Kubu Jokowi: Pak Prabowo Mantan Danjen Kopassus, Tak Patut Baper

Dwi Bowo Raharjo, Muhammad Yasir

Kamis, 11 Oktober 2018 | 20:23 WIB
Kubu Jokowi: Pak Prabowo Mantan Danjen Kopassus, Tak Patut Baper
Sekjen parpol koalisi pendukung Jokowi bertemu membahas strategi khusus untuk memenangkan Jokowi-Ma'ruf Amin. (Suara.com/Yosea Arga Pramudita)

Suara.com - Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani menyebut Pilpres 2019 sebagai pertarungan terberat bagi Calon Presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto. Ini dikatakan Muzani terkait banyaknya kepala daerah dan media masa yang mendukung Calon Presiden dan Wakil Presiden Joko Widodo (Jokowi) – Ma’ruf Amin.

Terkait itu, Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional  Jokowi - Ma'ruf, Abdul Kadir Karding menilai pernyataan Muzani sebagai upaya untuk memframing bahwa kubu mereka terkesan sedang dizalimi. Karding juga menilai pernyataan Muzani sebagai bentuk untuk menutupi kabar bohong alias hoaks yang melibatkan Ratna Sarumpaet Ratna Sarumpaet, mantan juru kampanye Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo – Sandiaga.

"Sekaligus itu menutupi peristiwa hoaks besar nasional ini jangan sampai menggerus elektabilitas Pak Prabowo. Jadi sekaligus menutupi itu," kata Karding di Posko Cemara, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (11/10/2018).

Menurut Karding tidak ada masalah dengan dukungan kepala daerah ke peserta Pemilu 2019. Sebab tidak ada peraturan yang dilanggar.

Karding kemudian meminta kubu Prabowo tidak perlu terbawa perasaan alias baper. Selaku mantan Danjen Kopassus, seharusnya Prabowo dapat bersikap selayaknya kesatria yang kerap dia ungkapkan.

"Pak Prabowo ini adalah mantan Danjen Kopassus, saya kira tidak patut baper, tidak perlu lemah begitu, seperti yang beliau sering katakan 'saya ini seorang kesatria', ya sudah bertarung saja, sepanjang tidak ada aturan yang dilanggar," kata politikus PKB itu.

Menurut Karding pihaknyalah yang sering dirugikan oleh pemberitaan bohong yang ditujukan kepada Jokowi. Kendati begitu, kata dia sebagai politisi tidak patut untuk mengeluh dan harus tetap menghadapi dengan fakta dan data.

Banyaknya dukungan dari kepala daerah kepada Jokowi, kata Karding, karena prestasi dan kepemimpinannya. Pasalnya kekinian dia menilai kalau pemilih saat ini sudah cerdas, tidak mungkin mau begitu saja mendukung bila tidak melihat dari kinerjanya.

"Kalau tidak berprestasi, kalau tidak bagus mau orang ditekan mau urang dianjurkan gak ada yang milih. Memang pemilih kita ini patuh semua, minta disuruh gitu, nggak bisa," pungkasnya.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Hoaks Ratna, Bawaslu Panggil Projo Setelah Laporkan Kubu Prabowo

Hoaks Ratna, Bawaslu Panggil Projo Setelah Laporkan Kubu Prabowo

News | Kamis, 11 Oktober 2018 | 17:09 WIB

Ini Kata Bawaslu Soal Doktrin Anti Jokowi Guru SMA 87 Jakarta

Ini Kata Bawaslu Soal Doktrin Anti Jokowi Guru SMA 87 Jakarta

News | Kamis, 11 Oktober 2018 | 16:30 WIB

Tiru Donald Trump, Prabowo: Make Indonesia Great Again!

Tiru Donald Trump, Prabowo: Make Indonesia Great Again!

News | Kamis, 11 Oktober 2018 | 15:32 WIB

Tim Jokowi Minta DPR Kaji Ulang Larangan Kampanye di Kampus

Tim Jokowi Minta DPR Kaji Ulang Larangan Kampanye di Kampus

News | Kamis, 11 Oktober 2018 | 15:08 WIB

Kasus Ratna Sarumpaet, Polisi Belum Berencana Panggil Prabowo Cs

Kasus Ratna Sarumpaet, Polisi Belum Berencana Panggil Prabowo Cs

News | Kamis, 11 Oktober 2018 | 14:56 WIB

Terkini

Wamendagri Wiyagus Dorong Percepatan Desa dan Kelurahan Siaga TBC di Provinsi Riau

Wamendagri Wiyagus Dorong Percepatan Desa dan Kelurahan Siaga TBC di Provinsi Riau

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 19:46 WIB

Momen Akrab Prabowo dan PM Anutin, Antar Sampai Tangga Pesawat

Momen Akrab Prabowo dan PM Anutin, Antar Sampai Tangga Pesawat

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 19:45 WIB

Menyaksikan Lahirnya Sebuah Peradaban dari Buku Bara di Atas Demak Bintara

Menyaksikan Lahirnya Sebuah Peradaban dari Buku Bara di Atas Demak Bintara

Your Say | Selasa, 04 Agustus 2026 | 19:40 WIB

War Tiket Upacara 17 Agustus di Istana Daftar di Mana? Ini Link dan Syarat yang Dibutuhkan

War Tiket Upacara 17 Agustus di Istana Daftar di Mana? Ini Link dan Syarat yang Dibutuhkan

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 19:35 WIB

Bukan Akar Masalah! Pencopotan 137 Kepala Dapur SPPG Tak Perbaiki Program MBG

Bukan Akar Masalah! Pencopotan 137 Kepala Dapur SPPG Tak Perbaiki Program MBG

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 19:32 WIB

Aguan Lapor, Laba PANI Melejit 484% Jadi Rp1,7 Triliun

Aguan Lapor, Laba PANI Melejit 484% Jadi Rp1,7 Triliun

Bisnis | Selasa, 04 Agustus 2026 | 19:30 WIB

Benarkah Kesepakatan AS-Iran Sudah Dekat?

Benarkah Kesepakatan AS-Iran Sudah Dekat?

Bisnis | Selasa, 04 Agustus 2026 | 19:28 WIB

Ogah Terima Materi, Sumarsih Tagih Janji Pemerintah Tuntaskan Kasus Pelanggaran HAM 1998

Ogah Terima Materi, Sumarsih Tagih Janji Pemerintah Tuntaskan Kasus Pelanggaran HAM 1998

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 19:21 WIB

Ketangkap Lagi! Tiga WN Malaysia Selundupkan Kokain Dalam Sepatu hingga Perlengkapan Mandi

Ketangkap Lagi! Tiga WN Malaysia Selundupkan Kokain Dalam Sepatu hingga Perlengkapan Mandi

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 19:18 WIB

Purbaya Semprot Moody's dan Fitch: "Offside!" Salah Ukur Ekonomi RI, Harusnya Lihat Angka 5,6%

Purbaya Semprot Moody's dan Fitch: "Offside!" Salah Ukur Ekonomi RI, Harusnya Lihat Angka 5,6%

Bisnis | Selasa, 04 Agustus 2026 | 19:12 WIB

×