Bertapa di Gunung Sejak 2017, Ponco Ngaku Disuruh Ratu Kidul

Reza Gunadha

Jum'at, 19 Oktober 2018 | 14:56 WIB
Bertapa di Gunung Sejak 2017, Ponco Ngaku Disuruh Ratu Kidul
Ponco Harjono, kakek yang menghabiskan hari/harinya bertapa di Boyolali. [Solopos/Nadia Lutfiana Mawarni]

Suara.com - Ponco Harjono, kakek berusia 93 tahun yang mengakui diri sebagai aktivis pembela HAM, sejak setahun silam menghabiskan hari-harinya di Bukit Rogo Runting, Desa Tanjung,  Klego, Boyolali, Jawa Tengah, untuk bertapa meminta bantuan Ratu Kidul—sosok mitos di Pulau Jawa.

Ponco mengakui bertapa atas dawuh Ratu Kidul. Sebelum menjejakkan kaki ke Bukit Rogo Runting, Ponco mengakui telah bertapa selama 80 hari di kawasan Pengging, Banyudono.

Saat Solopos—jaringan Suara.com menjumpainya Selasa, 18 September 2018 lalu, aktivitas bertapa itu dia lakoni sejak 2017 silam.

Pada 40 hari pertama, Ponco mengakui mendapatkan bekal 4.000 prajurit gaib dari Ratu Pengging. Pada empat puluh hari kedua, dia diperintahkan pergi ke Yogyakarta untuk bertapa.

Ponco lantas pergi ke Yogyakarta bersama prajurit gaib dan bertapa selama 40 hari di kawasan milik Keraton Kasultanan Yogyakarta. Pada akhir masa pertapaannya, Ponco mengakui telah dijumpai Ratu Kidul, penguasa laut selatan.

Ratu Kidul berpesan kepada Ponco agar dia bertapa hingga “selesai”. “Maksudnya ‘selesai’ itu mendapatkan kebutuhan batin yang kita inginkan, itu kita sendiri yang tahu,” imbuhnya.

Enam puluh hari penuh kenihilan membuat Ponco kembali ke Boyolali. Dia memutuskan pergi bertapa di Bukit Rogo Runting atas usul dari salah satu prajurit gaib.

Ketika ditemui, Ponco mengaku sudah tinggal di Bukit Rogo Runting selama 62 hari. Rencananya dia ingin menggenapkan hari bertapa hingga 90 hari, yakni Selasa, 16 Oktober pekan ini.

Jika tetap tidak mendapatkan yang diinginkan, Ponco akan pindah tempat bertapa di kawasan Wedi, Klaten.

baca juga

Ponco hari itu berkopiah dan mengenakan kemeja putih. Dia mengakui berganti baju tiap lima hari sekali. Tidak ada aktivitas mencuci atau mandi. Air hanya dia gunakan untuk keperluan buang air besar dan kecil.

Bahkan, salat tetap dia lakukan tanpa berwudu dan hanya tayamum menggunakan debu. Kamar tidur Ponco adalah selembar tikar yang dia letakkan di samping batu nisan Rogo Runting. Di samping tikar, tumpukan baju tampak berantakan tak dilipat.

“Ini akan dicuci setelah saya turun,” ucap Ponco.

Tidak ada listrik, televisi, radio, maupun alat komunikasi. Ponco hanya membawa beberapa buku yang akan dia baca untuk mengusir rasa bosan. Selain membaca, aktivitasnya hanya terbatas pada berdoa dan tidur.

Untuk memenuhi kebutuhan makan dan minum, Ponco mengandalkan warga di sekitar desa. Biasanya warga akan membawakan makan dengan bungkus plastik atau daun agar tak perlu repot mencuci.

Ditanya soal alasan bertapa, Ponco mengaku kepercayaannya itu berangkat dari sejarah kerajaan Demak.

Kakek itu menuturkan Demak berdiri pada 1513 Masehi, lewat beberapa tokoh Kerajaan Majapahit yang memutuskan memeluk Islam.

Kala itu raja pertama Demak, Raden Patah, meminta sang ayah, Prabu Brawijaya untuk memeluk Islam. Namun Prabu Brawijaya menolak.

Penolakan Brawijaya memeluk Islam membuat rambutnya harus digunting oleh Sunan Kalijaga. Namun, Sunan Kalijaga gagal menggunting rambut tersebut.

Sunan Kalijaga kemudian membaca pertanda bahwa 500 tahun setelah berdirinya Kerajaan Demak moral umat Islam akan rusak.

Bagi Ponco, perkataan Sunan Kalijaga itu terbukti benar karena pada 2013, 500 tahun setelah Kerajaan Demak berdiri, Menteri Agama Suryadharma Ali terbukti melakukan korupsi dana haji.

Terpisah, Kepala Desa Tanjung, Suyadi, mengatakan Bukit Rogo Runting masih dipercaya sebagai tempat mencari berkah.

“Biasanya ada orang datang untuk berdoa, berziarah, dan kadang-kadang bertapa,” ujar dia.

Berita ini kali pertama diterbitkan Solopos.com dengan judul “Kakek 93 Tahun Bertapa Puluhan Hari di Boyolali, Demi Apa?”

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Siswanto Penipu Spesialis Janda Via Facebook Dibekuk

Siswanto Penipu Spesialis Janda Via Facebook Dibekuk

News | Jum'at, 19 Oktober 2018 | 13:14 WIB

Jawa Tengah Akan Tampung Korban Gempa Palu di Asrama Haji

Jawa Tengah Akan Tampung Korban Gempa Palu di Asrama Haji

News | Kamis, 04 Oktober 2018 | 14:46 WIB

Siswi SMK Klaten Dibegal dan Dianiaya Teman Usai Mendaki Gunung

Siswi SMK Klaten Dibegal dan Dianiaya Teman Usai Mendaki Gunung

News | Rabu, 19 September 2018 | 19:42 WIB

Keajaiban Kakek Tukang Tambal Ban, Ekonomi Minus Bisa Naik Haji

Keajaiban Kakek Tukang Tambal Ban, Ekonomi Minus Bisa Naik Haji

News | Rabu, 01 Agustus 2018 | 03:58 WIB

Monumen Susu Tumpah Mau Dibuat di Boyolali, Bentuknya?

Monumen Susu Tumpah Mau Dibuat di Boyolali, Bentuknya?

News | Minggu, 29 Juli 2018 | 17:10 WIB

Terkini

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:42 WIB

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Bola | Senin, 02 November 2026 | 23:25 WIB

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:05 WIB

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Sumsel | Senin, 02 November 2026 | 23:02 WIB

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Jabar | Senin, 02 November 2026 | 22:57 WIB

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 22:52 WIB

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

Bogor | Senin, 02 November 2026 | 22:49 WIB

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Banten | Senin, 02 November 2026 | 22:39 WIB

×