Gerindra: Prabowo Dikepung, Media Massa Berat ke Penguasa

Reza Gunadha, Ria Rizki Nirmala Sari

Rabu, 10 Oktober 2018 | 18:29 WIB
Gerindra: Prabowo Dikepung, Media Massa Berat ke Penguasa
Ahmad Muzani, Sekjen Gerindra, menyebut pendukung Prabowo paham soal pernyataan hubungan baik dengan Cina. (Suara.com/Ria Rizki)

Suara.com - Prabowo Subianto bukan anak kemarin sore dalam pentas kontestasi politik tingkat nasional. Sejak ditetapkan sebagai peserta Pilpres 2019, ini adalah kali ketiga Prabowo menyandang status tersebut.

Pada Pilpres 2009, Prabowo menjadi Cawapres pendamping Megawati Soekarnoputri. Kala itu, mereka dikalahkan pasangan SBY – Jusuf Kalla.

Pilpres 2014, Prabowo kembali maju dalam kontes tersebut. Kali ini menjadi calon presiden bersama Cawapres Hatta Rajasa.

Kala itu, Prabowo lagi-lagi harus bisa menerima kenyataan, bahwa dirinya dikalahkan oleh pasangan Jokowi – Jusuf Kalla.

Namun, Sekretaris Jenderal Partai Gerindra Ahmad Muzani menilai, langkah Prabowo untuk menjadi presiden pada kali ketiga keikutsertaannya dalam pilpes adalah paling berat.

Muzani menuturkan, kubu lawan, yakni Jokowi – Maruf Amin, gencar melakukan gerakan pemenangan. Tak hanya itu, Muzani mengklaim kubu petahana juga mengerahkan kekuatan kepala-kepala daerah untuk mendukung pemenangannya.

“Pada Pilpres 2009, saat melawan SBY – Boediono, tak ada pengerahan bupati, wali kota, gubernur, semasif seperti saat ini," kata Muzani di Gedung Nusantara III DPR RI, Rabu (10/10/2018).

Selain itu, Muzani juga mengklaim media-media massa di Indonesia tak berimbang. Berita-berita utama yang dipampang media massa menurutnya hanya seputar kegiatan calon petahana.

Belum lagi ada sejumlah lembaga survei yang enggan membantu karena alasan yang tidak jelas.

baca juga

"Kami merasakan juga di banyak pemberitaan media, headline-headline itu semua menampilkan headline penguasa, kegiatan penguasa, kegiatan petahana. Tidak ada pemberitaan yang berimbang," ujarnya.

Oleh sebab itu, Muzani melihat adanya pengepungan kubu Prabowo – Sandiaga sehingga sulit mencapai kemenangan di Pilpres 2019.

"Kami merasa Prabowo sekarang dikepung. Prabowo tidak boleh unggul dalam survei. Prabowo tidak boleh dalam suasana yang dimungkinkan bisa menang, pemberitaan Prabowo tidak boleh positif," ujarnya.

Meskipun begitu, Muzani mengakui pihaknya akan terus bekerja keras untuk meyakinkan rakyat bahwa Prabowo – Sandiaga mampu menghadirkan perubahan bangsa.

"Strategi kami adalah bagaimana kami terus meyakinkan rakyat bahwa hanya dengan rakyatlah kami akan bisa diterima," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Belum Dibesuk Kubu Prabowo - Sandiaga, Ini Kata Ratna Sarumpaet

Belum Dibesuk Kubu Prabowo - Sandiaga, Ini Kata Ratna Sarumpaet

News | Rabu, 10 Oktober 2018 | 18:19 WIB

Viral! Guru Agama SMA di Jaksel Doktrin Muridnya Anti Jokowi

Viral! Guru Agama SMA di Jaksel Doktrin Muridnya Anti Jokowi

News | Rabu, 10 Oktober 2018 | 18:15 WIB

Jokowi Minta Kemenristekdikti Ubah Gaya Lama

Jokowi Minta Kemenristekdikti Ubah Gaya Lama

News | Rabu, 10 Oktober 2018 | 18:05 WIB

Bagaimana Peran Perguruan Tinggi Indonesia saat ada Bencana Alam?

Bagaimana Peran Perguruan Tinggi Indonesia saat ada Bencana Alam?

News | Rabu, 10 Oktober 2018 | 17:55 WIB

Terkini

GERD Kambuh, Dokter Tifa Pakai Kursi Roda usai Pemeriksaan di RS Polri

GERD Kambuh, Dokter Tifa Pakai Kursi Roda usai Pemeriksaan di RS Polri

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 12:41 WIB

Maraton Geledah Tiga Lokasi di Bali, KPK Amankan Barang Bukti Kasus Pemerasan WNA

Maraton Geledah Tiga Lokasi di Bali, KPK Amankan Barang Bukti Kasus Pemerasan WNA

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 12:28 WIB

Penyakit Bawaan Ditemukan Saat Pemeriksaan, Roy Suryo dan Dokter Tifa Dirawat di RS Polri

Penyakit Bawaan Ditemukan Saat Pemeriksaan, Roy Suryo dan Dokter Tifa Dirawat di RS Polri

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 12:24 WIB

KPK Dalami Dugaan Penerimaan Uang Hasil Pemerasan WNA dalam Kasus Silmy Karim

KPK Dalami Dugaan Penerimaan Uang Hasil Pemerasan WNA dalam Kasus Silmy Karim

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 11:55 WIB

Anak 5 Tahun Bongkar Dugaan Pembunuhan Ibunya di Tambora

Anak 5 Tahun Bongkar Dugaan Pembunuhan Ibunya di Tambora

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 11:36 WIB

KPK Cecar Yaqut soal Barang Bukti Kasus Korupsi Haji yang Telah Dikumpulkan Penyidik

KPK Cecar Yaqut soal Barang Bukti Kasus Korupsi Haji yang Telah Dikumpulkan Penyidik

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 10:50 WIB

Sekolah Rakyat Jadi Harapan Baru Anak Miskin, Wamensos: Presiden Jalankan Amanat Konstitusi

Sekolah Rakyat Jadi Harapan Baru Anak Miskin, Wamensos: Presiden Jalankan Amanat Konstitusi

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 06:18 WIB

Pramono Siapkan 500 Ondel-Ondel Karya Desainer Top untuk Rayakan 5 Abad Jakarta

Pramono Siapkan 500 Ondel-Ondel Karya Desainer Top untuk Rayakan 5 Abad Jakarta

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 22:55 WIB

Irma Suryani: Program MBG Bisa Jadi Mudarat Jika Salah Sasaran dan Tak Dikelola Profesional

Irma Suryani: Program MBG Bisa Jadi Mudarat Jika Salah Sasaran dan Tak Dikelola Profesional

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 22:33 WIB

Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!

Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 22:31 WIB