Prabowo Dipolisikan, Emak-emak Balik Laporkan Farhat Abbas

Pebriansyah Ariefana, Yosea Arga Pramudita

Senin, 08 Oktober 2018 | 12:01 WIB
Prabowo Dipolisikan, Emak-emak Balik Laporkan Farhat Abbas
Barisan Emak-Emak Militan melaporkan pendukung Jokowi - Maruf Amin, Farhat Abbas. (Suara.com/Arga)

Suara.com - Emak-emak atau sekelompok perempuan yang menamakan diri Barisan Emak-Emak Militan melaporkan pendukung Jokowi - Maruf Amin, Farhat Abbas atas tuduhan pencemaran nama baik. Farhat Abbas dituduh mencemarkan nama baik 17 orang.

Kedatangan emak-emak kali ini khusus untuk membela Eggi Sudjana. Sebelumnya, Farhat melaporkan 17 nama ke Bareskrim Polri pada Rabu (3/10/2018) terkait ikut menyebarkan berita bohong atau hoaks pengainayaan aktivis sosial Ratna Sarumpaet. 17 nama tersebut adalah Prabowo Subianto, Ratna Sarumpaet, Fadli Zon, Rachel Maryam, Rizal Ramli, Nanik Deyang, Ferdinand Hutahaen, Arief Puyono, Natalius Pigai, Fahira Idris, Habiburokhman, Hanun Rais, Said Didu, Eggy Sudjana, Captain Firdaus, Dahnil Anzar Simanjuntak, dan Sandiaga Uno.

Kuasa hukum Eggi Sudjana, Pitra Romadoni Nasution menilai jika laporan pengacara kontroversial tersebut telah membuat tudingan jahat dan fitnah yang dilakukan 17 orang tersebut. Dirinya mengatakan jika Farhat telah menuding adanya komspirasi dari 17 nama tersebut.

"Tuduhan-tuduhan tersebut menurut kami tidak benar adanya, sehingga tindakan kami akan melakukan tindakan hukum dengan membuat laporan polisi balik kepada Farhat Abbas dengan dasar pasal 31 7 KUHP pidana keterangan palsu dan pasal 220 KUHP pengaduan palsu," kata Pitra di Kantor Bareskrim Mabes Polri, Gedung Mina Bahari, Gambir, Jakarta Pusat (8/10/2018).

Pitra mengatakan jika laporan Farhat kepada 17 orang tersebut merupakan hal yang di plintir. Dirinya berpendapat dukungan 17 orang tersebut terhadap Ratna Sarumpaet merupakan dukungan moril.

"Jadi pertanyaannya, Farhat Abbas melaporkan setelah Ratna mengakui kebohongannya pada tanggal 3. Jadi Tempos Delictinya tidak benar, jadi dalam artian pada masa pembelaan Eggy Sudjana dan kawan-kawan pada tanggal 2 tersebut, dalam artian dukungan bersifat moril, adalah saat itu Ratna Sarumpaet belum berbohong," tuturnya.

Dalam pelaporan tersebut, Pitra berharap agar Fathat Abbas dapat bertanggung jawab atas perbuatannya. Hingga kekinian, laporan tersebut masih berlangsung.

"Sehingga perlu di pertanyakan si Farhat sebenarnya siapa? Kapsitas dia sebagi apa. Kita akan melaporkan Farhat karena dia tidak punya kapasitas," pungkasnya.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Mirip Kasus Ahok, Jubir PSI Minta Prabowo Cs Diproses Hukum

Mirip Kasus Ahok, Jubir PSI Minta Prabowo Cs Diproses Hukum

News | Senin, 08 Oktober 2018 | 10:05 WIB

Jokowi Belajar Bahasa Isyarat pada sang Putra, Ini Kata Dewi Yull

Jokowi Belajar Bahasa Isyarat pada sang Putra, Ini Kata Dewi Yull

Entertainment | Senin, 08 Oktober 2018 | 04:45 WIB

Prabowo : Mereka Mengatakan Saya Haus Kekuasaan

Prabowo : Mereka Mengatakan Saya Haus Kekuasaan

News | Minggu, 07 Oktober 2018 | 20:55 WIB

PSI Sebut Prabowo 3 Kali Gunakan Isu Hoaks untuk Mendulang Suara

PSI Sebut Prabowo 3 Kali Gunakan Isu Hoaks untuk Mendulang Suara

News | Minggu, 07 Oktober 2018 | 19:55 WIB

Gara-gara Dikibuli Ratna Sarumpaet, Citra Diri Prabowo Jadi Buruk

Gara-gara Dikibuli Ratna Sarumpaet, Citra Diri Prabowo Jadi Buruk

News | Minggu, 07 Oktober 2018 | 18:51 WIB

Terkini

Buntut Penggeledahan "Ponpes" di Sukoharjo, Taj Yasin Pastikan Pendampingan Psikologis Anak-Anak

Buntut Penggeledahan "Ponpes" di Sukoharjo, Taj Yasin Pastikan Pendampingan Psikologis Anak-Anak

Jawa Tengah | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:10 WIB

CASA Maybank Indonesia Tumbuh 16,7%, Rasio Dana Murah Capai 64,1%

CASA Maybank Indonesia Tumbuh 16,7%, Rasio Dana Murah Capai 64,1%

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:10 WIB

Masduki Sebut Ada Upaya Sistematis Alihkan Isu Evaluasi Pemerintah Lewat Framing Anarkisme

Masduki Sebut Ada Upaya Sistematis Alihkan Isu Evaluasi Pemerintah Lewat Framing Anarkisme

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:06 WIB

Cara Pakai Moisturizer Retinol Hanasui untuk Pudarkan Flek Hitam di Usia 40 Tahun ke Atas

Cara Pakai Moisturizer Retinol Hanasui untuk Pudarkan Flek Hitam di Usia 40 Tahun ke Atas

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:05 WIB

Sempat Syok! Siswa Sekolah Rakyat Korban Penganiayaan Kadet Unhan di Jember Mulai Bersekolah Lagi

Sempat Syok! Siswa Sekolah Rakyat Korban Penganiayaan Kadet Unhan di Jember Mulai Bersekolah Lagi

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:04 WIB

Mendag Buka Peluang Papua Jadi Hub Ekspor RI ke Pasifik

Mendag Buka Peluang Papua Jadi Hub Ekspor RI ke Pasifik

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:02 WIB

Review Laut Bercerita: Kisah Pilu Perjuangan Aktivis Melawan Orde Baru

Review Laut Bercerita: Kisah Pilu Perjuangan Aktivis Melawan Orde Baru

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:00 WIB

Bias Dunia Kerja Modern: Menyoroti Gengsi CV Bahasa Inggris di Mata Gen Z

Bias Dunia Kerja Modern: Menyoroti Gengsi CV Bahasa Inggris di Mata Gen Z

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 18:55 WIB

Ironi Lulusan SMK: Disiapkan untuk Kerja, Tapi Jadi Beban Pengangguran

Ironi Lulusan SMK: Disiapkan untuk Kerja, Tapi Jadi Beban Pengangguran

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 18:54 WIB

Di depan Pengusaha, Suahasil Akui Pemerintah Perketat Restitusi Pajak

Di depan Pengusaha, Suahasil Akui Pemerintah Perketat Restitusi Pajak

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 18:53 WIB

×