Ketua MPR Dukung Usulan Dana Saksi Pemilu Ditanggung Pemerintah

Bangun Santoso, Ria Rizki Nirmala Sari

Kamis, 18 Oktober 2018 | 13:56 WIB
Ketua MPR Dukung Usulan Dana Saksi Pemilu Ditanggung Pemerintah
Ketua MPR Zulkifli Hasan. (Suara.com/Ria Rizki)

Suara.com - Ketua MPR Zulkifli Hasan sepakat atas usulan Komisi II yang meminta dana saksi Pemilu 2019 ditanggung seluruhnya oleh pemerintah. Pasalnya, partai politik yang dilarang mencari dana untuk kebutuhan logistik Pemilu 2019.

Zulkifli menjelaskan, partai politik selalu berada dalam posisi bimbang dalam urusan biaya pengadaan saksi. Sebab, pengadaan saksi di setiap Tempat Pemungutan Suara (TPS) membutuhkan biaya yang sangat tinggi.

"Contoh sederhana pilkada Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur saksinya 20 miliar (untuk) satu provinsi, nyari uang nggak boleh, cari ini nggak boleh, tapi kan saksi mesti ada," kata Zulkifli di Gedung Nusantara I, Kompleks Parlemen, Kamis (18/10/2018).

Karena pemerintah tidak mau dibebani oleh dana pengadaan saksi, maka menurut Zulkifli akhirnya banyak pihak parpol yang mencari dana di luar aturan. Akan tetapi, ia mengetahui tidak semua pihak parpol yang 'nakal' diketahui, hanya sebagian yang kemudian terkena Operasi Tangkap Tangan (OTT). Hal itu menurutnya sangatlah tidak adil.

"Negara nggak mau nanggung akhirnya ada yang ketahuan ada yang nggak. Yang ketahuan yang ketangkep, yang nggak ketahuan nggak ketangkep. Itu kan nggak adil," ujarnya.

Selain itu, Zulkifli pun tak merasa keberatan apabila nantinya pemerintah mendanai pengadaan saksi dan dilimpahkan kepada Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), bukan diberikan kepada masing-masing parpol.

"Nggak apa-apa masing-masing parpol ajukan satu saksi, kan? Dibiayai oleh Bawaslu uangnya di situ nggak apa-apa, nggak usah diserahkan ke partai, setuju tapi dibiayai negara," pungkasnya.

Untuk diketahui, Komisi II DPR RI mengusulkan dana saksi Pemilu 2019 ditanggung pemerintah. Hal tersebut diusulkan dikarenakan melihat partai politik tidak memiliki dana yang cukup untuk menghadirkan saksi di setiap TPS.

Usulan itu pun disetujui oleh 10 fraksi DPR dan sudah diserahkan kepada Badan Anggaran (Banggar) DPR. Akan tetapi, dana anggaran yang akan dikeluarkan negara masih akan diatur sesuai dengan dana yang tersedia.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Luhut dan Sri Mulyani Pose 1 Jari, Ketum PAN: Sepertinya Bercanda

Luhut dan Sri Mulyani Pose 1 Jari, Ketum PAN: Sepertinya Bercanda

News | Kamis, 18 Oktober 2018 | 13:55 WIB

Wakil Ketua MPR Desak Pimpinan Usut Peluru Nyasar di DPR

Wakil Ketua MPR Desak Pimpinan Usut Peluru Nyasar di DPR

News | Kamis, 18 Oktober 2018 | 02:00 WIB

KPU: Capres dan Cawapres Boleh Kampanye Pakai Videotron

KPU: Capres dan Cawapres Boleh Kampanye Pakai Videotron

News | Rabu, 17 Oktober 2018 | 18:20 WIB

Bawaslu Terima 13.945 Aduan Daftar Pemilih Pemilu 2019

Bawaslu Terima 13.945 Aduan Daftar Pemilih Pemilu 2019

News | Rabu, 17 Oktober 2018 | 11:53 WIB

PDIP Yakin Bawaslu Proses Pidato Zulhas di Pondok Pesantren

PDIP Yakin Bawaslu Proses Pidato Zulhas di Pondok Pesantren

News | Selasa, 16 Oktober 2018 | 15:07 WIB

Terkini

Ekonom Unsri Hitung Kerugian Karhutla Sumsel 2026 Capai Rp5,7 Triliun

Ekonom Unsri Hitung Kerugian Karhutla Sumsel 2026 Capai Rp5,7 Triliun

Sumsel | Senin, 02 November 2026 | 21:04 WIB

Merayakan Rindu dan Kegelisahan lewat Puisi di Buku Kidung Para Pencari

Merayakan Rindu dan Kegelisahan lewat Puisi di Buku Kidung Para Pencari

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 21:00 WIB

Fakta TPPO Modus Tentara Bayaran Rusia, Cuma Modal Latihan Sebulan Langsung Tempur

Fakta TPPO Modus Tentara Bayaran Rusia, Cuma Modal Latihan Sebulan Langsung Tempur

News | Senin, 02 November 2026 | 20:55 WIB

Santriwati Tidur Digeledah Polisi, KPAI Ungkap Dugaan Penodongan Senjata

Santriwati Tidur Digeledah Polisi, KPAI Ungkap Dugaan Penodongan Senjata

News | Senin, 02 November 2026 | 20:49 WIB

Direkrut Jadi Tentara Bayaran Rusia, Korban TPPO Cuma Dilatih Sebulan Sebelum ke Medan Perang

Direkrut Jadi Tentara Bayaran Rusia, Korban TPPO Cuma Dilatih Sebulan Sebelum ke Medan Perang

News | Senin, 02 November 2026 | 20:36 WIB

Wanita Diduga ODGJ Melahirkan di Pinggir Jalan Pematangsiantar, Bayi Meninggal Dunia

Wanita Diduga ODGJ Melahirkan di Pinggir Jalan Pematangsiantar, Bayi Meninggal Dunia

Sumut | Senin, 02 November 2026 | 20:26 WIB

Proteksi Double! 4 Sunscreen Lokal PDRN Ini Bikin Wajah Awet Muda dan Sehat

Proteksi Double! 4 Sunscreen Lokal PDRN Ini Bikin Wajah Awet Muda dan Sehat

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 20:25 WIB

Debut Sistem Skor 3x15 BWF, 707 Pebulu Tangkis dari 8 Negara Siap Bersaing di Superliga Junior 2026

Debut Sistem Skor 3x15 BWF, 707 Pebulu Tangkis dari 8 Negara Siap Bersaing di Superliga Junior 2026

Sport | Senin, 02 November 2026 | 20:24 WIB

Tergiur Bonus Ratusan Juta, 58 Korban TPPO Nyaris Dikirim ke Medan Perang Rusia

Tergiur Bonus Ratusan Juta, 58 Korban TPPO Nyaris Dikirim ke Medan Perang Rusia

News | Senin, 02 November 2026 | 20:21 WIB

Cara Mengaktifkan BPJS PBI yang Tidak Aktif, Ini Langkah Reaktivasi dan Syaratnya

Cara Mengaktifkan BPJS PBI yang Tidak Aktif, Ini Langkah Reaktivasi dan Syaratnya

Lifestyle | Senin, 02 November 2026 | 20:20 WIB

×