Diklaim Bunuh Diri, Pemuda 21 Tahun Dibunuh Pacar Sejenis

Reza Gunadha

Sabtu, 20 Oktober 2018 | 17:40 WIB
Diklaim Bunuh Diri, Pemuda 21 Tahun Dibunuh Pacar Sejenis
Julianto diperiksa penyidik Unit Reskrim Polsek Bintim. [Batamnews]

Suara.com - Kardianus Rinyuang, pemuda berusia 21 tahun yang sempat diduga tewas gantung diri di Kampung Kolong Enam RT1/RW22, Kelurahan Kijang Kota, Kecamatan Bintan Timur (Bintim), Batam, Kepulauan Riau, Kamis (18/10), ternyata korban pembunuhan.

Remaja kelahiran Kabupaten Landak, Provinsi Kalimantan Barat itu dibunuh oleh Julianto (24) yang tak lain adalah kekasihnya sesama jenis.

Kapolsek Bintim Ajun Komisaris Muchlis Nadjar mengatakan, setelah dilakukan pemeriksaan terhadap Julianto selama beberapa jam, akhirnya dia mengaku membunuh Kardianus.

"Julianto kami tetapkan sebagai tersangka. Sebab dia telah mengakui melakukan pembunuhan," ujar Nadjar di Mapolsek Bintim, Sabtu (20/10/2018), seperti diberitakan Batamnews—jaringan Suara.com.

Berdasarkan pengakuan pelaku, Kamis (18/10) sekitar pukul 01.00 WIB, Kardianus saat itu sedang duduk sambil termenung di dalam rumah Julianto.

Julianto lantas mengambil tali tambang di samping sumur belakang rumahnya, dan kembai masuk ke rumah.

Melihat Kardianus masih termenung, tiba-tiba dari arah belakang Julianto langsung menjerat leher kekasihnya. Sempat ada perlawanan dari Kardianus, namun usaha itu sia-sia karena jeratan tali begitu kuat.

Setelah Kardianus lemas, Julianto merangkul dari arah depan dan menyeretnya ke luar rumah sampai ke samping teras depan. Selanjutnya, tali tambang itupun dililit ke leher Kardianus lalu diikat ke kayu atap rumah.

"Pelaku ingin menghilangkan atau menyamarkan jejak pembunuhan itu. Jadi dia membuat drama seolah-olah korban tewas karena gantung diri," jelasnya.

baca juga

Setelah Kardianus berposisi seperti orang gantung diri, Julianto melanjutkan aksinya dengan meminta pertolongan tetangga, Jejen (48).

Di sana pelaku berpura-pura ketakutan dan meyakinkan Jejen kalau Kardianus bunuh diri dan harus segera diselamatkan.

Dikarenakan tidak tahu, Jejen langsung ikut menolong mengevakuasi Kardianus ke Klinik Yaskespen Antam. Setelah diperiksa, petugas medis piket klinik menyatakan Kardianus telah tewas dan disarankan dibawa ke RSUD Bintan.

"Dokter piket RSUD Bintan juga menyatakan korban sudah meninggal dunia terlebih dahulu sebelum sampai ke rumah sakit. Lalu, kasus ini dilaporkan ke polisi," bebernya.

Kardianus dan Julianto ternyata memiliki hubungan asmara sesama jenis alias homoseksual. Namun, polisi belum mengetahui motif yang menyebabkan Julianto tega menghabisi nyawa kekasihnya itu.

"Kasus ini ditingkatkan dari penyelidikan ke penyidikan. Pelaku kami tahan di sel dan saat ini kami sedang mengungkap motif yang menyebabkan pelaku membunuh korban," ucapnya.

Berita ini kali pertama diterbitkan Batamnews.co.id dengan judul ”Duh, Ternyata Kardianus Dibunuh Kekasih Sesama Jenis

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Lesbian Biasanya Miliki Ciri Fisik Unik Ini

Lesbian Biasanya Miliki Ciri Fisik Unik Ini

Tekno | Kamis, 18 Oktober 2018 | 15:14 WIB

4 Negara ASEAN Ramaikan International Dragon Boat Race 2018

4 Negara ASEAN Ramaikan International Dragon Boat Race 2018

Lifestyle | Kamis, 18 Oktober 2018 | 18:00 WIB

Sambil Video Call dengan Pacar, Siswi SMA Gantung Diri

Sambil Video Call dengan Pacar, Siswi SMA Gantung Diri

News | Rabu, 17 Oktober 2018 | 16:48 WIB

Terkini

KPK Lelang Barang Rampasan Koruptor, iPhone XS Rp 231 Ribu Laku Rp 34 Juta

KPK Lelang Barang Rampasan Koruptor, iPhone XS Rp 231 Ribu Laku Rp 34 Juta

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:14 WIB

AMMSI Dukung MBG Ditiadakan Saat Libur Sekolah, Tegaskan Tolak Praktik 'Jual Beli Titik' Dapur Liar

AMMSI Dukung MBG Ditiadakan Saat Libur Sekolah, Tegaskan Tolak Praktik 'Jual Beli Titik' Dapur Liar

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:11 WIB

Ribuan Mahasiswa Geruduk DPR Demo Harga BBM, Jalan Gatot Subroto Ditutup

Ribuan Mahasiswa Geruduk DPR Demo Harga BBM, Jalan Gatot Subroto Ditutup

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:10 WIB

Tersangka Kasus Korupsi Haji Asrul Aziz Ajukan Penangguhan Penahanan

Tersangka Kasus Korupsi Haji Asrul Aziz Ajukan Penangguhan Penahanan

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:07 WIB

Aksi di DPR, PB HMI MPO Angkat Patung Jelangkung dan Serukan 'Pembebasan Nasional'

Aksi di DPR, PB HMI MPO Angkat Patung Jelangkung dan Serukan 'Pembebasan Nasional'

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 16:59 WIB

Bukan Urusan Politik, Mensesneg Bongkar Isi Pertemuan Didit Hediprasetyo dan Jokowi

Bukan Urusan Politik, Mensesneg Bongkar Isi Pertemuan Didit Hediprasetyo dan Jokowi

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 16:59 WIB

LPDB Koperasi Perkuat Ekosistem Koperasi, KKMP Sampangan dan KUD Usaha Mina Jadi Contoh Usaha Produk

LPDB Koperasi Perkuat Ekosistem Koperasi, KKMP Sampangan dan KUD Usaha Mina Jadi Contoh Usaha Produk

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 16:55 WIB

WFH dari Hambalang, Prabowo Bahas Naturalisasi hingga Masa Depan Timnas Indonesia

WFH dari Hambalang, Prabowo Bahas Naturalisasi hingga Masa Depan Timnas Indonesia

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 16:44 WIB

Geruduk DPR, Mahasiswa Desak Evaluasi Program MBG dan Kebijakan Anggaran

Geruduk DPR, Mahasiswa Desak Evaluasi Program MBG dan Kebijakan Anggaran

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 16:34 WIB

Rekayasa Kematian Gagal! Brigadir Rizka Sintiani Divonis 10 Tahun usai Terbukti Bunuh Suami

Rekayasa Kematian Gagal! Brigadir Rizka Sintiani Divonis 10 Tahun usai Terbukti Bunuh Suami

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 16:23 WIB