Ketua DPR: Penembakan Ruangan Legislator Bukan Aksi Teroris

Senin, 15 Oktober 2018 | 18:46 WIB
Ketua DPR: Penembakan Ruangan Legislator Bukan Aksi Teroris
Ketua DPR RI Bambang Soesatyo menggelar konferensi pers di DPR RI, Senin (15/10/2018). [Suara.com/Ria Rizki Nirmala Sari]

Suara.com - Ketua DPR RI Bambang Soesatyo menegaskan, adanya penembakan yang mengarah kepada dua ruang kerja anggota Komisi III DPR RI bukan penembakan yang disengaja. Bamsoet menegaskan, tembakan tersebut berasal dari lapangan tembak Perbakin.

Sebelumnya diberitakan, terdapat peluru menyasar ke ruangan anggota Komisi III dari Fraksi Partai Gerindra Wenny Warour di lantai 16, dan anggota Fraksi Partai Golkar Bambang Purnama di lantai 13, Gedung Nusantara I, kompleks Parlemen, Senin (15/10/2018).

Setelah mendapat informasi, Bamsoet langsung menghubungi Polda Metro Jaya untuk melakukan pengecekan. Beberapa anggota kepolisian kemudian langsung mendatangi Gedung DPR untuk olah tempat kejadian perkara.

"Kami langsung kontak Kapolda Metro Jaya (Idham Aziz) dan kemudian diutus beberapa petugas. Kami komunikasi dengan Pak Setyo Wasisto sebagai Ketua Perbakin DKI Jakarta," kata Bamsoet di Gedung Nusantara III, Kompleks Parlemen.

Setelah mengontak Setyo Wasisto yang juga menjabat sebagai Kadiv Humas Mabes Polri, Bamsoet mendapatkan informasi bahwa peluru itu berasal dari anggota Perbakin yang sedang latihan di Lapangan Tembak Perbakin, yang tak jauh dari gedung DPR.

"Intinya adalah ada yang latihan menembak di Lapangan Tembak Perbakin, yang kemudian pelurunya menyasar ke gedung DPR," ujarnya.

Bamsoet mengungkapkan, pelakunya merupakan anggota Perbakin Tangerang Selatan. Pelaku tersebut sudah diamankan. Bamsoet menyerahkan seluruhnya kepada pihak berwenang untuk menindaklanjuti pelaku berinisial I tersebut.

"Orang yang diduga salah tembak itu sudah ditemukan dan pistolnya ada itu sudah ditemukan dan kami sepenuhya serahkan kepada pihak bewajib untuk diproses secara hukum," ungkapnya.

Oleh sebab itu, Bamsoet menegaskan penembakan tersebut bukan disengaja. Dirinya memastikan, penembakan itu murni kelalaian meskipun anggota Komisi III yang paling gencar dalam pembuatan Undang-Undang Antiterorisme.

Baca Juga: Kisah Nenek Sunati, Tertimbun Reruntuhan Gempa Pulau Sapudi

"Jadi bukan terorisme, bukan penembakan yang disengaja, atau aksi-aksi teror kepada anggota DPR, bukan, walaupun itu anggota komisi III yang gencar mau menggolkan UU antiterorisme, tidak ada kaitannya," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Cocok Kamu Jadi Orang Kaya? Tebak Logo Merek Branded Ini
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: iPhone Seri Berapa yang Layak Dibeli Sesuai Gajimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
Checklist Mobil Bekas: 30 Pertanyaan Pemandu pas Cek Unit Mandiri, Penentu Layak Beli atau Tidak
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Mental Health Check-in, Kamu Lagi di Fase Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Jenis Motor Favorit untuk Tahu Gaya Pertemanan Kamu di Jalanan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Gibran Rakabuming Raka?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Matematika Kelas 9 SMP dan Kunci Jawaban Aljabar-Geometri
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI