Remas Payudara Cewek, Siswa SMP Dicelurit hingga Tewas

Reza Gunadha | Suara.com

Selasa, 16 Oktober 2018 | 19:56 WIB
Remas Payudara Cewek, Siswa SMP Dicelurit hingga Tewas
Ilustrasi. [Suara.com/Yaqub]

Suara.com - Bocah SMP yang masih berusia 16 tahun bernama Ahmad Arifin, tewas dibunuh oleh temannya sendiri dan dibuang ke Sungai Sariwani, Sukapura, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur.

Mayat bocah tersebut ditemukan pada hari Kamis (11/10) pekan lalu, dan sempat disebut sebagai jenazah Mr X—karena identitasnya belum diketahui—dalam foto viral di media-media sosial.

Terdapat banyak luka bacokan di sekujur tubuh Arifin. Selang sehari, Jumat (12/10), aparat Polres Probolinggo menangkap dua pelaku yang ternyata teman Arifin sendiri.

Dua pelaku yang sudah ditetapkan tersangka itu adalah KD (19) dan MT (18). Keduanya warga Kecamatan Lumbang, tetangga rumah korban.

Informasi yang dihimpun Timesindonesia.co.id—jaringan Suara.com, Senin (15/10/2018), motif pembunuhan itu karena pelaku MT cemburu terhadap Arifin.

Arifin, kata Kapolres Probolinggo Ajun Komisaris Besar Fadly Samad, kerap menggoda kekasih MT. Bahkan, Arifin sempat meremas payudara pacar MT.

Karena dasar itulah, Ariin dibunuh menggunakan celurit yang dipinjam pelaku dari temannya di Pasuruan.

“Awalnya, korban dibonceng bertiga memakai motor. Korban dan dua pelaku ini berkawan, satu kampung. Korban diajak pelaku bermain biliar di Pasuruan. Sedangkan motor korban dititipkan ke temannya di Sapih, Lumbang,” jelas Fadly.

Seusai bermain bola biliar, pelaku yang sudah merencanakan pembunuhan itu membawa Arifin ke Sariwani.

Setibanya di lokasi pembunuhan, pelaku mengajak korban turun dengan alasan ingin kencing. Di situlah Arifin dihabisi.

"Sesaat setelah turun dari motor, korban langsung dibacok berkali-kali. Setelah roboh, langsung ditendang hingga masuk ke sungai,” tuturnya.

 “Jadi pembunuhannya karena motif asmara, korban pernah meremas dada pacar pelaku di depan matanya. Pengungkapan kasus ini sempat membuat sulit personel. Namun, berkat kejelian Unit Reskrim yang menggunakan kaos korban sebagai petunjuk, kami mampu mengungkap pelakunya,” kata Fadly.

Selain menghabisi korban kata Kapolres, dua pelaku langsung menjual sepeda motor milik Arifin, yang semula dititipkan di rumah pelaku dengan harga Rp 1 juta. Sementara ponsel milik korban yang jatuh diambil oleh pelaku.

“Dua pelaku yang menghabisi teman sendiri yang pelajar ini, diancam Pasal 340 Sub 365 KUHP ancaman hukuman seumur hidup,” tutup Fadly.

Berita ini kali pertama diterbitkan Timesindonesia.co.id dengan judul “Polres Probolinggo Tangkap Dua Remaja yang Habisi Temannya

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Remas Payudara Cewek, Pelajar SMP Dibunuh Temannya Sendiri

Remas Payudara Cewek, Pelajar SMP Dibunuh Temannya Sendiri

News | Selasa, 16 Oktober 2018 | 16:08 WIB

Diduga Dibunuh, Satu Keluarga di Sumut Tewas Mengenaskan

Diduga Dibunuh, Satu Keluarga di Sumut Tewas Mengenaskan

News | Selasa, 16 Oktober 2018 | 07:29 WIB

Dibantai Satu Keluarga, Begini Lokasi Jasad Asep Ditemukan

Dibantai Satu Keluarga, Begini Lokasi Jasad Asep Ditemukan

News | Selasa, 16 Oktober 2018 | 00:14 WIB

Setubuhi Putrinya, Ayah Bunuh dan Buang Mayat Asep ke Tong Sampah

Setubuhi Putrinya, Ayah Bunuh dan Buang Mayat Asep ke Tong Sampah

News | Minggu, 14 Oktober 2018 | 19:09 WIB

Terkini

Prabowo Tiba di Medan, Akan Takbiran di Sumut dan Salat Id di Aceh Tamiang

Prabowo Tiba di Medan, Akan Takbiran di Sumut dan Salat Id di Aceh Tamiang

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 20:03 WIB

Jabodetabek Berpotensi Dilanda Hujan Petir dan Angin Kencang di Malam Takbiran

Jabodetabek Berpotensi Dilanda Hujan Petir dan Angin Kencang di Malam Takbiran

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 19:50 WIB

Drama Mudik di Senen: Ditipu Tiket Rp540 Ribu, Pasutri Beruntung Diselamatkan Aksi Cepat Polisi

Drama Mudik di Senen: Ditipu Tiket Rp540 Ribu, Pasutri Beruntung Diselamatkan Aksi Cepat Polisi

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 19:05 WIB

Iran Serang Yerusalem Barat, Haifa, dan Pangkalan AS di UEA dalam Fase Lanjutan Operasi Militer

Iran Serang Yerusalem Barat, Haifa, dan Pangkalan AS di UEA dalam Fase Lanjutan Operasi Militer

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 18:38 WIB

Nelayan Terombang-ambing 15 Jam di Perairan Manokwari, Tim SAR Turun Tangan

Nelayan Terombang-ambing 15 Jam di Perairan Manokwari, Tim SAR Turun Tangan

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 18:33 WIB

Sabu Rp25,9 Miliar Disembunyikan di Ban Towing, Jaringan Narkoba MedanJakarta Dibekuk Saat Mudik

Sabu Rp25,9 Miliar Disembunyikan di Ban Towing, Jaringan Narkoba MedanJakarta Dibekuk Saat Mudik

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 18:24 WIB

Misteri Hutan Batumeungpeuk, Kerangka Manusia Tanpa Identitas Gegerkan Warga Banjarwangi Garut

Misteri Hutan Batumeungpeuk, Kerangka Manusia Tanpa Identitas Gegerkan Warga Banjarwangi Garut

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 18:11 WIB

Bamsoet: Negara Bukan Dalang Teror Penyiraman Air Keras Andrie Yunus

Bamsoet: Negara Bukan Dalang Teror Penyiraman Air Keras Andrie Yunus

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 17:58 WIB

H-1 Lebaran, Loket Bus di Terminal Pulo Gebang Mulai Tutup

H-1 Lebaran, Loket Bus di Terminal Pulo Gebang Mulai Tutup

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 17:41 WIB

Korlantas Hentikan One Way Nasional Mudik Lebaran 2026, Lalu Lintas Kembali Normal

Korlantas Hentikan One Way Nasional Mudik Lebaran 2026, Lalu Lintas Kembali Normal

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 17:36 WIB