Pakai Drone, Polisi Sisir Gedung DPR Cari Proyektil Peluru Nyasar

Bangun Santoso, Ria Rizki Nirmala Sari

Kamis, 18 Oktober 2018 | 11:49 WIB
Pakai Drone, Polisi Sisir Gedung DPR Cari Proyektil Peluru Nyasar
Polisi sisir gedung DPR RI cari proyektil peluru nyasar. (Suara.com/Ria Rizki)

Suara.com - Tim gabungan Polda Metro Jaya meyisir Gedung Nusantara I, Kompleks Parlemen, Kamis (18/10/2018). Penyisiran itu untuk mencari peluru tambahan yang menyasar gedung DPR.

Kombes Pol Roma Hutajulu mengatakan, penyisiran tersebut sudah dilakukan sejak Rabu (18/10/2018) kemarin. Hingga Rabu sore, pihak kepolisian sudah menemukan tiga ruangan yang terdapat lubang bekas peluru. Namun, hanya dua proyektil yang baru ditemukan.

"Saya sampaikan terakhir lantai 20 belum ditemukan proyektilnya kalau lantai 10 sudah. Kemarin petugas terus melakukan penyisiran dan mencari proyektil lantai 20 itu telah ditemukan kembali di lantai 9," kata Roma di Gedung Nusantara I, Kompleks Parlemen, Kamis (18/10/2018).

Penyisiran kembali dilanjutkan Kamis pagi ini, tim gabungan Polda Metro Jaya, Polres Jakarta Pusat, Petugas Pengamanan Dalam (Pamdal) dibantu dengan drone, menyisir lantai-lantai yang belum sebelumnya belum dicek.

"Hari ini kita pastikan lagi semua lantai, semua sisi selatan yang berhadapan dengan Lapangan Tembak itu bisa ada kemungkinan tambahan atau tidak kita lihat hasilnya," ujarnya.

Langkah kepolisian saat ini masih dalam tahap penyelidikan dahulu. Roma ingin memastikan seluruh ruangan sudah tersisir sehingga seluruh barang bukti bisa terkumpul semuanya.

"Kita akan berusaha hari ini juga kita bisa mendapatkan kepastian, apakah seluruh ruangan sudah kita ketahui bahwa memang sudah aman," pungkasnya.

Untuk diketahui, peristiwa peluru nyasar di gedung DPR bermula saat kejadian penembakan di lantai 16 yang menyasar ruang Anggota Komisi III Fraksi Gerindra Wenny Warour dan lantai 13 ruang anggota Komisi III Fraksi Demokrat Heri Bambang Purnama pada Senin (15/10/2018).

Setelah melakukan penyidikan, peluru nyasar tersebut berasal dari Lapangan Tembak Perbakin Senayan yang lokasinya tak jauh dari gedung DPR. Dua pelaku penembakan telah ditangkap pihak kepolisian.

baca juga

Tak berhenti sampai di situ, peluru nyasar pun kembali ditemukan di tiga ruangan anggota DPR dalam gedung yang sama Rabu (17/10/2018). Indikasi temuan peluru nyasar tambahan tersebut berasal dari aksi penembakan yang terjadi pada Senin.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Wakil Ketua MPR Desak Pimpinan Usut Peluru Nyasar di DPR

Wakil Ketua MPR Desak Pimpinan Usut Peluru Nyasar di DPR

News | Kamis, 18 Oktober 2018 | 02:00 WIB

Peluru Nyasar DPR, Polisi Temukan Proyektil Kaliber 9 Milimeter

Peluru Nyasar DPR, Polisi Temukan Proyektil Kaliber 9 Milimeter

News | Rabu, 17 Oktober 2018 | 16:18 WIB

Demokrat Desak Polisi Investigasi Kasus Peluru Nyasar di DPR

Demokrat Desak Polisi Investigasi Kasus Peluru Nyasar di DPR

News | Rabu, 17 Oktober 2018 | 15:47 WIB

Polisi Nyatakan Tidak Ada Penembakan Baru di DPR Hari Ini

Polisi Nyatakan Tidak Ada Penembakan Baru di DPR Hari Ini

News | Rabu, 17 Oktober 2018 | 13:29 WIB

Gedung DPR Ditembak Lagi, Polisi Polda Metro Jaya Meluncur ke TKP

Gedung DPR Ditembak Lagi, Polisi Polda Metro Jaya Meluncur ke TKP

News | Rabu, 17 Oktober 2018 | 13:09 WIB

Terkini

Dukung Penuh Program 3 Juta Rumah, BRI Perkuat Sinergi Ekosistem Perumahan di Jakarta

Dukung Penuh Program 3 Juta Rumah, BRI Perkuat Sinergi Ekosistem Perumahan di Jakarta

Bisnis | Jum'at, 18 September 2026 | 17:23 WIB

Mengapa Wajah Pelaku Penendangan di Senayan City Diblur Polisi? Ini Penjelasan Polda Metro

Mengapa Wajah Pelaku Penendangan di Senayan City Diblur Polisi? Ini Penjelasan Polda Metro

News | Jum'at, 18 September 2026 | 17:22 WIB

Modal 7 Video Rekayasa Tambak Ikan, Mahasiswa di Way Kanan Kuras Tabungan Korban Rp700 Juta

Modal 7 Video Rekayasa Tambak Ikan, Mahasiswa di Way Kanan Kuras Tabungan Korban Rp700 Juta

Lampung | Jum'at, 18 September 2026 | 17:19 WIB

Debu Proyek Reklamasi KCN Terbang ke Rumah Warga, Sehari Bisa Nyapu-Ngepel 5 Kali

Debu Proyek Reklamasi KCN Terbang ke Rumah Warga, Sehari Bisa Nyapu-Ngepel 5 Kali

News | Jum'at, 18 September 2026 | 17:16 WIB

365 Repeat The Year, Thriller Time Travel dengan Alur Penuh Plot Twist

365 Repeat The Year, Thriller Time Travel dengan Alur Penuh Plot Twist

Your Say | Jum'at, 18 September 2026 | 17:10 WIB

Malaysia Turun Tangan Bantu Padamkan Karhutla RI: Kirim Pesawat hingga 52 Anggota Pemadam

Malaysia Turun Tangan Bantu Padamkan Karhutla RI: Kirim Pesawat hingga 52 Anggota Pemadam

News | Jum'at, 18 September 2026 | 17:08 WIB

Heboh 25 Merek Beras Gizi Palsu, Pemkot Bandar Lampung Sidak Pasar dan Ancam Tarik Paksa Produk

Heboh 25 Merek Beras Gizi Palsu, Pemkot Bandar Lampung Sidak Pasar dan Ancam Tarik Paksa Produk

Lampung | Jum'at, 18 September 2026 | 17:07 WIB

Sampah Organik 14 Pasar di Kota Makassar Jadi Pakan Ternak Sapi

Sampah Organik 14 Pasar di Kota Makassar Jadi Pakan Ternak Sapi

Sulsel | Jum'at, 18 September 2026 | 17:06 WIB

Bahaya Kabut Asap Karhutla: Bisa Turunkan Fungsi Paru hingga Picu Kanker

Bahaya Kabut Asap Karhutla: Bisa Turunkan Fungsi Paru hingga Picu Kanker

News | Jum'at, 18 September 2026 | 17:00 WIB

Memahami Trauma Loop Ibu: Apakah Bisa Berdampak pada Pola Asuh Anak?

Memahami Trauma Loop Ibu: Apakah Bisa Berdampak pada Pola Asuh Anak?

Your Say | Jum'at, 18 September 2026 | 17:00 WIB

×