Lebih Murah dan Ramah Lingkungan, Predator Ini Dikembangbiakkan Atasi Hama Tikus Persawahan

Selasa, 25 Juni 2024 | 18:11 WIB
Lebih Murah dan Ramah Lingkungan, Predator Ini Dikembangbiakkan Atasi Hama Tikus Persawahan
Burung hantu yang menjadi predator tikus. Sebagai ilustrasi [Pixabay/Alexas_Fotos].

Suara.com - Efektif, murah, dan tidak membahayakan jiwa menjadikan para petani di Kecamatan Sukatani, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat memilih burung hantu sebagai pemangsa alami atau predator pembasmi hama tikus.

Dikutip dari kantor berita Antara, bila areal persawahan para petani di Kecamatan Sukatani diserbu hama tikus, maka burung hantu akan diturunkan untuk membasmi.

Demang Darmadi, Petugas Pengendali Organisme Pengganggu Tumbuhan Kecamatan Sukatani menyatakan bahwa berdasarkan pengamatan lapangan, seekor burung hantu mampu membunuh 10-12 ekor tikus dalam satu malam.

"Kami akan terus menerapkan cara ini. Selain lebih murah, juga aman bagi petani sekaligus ramah bagi lingkungan sekitar," jelas Demang Darmadi.

Ia menuturkan bahwa selain lebih efektif, penggunaan burung hantu untuk membasmi hama tikus juga lebih murah dibandingkan menggunakan perangkap listrik.

Cara ini juga lebih aman bagi petani karena tidak membahayakan jiwa dibandingkan potensi tersengat jebakan tikus yang dialiri listrik.

"Lima sampai tujuh ekor tikus dimakan langsung sedangkan sisanya digunakan sebagai cadangan makanan burung hantu," jelas Demang Darmadi.

Sementara itu, Kelompok Tani Bagja Asih Desa Sukaasih, Kecamatan Sukatani telah membuat Rumah Burung Hantu (Rubuha) sejak 2020. Manfaatnya besar, karena efektif dalam membasmi tikus.

"Hama tikus dimakan burung hantu yang telah dilatih sebagai pemangsa hewan pengerat ini. Alhamdulillah, sekarang sudah berdiri enam titik rumah burung hantu dan terus berkembang biak," jelas Agus Dahlan, Camat Sukatani di Cikarang, pada Selasa (25/6/2024).

Baca Juga: Kopi Produksi UMKM Asal NTT Maju ke Festival Dunia di Copenhagen

Ada pun burung hantu yang dikembangbiakkan adalah spesies Tyto alba. Telah terbukti mampu mengamankan tanaman padi dari serangan hama tikus di lahan persawahan seluas 100 hektare.

"Makanya kami berupaya untuk terus mengembangbiakkan burung hantu ini di desa yang lain," tambah Camat Sukatani.

Dari usulan para petani yang meminta pembangunan 20 unit rumah burung hantu berikut 20 ekor burung hantu kepada Pemkab Bekasi sebagai inovasi berantas hama tikus telah ditanggapi.

"Sehingga para petani yang berada di wilayah Kecamatan Sukatani ini bisa terbebas dari serangan hama tikus. Dengan begitu, hasil panen petani juga turut meningkat," pungkas Agus Dahlan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Member CORTIS yang Akan Kasih Kamu Cokelat Valentine?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 12 SMA Lengkap dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Love Language Apa yang Paling Menggambarkan Dirimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI