi terkait dapat menuntaskan penanganan gempa di sejumlah daerah di Sulawesi Tengah akan selesai dalam tempo dua tahun melalui tiga tahap.

Menjawab pertanyaan wartawan seusai memimpin rapat koordinasi pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan instansi terkait di Kantor Gubernur Sulawesi Tengah di Palu, Jumat, Jusuf Kalla menyebutkan tiga tahapan itu, mulai dari tahap tanggap darurat, tahap rehabilitasi, dan tahap rekonstruksi.

Jusuf Kalla yang juga Ketua Umum Palang Merah Indonesua (PMI) ini merinci bahwa pada tahap tanggap darurat kira-kira enam bulan.

Setelah itu pemerintah harus membuat barak-barak atau hunian sementara untuk seluruh warga yang kehilangan tempat tinggal. Lalu tahap rehabilitasi atas seluruh bangunan yang rusak, dilanjutkan secara bersamaan dengan rekonstruksi bangunan dan infrastruktur yang ambruk dan rusak.

Menjawab pertanyaan apakah konsep penanganan gempa sama dengan yang berlaku di Lombok, NTB, Jusuf Kalla mengatakan bahwa penanganan bencana alam dan gelombang tsunami di Kota Palu, Kabupaten Donggala, Kabupaten Sigi, dan Kabupaten Parigi Moutong, berbeda dengan yang terjadi di Lombok, NTB.

"Kalau di Lombok di daerah pedesaan yang kena, ini di perkotaan," katanya didampingi Gubernur Sulawesi Tengah Longki Djanggola yang memegangi mic saat Wapres menjawab pertanyaan wartawan.

Wapres mengatakan di daerah perkotaan, ada daerah yang padat sekali penduduknya sedangkan di Lombok luas sekali lahannya jadi bisa diatur macam-macam peruntukannya.

"Di sini kecil lahannya, karena itu jadi mungkin saja dibangun bertingkat," kata Kalla.

Ia menegaskan pemerintah pasti akan merelokasi bangunan yang rusak parah untuk dipindahkan ke daerah lain.

baca juga

"Seperti yang di Balaroa, tak mungkin lagi dibangun di situ," katanya. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Jakarta Diancam Gempa Merusak, Anies akan Bertemu BMKG

Jakarta Diancam Gempa Merusak, Anies akan Bertemu BMKG

News | Jum'at, 05 Oktober 2018 | 15:25 WIB

Pesan Mendadak, 7 Jam Setelah Gempa Palu

Pesan Mendadak, 7 Jam Setelah Gempa Palu

News | Jum'at, 05 Oktober 2018 | 14:23 WIB

Cerita Mistis Ritual Palu Namoni di Balik Gempa dan Tsunami Palu

Cerita Mistis Ritual Palu Namoni di Balik Gempa dan Tsunami Palu

News | Jum'at, 05 Oktober 2018 | 12:14 WIB

Korban Patah Tulang Gempa Palu Sukses Dioperasi di RS Sis Aljufri

Korban Patah Tulang Gempa Palu Sukses Dioperasi di RS Sis Aljufri

Health | Jum'at, 05 Oktober 2018 | 12:15 WIB

Gaji DPR Bakal Dipotong untuk Korban Gempa? Ini Kata Fahri Hamzah

Gaji DPR Bakal Dipotong untuk Korban Gempa? Ini Kata Fahri Hamzah

News | Jum'at, 05 Oktober 2018 | 10:10 WIB

Terkini

BRI Sosialisasikan QRIS kepada Pedagang Pasar Kranggan Yogyakarta, Dorong Transaksi Nontunai

BRI Sosialisasikan QRIS kepada Pedagang Pasar Kranggan Yogyakarta, Dorong Transaksi Nontunai

Bri | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 04:38 WIB

SULE-WM Lampaui Target, Pengelolaan Sampah Plastik Tembus 4.000 Ton

SULE-WM Lampaui Target, Pengelolaan Sampah Plastik Tembus 4.000 Ton

Sumut | Kamis, 22 Oktober 2026 | 23:30 WIB

Perusahaan Biofarmasi Raih Predikat Tempat Kerja Terbaik Lima Tahun Berturut-Turut

Perusahaan Biofarmasi Raih Predikat Tempat Kerja Terbaik Lima Tahun Berturut-Turut

Lifestyle | Kamis, 22 Oktober 2026 | 23:16 WIB

Survei Voxpol Center: 63,3 Persen Responden Nilai Prabowo Mampu Jalankan Pemerintahan

Survei Voxpol Center: 63,3 Persen Responden Nilai Prabowo Mampu Jalankan Pemerintahan

News | Kamis, 22 Oktober 2026 | 23:15 WIB

Klasemen Terbaru Super League: Persija Jakarta Nyaman di Puncak, Persib Bandung Terpuruk

Klasemen Terbaru Super League: Persija Jakarta Nyaman di Puncak, Persib Bandung Terpuruk

Bola | Kamis, 22 Oktober 2026 | 23:15 WIB

5 Cara Menikmati Kesenangan Kecil Tanpa Boros, dari Ngopi hingga Streaming Musik

5 Cara Menikmati Kesenangan Kecil Tanpa Boros, dari Ngopi hingga Streaming Musik

Lifestyle | Kamis, 22 Oktober 2026 | 23:07 WIB

Survei Voxpol Center: 63,1 Persen Publik Percaya Pemerintahan Prabowo - Gibran

Survei Voxpol Center: 63,1 Persen Publik Percaya Pemerintahan Prabowo - Gibran

News | Kamis, 22 Oktober 2026 | 23:02 WIB

Teuku Riefky Ingin Ekraf Indonesia Mendunia, Belajar dari Fenomena Aura Farming

Teuku Riefky Ingin Ekraf Indonesia Mendunia, Belajar dari Fenomena Aura Farming

News | Kamis, 22 Oktober 2026 | 22:56 WIB

Pecah Telur! Ananda Wahyu Sumbang Emas Pertama untuk Solo dari Cabor Sambo di Porprov 2026

Pecah Telur! Ananda Wahyu Sumbang Emas Pertama untuk Solo dari Cabor Sambo di Porprov 2026

Surakarta | Kamis, 22 Oktober 2026 | 22:43 WIB

Bisa Dipakai Lari di Jalan Hingga Gunung, 6 Sepatu Terbaru Ortuseight Ini Layak Dilirik

Bisa Dipakai Lari di Jalan Hingga Gunung, 6 Sepatu Terbaru Ortuseight Ini Layak Dilirik

Sport | Kamis, 22 Oktober 2026 | 22:37 WIB

×