Penjelasan Puslabfor Soal Hilangnya 1 Peluru Nyasar di Gedung DPR

Bangun Santoso | Agung Sandy Lesmana | Suara.com

Kamis, 18 Oktober 2018 | 12:13 WIB
Penjelasan Puslabfor Soal Hilangnya 1 Peluru Nyasar di Gedung DPR
Anggota Staff Ahli Partai Gerindra saat memperlihatkan kaca yang pecah akibat peluru nyasar di lantai 16 Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Senin (15/10). (Suara.com/Fakhri Hermansyah)

Suara.com - Polisi baru menemukan empat buah proyektil peluru nyasar dari lima ruangan anggota dewan di gedung DPR RI. Sementara, satu proyektil peluru yang menyasar ke ruang kerja anggota Fraksi PAN Totok Daryanto di lantai 20 belum ditemukan.

Kepala Bidang Balistik, Metalurgi Forensik Puslabfor Polri, Kombes Ulung Kanjaya menduga hilangnya proyektil peluru itu karena lontaran peluru yang melesat ke ruangan Totok hanya mengenai kaca dan terjatuh ke luar bangunan.

"Yang ditemukan itu 4, itu kan, 5 penembakan, yang satu hilang. Yang satu kan enggak tembus tuh, mungkin jatuh keluar terus disapu sama pembersih, dia enggak tau kan setiap hari disapu tuh, jadi mungkin hilang disapu," kata Ulung saat dihubungi Suara.com, Kamis (18/10/2018).

Namun, Ulung tak bisa merinci berapa meter jangkauan dari peluru yang menyasar ke gedung DPR ketika dilepaskan tersangka IAW saat berlatih menembak dengan rekannya RMY di Lapangan Tembak, Senayan, Jakarta Pusat pada Senin (15/10) lalu. Menurutnya, jangkauan tembak itu tergantung dari sudut dan bahan peledak dari proyektil peluru tersebut.

Ketika melakukan latihan menembak, kedua PNS di Kementerian Perhubungan itu menggunakan senjata api jenis Glock 17.

"Kalau jangkauan senjata itu kan itu lintasan parabola, jangkauan parabola itu kan tergantung sudutnya, kalau sudutnya kecil karena peluru itu kan memiliki berat jadi cepet jatuh, tapi kalau maksimalnya itu sudutnya 45 jadi bisa jauh, tergantung juga isian pelurunya, bahan peledaknya gitu itu yang kekuatan tinggi atau sedang," kata dia menjelaskan.

Terkait insiden peluru nyasar ini, empat proyektil peluru yang ditemukan hanya berada di ruangan anggota Fraksi Demokrat Vivi Sumantri, anggota Fraksi Demokrat Khotibul Umam Wiranu, ruangan anggota Komisi III DPR Fraksi Partai Gerindra Wenny Warouw dan anggota Komisi VII DPR RI Bambang Heri Purnama.

Dari hasil uji balistik yang dilakukan Puslabfor Polri, empat proyektil yang ditemukan di beberapa ruangan anggota dewan itu identik dengan senpi yang dipakai IAW dan RMY saat berlatih menembak.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Empat Peluru di DPR Identik dengan Senjata Penembak Gedung DPR

Empat Peluru di DPR Identik dengan Senjata Penembak Gedung DPR

News | Kamis, 18 Oktober 2018 | 11:51 WIB

Pakai Drone, Polisi Sisir Gedung DPR Cari Proyektil Peluru Nyasar

Pakai Drone, Polisi Sisir Gedung DPR Cari Proyektil Peluru Nyasar

News | Kamis, 18 Oktober 2018 | 11:49 WIB

Peluru Nyasar DPR, Polisi Temukan Proyektil Kaliber 9 Milimeter

Peluru Nyasar DPR, Polisi Temukan Proyektil Kaliber 9 Milimeter

News | Rabu, 17 Oktober 2018 | 16:18 WIB

Demokrat Desak Polisi Investigasi Kasus Peluru Nyasar di DPR

Demokrat Desak Polisi Investigasi Kasus Peluru Nyasar di DPR

News | Rabu, 17 Oktober 2018 | 15:47 WIB

Gedung DPR Ditembak Lagi, Polisi Polda Metro Jaya Meluncur ke TKP

Gedung DPR Ditembak Lagi, Polisi Polda Metro Jaya Meluncur ke TKP

News | Rabu, 17 Oktober 2018 | 13:09 WIB

Terkini

Gencatan Senjata Semu, Iran hadang Operasi Militer AS di Selat Hormuz

Gencatan Senjata Semu, Iran hadang Operasi Militer AS di Selat Hormuz

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 09:42 WIB

Usut Korupsi Haji, KPK Masih Sisir Saksi Travel Sebelum Periksa Bos Maktour dan Kesthuri

Usut Korupsi Haji, KPK Masih Sisir Saksi Travel Sebelum Periksa Bos Maktour dan Kesthuri

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 09:36 WIB

Viral Parkir di Blok M Semrawut hingga Depan Kejagung, Dishub Jaksel Lapor Wali Kota

Viral Parkir di Blok M Semrawut hingga Depan Kejagung, Dishub Jaksel Lapor Wali Kota

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 09:24 WIB

Setop Jadi Konten Kreator Saat Tugas, Mabes Polri Larang Anggota Live Streaming di Medsos!

Setop Jadi Konten Kreator Saat Tugas, Mabes Polri Larang Anggota Live Streaming di Medsos!

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 08:46 WIB

Jakarta Dikepung Banjir: 115 RT Terendam, Ketinggian Air di Jaksel Tembus 2,4 Meter!

Jakarta Dikepung Banjir: 115 RT Terendam, Ketinggian Air di Jaksel Tembus 2,4 Meter!

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 08:17 WIB

UMKM RI Terjebak 'Simalakama': Pintar Produksi Tapi Gagal Jual Gara-gara Gempuran Barang Impor!

UMKM RI Terjebak 'Simalakama': Pintar Produksi Tapi Gagal Jual Gara-gara Gempuran Barang Impor!

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 08:01 WIB

Kontroversi Perayaan Ulang Tahun Menteri Israel, Pakai Kue Bentuk Tali Hukuman Gantung

Kontroversi Perayaan Ulang Tahun Menteri Israel, Pakai Kue Bentuk Tali Hukuman Gantung

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 07:59 WIB

Habib Rizieq Tuding 'Jenderal Baliho' Pengaruhi Prabowo Soal Yaman, Dudung: Tidak Usah Didengerin!

Habib Rizieq Tuding 'Jenderal Baliho' Pengaruhi Prabowo Soal Yaman, Dudung: Tidak Usah Didengerin!

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 07:44 WIB

Titah Kaesang Pangarep di Papua Barat: Jangan Biarkan Pembangunan Infrastruktur Terhenti

Titah Kaesang Pangarep di Papua Barat: Jangan Biarkan Pembangunan Infrastruktur Terhenti

News | Senin, 04 Mei 2026 | 23:21 WIB

Hormati Pertemuan PGI - HKBP dan Jusuf Kalla, GAMKI Ajak Publik Hindari Polarisasi

Hormati Pertemuan PGI - HKBP dan Jusuf Kalla, GAMKI Ajak Publik Hindari Polarisasi

News | Senin, 04 Mei 2026 | 23:09 WIB