Pemerintah Bantu Peternak Ayam Petelur Dapatkan Pakan Lebih Murah

Fabiola Febrinastri | Suara.com

Kamis, 18 Oktober 2018 | 11:35 WIB
Pemerintah Bantu Peternak Ayam Petelur Dapatkan Pakan Lebih Murah
Kementan mengadakan pertemuan dengan peternak ayam petelur mandiri di Kabupaten Blitar, Jawa Timur, Selasa (16/10/2018). (Dok: Kementan)

Suara.com - Pemerintah merespons aspirasi petani peternak ayam layer (petelur) mandiri, yang mengeluhkan perkembangan harga jagung untuk pakan. Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (Dirjen PKH), I Ketut Diarmita, Dirjen Tanaman Pangan (TP), Sumardjo Gatot Irianto, dan tim dari Kementan langsung turun ke lapangan, melakukan pertemuan dengan peternak ayam petelur mandiri di Kabupaten Blitar, Jawa Timur, Selasa (16/10/2018).

Sebelumnya, Dirjen PKH dan tim sudah melakukan dialog dengan peternak ayam petelur mandiri di Kendal,  Minggu (14/10/2018) dan Cepu, Senin (15/10/2018).

Dari sejumlah pertemuan tersebut, para peternak menyampaikan harapan untuk bisa mendapatkan jagung dengan harga yang terjangkau, yakni maksimal Rp 4.600 per kg. Peternak minta subsidi jika harga jagung di atas Rp. 4.600 per kg.

Sebagai langkah cepat jangka pendek, Kementan, melalui Dirjen PKH, merespons permintaan tersebut dengan mengimbau para perusahaan pabrik pakan ternak (feedmill) untuk mau  membantu para peternak mandiri mendapatkan jagung dengan harga terjangkau, yaitu Rp 4.500-4.600 per kg. Harga pasar saat ini Rp 5.000 - Rp 5.200 per kg.

"Ada subsidi Rp 500 - Rp 600 per kg. Subsidi ini kan bisa disisihkan dari dana Corporate Social Responsibility (CSR) perusahaan pabrik pakan ternak atau feedmill," terang I Ketut.

Pelibatan sejumlah perusahaan ini penting untuk saling membantu sesama peternak, sehingga bisa sama-sama tumbuh. Kebutuhan jagung untuk para peternak ayam petelur mandiri di Kabupaten Blitar mencapai 1.000 - 1.500 ton per hari.

Merespons hal tersebut, beberapa perusahaan telah dan akan memberikan bantuan jagung dengan harga subsidi ke Kabupaten Kendal oleh PT. Sidoagung 100 ton, dan Kabupaten Blitar antara lain oleh PT. Charoen Pokhphand sebesar 50 ton, PT. Japfa Comfeef 40 ton, PT. Panca Patriot 100 ton, PT. Malindo 20 ton, BISI 2 ton, CV. Purnama Sari 10 ton, dan perusahaan lain segera menyusul.

Sebelumnya, I Ketut menyampaikan apresiasi terhadap PT. Sido Agung Feedmill, yang memberikan bantuan jagung dengan harga subsidi sebanyak 100 ton di harga Rp 4.500 per kg, dengan kadar air 15 persen untuk para peternak mandiri di Kendal, Jawa Tengah.

Untuk jangka panjang, Dirjen PKH I menyarankan, dalam pembelian ayam bibit (Day Old Chiken/DOC) dan jagung sebagai bahan baku pakan, sebaiknya dilakukan secara bersama agar bisa mendapatkan harga lebih murah.

Sementara itu, Dirjen TP, Sumardjo Gatot Irianto, menyatakan akan membantu petani jagung di sentra jagung setempat, dengan memberikan 3 unit combine harvester, 5 unit traktor, dan bantuan benih jagung untuk 50 ribu ha. Kelompok petani dan peternak juga diberikan 2 unit alat pengering jagung dan memberikan subsidi pembelian jagung sebesar Rp 100 juta.

"Subsidi ini dilakukan untuk menutupi selisih harga pasar dengan kemampuan para peternak untuk membeli jagung, yaitu di harga Rp 4.600 per kg," kata Gatot.

Direktur Seralia Ditjen Tanaman Pangan, Bambang Sugiharto, sebelumnya mengusulkan adanya keterlibatan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) dalam pembelian jagung untuk para peternak mandiri. Dalam pertemuan di Cepu, diputuskan, tim Kementan bersama perwakilan peternak dan BUMD akan mengecek, sekaligus membeli jagung di PT. Segar Agro di Cepu, Tuban, dan Blitar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Harga BYD Seal 2025 Lebuh Murah Rp 31 Juta Setelah Terima Penyegaran

Harga BYD Seal 2025 Lebuh Murah Rp 31 Juta Setelah Terima Penyegaran

Otomotif | Rabu, 03 September 2025 | 15:02 WIB

Biaya Perawatan Mobil Listrik, Mahal atau Murah?

Biaya Perawatan Mobil Listrik, Mahal atau Murah?

Otomotif | Rabu, 02 Juli 2025 | 12:16 WIB

Bakal Dijual Lebih Murah, Begini Spesifikasi iPhone 16e

Bakal Dijual Lebih Murah, Begini Spesifikasi iPhone 16e

Tekno | Jum'at, 31 Januari 2025 | 17:35 WIB

Pesona Motor Honda yang Punya Fitur Canggih Bak PCX Terbaru, Harga Jauh Lebih Murah dari BeAT

Pesona Motor Honda yang Punya Fitur Canggih Bak PCX Terbaru, Harga Jauh Lebih Murah dari BeAT

Otomotif | Minggu, 26 Januari 2025 | 14:49 WIB

Tampang Bak Harley Davidson, Harga Lebih Murah dari Honda BeAT: Pesona Motor Cruiser Suzuki Ini Bikin Jatuh Hati

Tampang Bak Harley Davidson, Harga Lebih Murah dari Honda BeAT: Pesona Motor Cruiser Suzuki Ini Bikin Jatuh Hati

Otomotif | Minggu, 26 Januari 2025 | 11:45 WIB

Lebih Murah dari Xiaomi 15, Realme GT 7 Pro Diklaim Laris Manis

Lebih Murah dari Xiaomi 15, Realme GT 7 Pro Diklaim Laris Manis

Tekno | Rabu, 06 November 2024 | 15:02 WIB

Harga iQOO 13 Lebih Murah, Saingi Xiaomi 15 dengan Snapdragon 8 Elite

Harga iQOO 13 Lebih Murah, Saingi Xiaomi 15 dengan Snapdragon 8 Elite

Tekno | Kamis, 31 Oktober 2024 | 12:38 WIB

Samsung Galaxy A16 5G: Lebih Murah di Asia, Spesifikasi Sama Tapi Chipset Beda

Samsung Galaxy A16 5G: Lebih Murah di Asia, Spesifikasi Sama Tapi Chipset Beda

Tekno | Rabu, 23 Oktober 2024 | 11:21 WIB

Lebih Murah dan Ramah Lingkungan, Predator Ini Dikembangbiakkan Atasi Hama Tikus Persawahan

Lebih Murah dan Ramah Lingkungan, Predator Ini Dikembangbiakkan Atasi Hama Tikus Persawahan

Bisnis | Selasa, 25 Juni 2024 | 18:11 WIB

Petani Jagung Menangis Karena Harga Murah, Begini Respon Bulog Hingga Bapanas

Petani Jagung Menangis Karena Harga Murah, Begini Respon Bulog Hingga Bapanas

Bisnis | Jum'at, 17 Mei 2024 | 15:41 WIB

Terkini

Resmi! Nadiem Makarim Jadi Tahanan Rumah

Resmi! Nadiem Makarim Jadi Tahanan Rumah

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 00:19 WIB

DPRD DKI Segel Parkir Ilegal Blok M Square

DPRD DKI Segel Parkir Ilegal Blok M Square

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 00:16 WIB

Nadiem Tegaskan Tanda Tangan Pengadaan Laptop Ada di Level Dirjen Kemendikbudristek

Nadiem Tegaskan Tanda Tangan Pengadaan Laptop Ada di Level Dirjen Kemendikbudristek

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 00:13 WIB

Periksa Plt Walkot Madiun, KPK Dalami Permintaan Dana CSR Hingga Ancaman ke Pihak Swasta

Periksa Plt Walkot Madiun, KPK Dalami Permintaan Dana CSR Hingga Ancaman ke Pihak Swasta

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 00:09 WIB

Buntut Investasi Google ke PT AKAB, Nadiem Disebut Paksakan Penggunaan Chromebook

Buntut Investasi Google ke PT AKAB, Nadiem Disebut Paksakan Penggunaan Chromebook

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 00:04 WIB

Oditur Militer akan Sambangi Andrie Yunus di RSCM?

Oditur Militer akan Sambangi Andrie Yunus di RSCM?

News | Senin, 11 Mei 2026 | 21:10 WIB

Sinergi Kemensos Bersama BPS dan DEN Perkuat Digitalisasi Bansos Berbasis DTSEN

Sinergi Kemensos Bersama BPS dan DEN Perkuat Digitalisasi Bansos Berbasis DTSEN

News | Senin, 11 Mei 2026 | 21:06 WIB

Kebijakan Libur Sekolah Lebih Awal Saat Piala Dunia 2026 di Meksiko Tuai Protes Keras Orang Tua

Kebijakan Libur Sekolah Lebih Awal Saat Piala Dunia 2026 di Meksiko Tuai Protes Keras Orang Tua

News | Senin, 11 Mei 2026 | 21:05 WIB

Fatma Saifullah Yusuf Ajak Siswa SRMA 21 Surabaya Ciptakan Lingkungan Bebas Bullying

Fatma Saifullah Yusuf Ajak Siswa SRMA 21 Surabaya Ciptakan Lingkungan Bebas Bullying

News | Senin, 11 Mei 2026 | 20:53 WIB

Parigi Moutong Siapkan Lahan 9,2 Hektare untuk Sekolah Rakyat Permanen

Parigi Moutong Siapkan Lahan 9,2 Hektare untuk Sekolah Rakyat Permanen

News | Senin, 11 Mei 2026 | 20:52 WIB