Investigasi IndonesiaLeaks, KPK Diminta Panggil 2 Eks Penyidiknya

Reza Gunadha, Yosea Arga Pramudita

Selasa, 09 Oktober 2018 | 14:41 WIB
Investigasi IndonesiaLeaks, KPK Diminta Panggil 2 Eks Penyidiknya
Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta. [Suara.com/Muhaimin A Untung]

Suara.com - Aliansi Lembaga Analisis Kebijakan dan Anggaran meminta Komisi Pemberantasan Korupsi bisa memberantas praktik korupsi tanpa pandang bulu.

Desakan itu terkait hasil liputan investigasi 5 media massa yang berkolaborasi dalam IndonesiaLeaks, mengenai dugaan perusakan barang bukti kasus suap pengusaha Basuki Hariman oleh dua mantan penyidik KPK dari unsur kepolisian, Ronald Rolandy dan Harun.

Perusakan barang bukti berupa buku catatan aliran keuangan perusahaan Basuki itu, diduga dilakukan karena di dalamnya teradapat nama sejumlah pejabat negara, termasuk petinggi Polri.

Koordinator Alaska Adri Zulpianto mengatakan, Ronald dan Harun telah dikembalikan KPK ke Mabes Polri pada tahun lalu, meski tak disebut terkait dugaan perusakan barang bukti.

Namun, Adri menuturkan, KPK seharusnya lebih dulu mempertegas apa dasar kesalahan etik keduanya sehingga dipulangkan. Apalagi, setelah dipulangkan, keduanya justru mendapat promosi.

”Tak hanya itu, setelah hasil liputan 5 media IndonesiaLeaks diterbitkan, terdapat ketidakjelasan, karena KPK menyatakan bahwa dua eks penyidiknya itu dipulangkan karena ada permintaan Polri,” tuturnya kepada Suara.com, Selasa (9/10/2018).

"Karenanya, Alaska meminta KPK harus berani menegakkan hukum antikorupsi, dan jangan takut berhadapan dengan petinggi Polri," ujar Adri.

Sebagai tindak lanjut, kata Adri, KPK didesak memanggil Roland dan Harun, termasuk Kapolri Jenderal Tito Karnavian.

baca juga

"Kedua eks penyidik dari Polri dan Kapolri Tito Karnavian harus dipanggil KPK, untuk dimintakan keterangan terkait indikasi pelanggaran hukum berat. Sebab, diduga mengjalangi proses penyidikan, serta adanya dugaan kasus suap yang merupakan hasil liputan IndonesiaLeaks,” jelasnya.

Hasil lengkap liputan investigasi IndonesiaLeaks pada hari Senin (8/10) bisa dibaca di sini

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Skandal Perusakan Buku Merah, Ini Kata Polisi

Skandal Perusakan Buku Merah, Ini Kata Polisi

News | Senin, 08 Oktober 2018 | 22:00 WIB

KPK Akan Dipetisi untuk Tindaklanjuti Investigasi IndonesiaLeaks

KPK Akan Dipetisi untuk Tindaklanjuti Investigasi IndonesiaLeaks

News | Senin, 08 Oktober 2018 | 18:15 WIB

ICW Desak KPK Tindaklanjuti Investigasi 5 Media IndonesiaLeaks

ICW Desak KPK Tindaklanjuti Investigasi 5 Media IndonesiaLeaks

News | Senin, 08 Oktober 2018 | 16:45 WIB

Berkas Pemeriksaan yang Gaib, Buku Merah yang Terkoyak

Berkas Pemeriksaan yang Gaib, Buku Merah yang Terkoyak

Liks | Senin, 08 Oktober 2018 | 05:55 WIB

Terkini

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:16 WIB

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Jogja | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:04 WIB

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:25 WIB

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Bola | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:59 WIB

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:35 WIB

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Video | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:30 WIB

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:00 WIB

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:47 WIB

×