Sekeluarga Tewas, Jasad Sang Ayah Ditemukan Masih Genggam Pistol

Reza Gunadha

Rabu, 24 Oktober 2018 | 17:54 WIB
Sekeluarga Tewas, Jasad Sang Ayah Ditemukan Masih Genggam Pistol
Empat orang dalam satu keluarga ditemukan tewas dengan luka bekas tembakan di kepala, di rumah mereka sendiri, Jalan Villa Keboh Sirih RT5/RW5, Kelurahan Bukit Sangkal, Kecamatan Kalidoni, Palembang, Sumatera Selatan, Rabu (24/10/2018). [dok.Polda Sumsel]

Suara.com - Fransiskus Xaverius Ong, ditemukan tewas masih memegang pistol airsofgun jenis revolver yang sudah dimodifikasi menjadi senjata api, dalam peristiwa tewasnya empat orang sekeluarga di rumah lantai dua, Palembang, Sumatera Selatan, Rabu (24/10/2018).

Lelaki berusia 45 tahun di Palembang, Sumatera Selatan, diduga membunuh istri Margaret Yentin Liana (43) dan kedua anaknya, yakni Rafael Fransiskus (18; lelaki), dan Kathlyn Fransiskus (11; perempuan). Setelahnya, ia diduga menembak dirinya sendiri sampai tewas, Rabu dini hari.

Peristiwa itu baru diketahui petugas kepolisian dari dua pembantu yang menemukan jasad keempat majikannya di Jalan Villa Kebun Sirih Blok A18, RT5/RW1, Kelurahan Bukit Sangkal, Kecamatan Kalidoni, Rabu pagi.

Bermula saat Dewi (28) dan Sarah (20), kedua pembantu, hendak membersihkan rumah dan membuat sarapan sekitar pukul 06.00 WIB.

Saat masuk ke dalam kamar korban Rafael, Dewi dan Sarah dibuat terkejut melihat korban dalam keadaan tertelungkup bersimbah darah.

Setelah didekati, keduanya menemukan luka bekas tembakan di bagian kepala. Melihat kondisi itu, ia berteriak meminta pertolongan.

Para tetangga yang mendengar teriakan itu langsung datang ke rumah korban bersama Ketua RT setempat, Purwadi. Mereka lantas melapor ke polisi.

”Saat ditemukan, satu unit senjata api jenis revolver masih digenggam oleh Ong,” kata Ditreskrimum Polda Sumsel Komisaris Besar Budi Suryanto.

Ong diduga membunuh istri dan kedua anaknya sebelum membunuh dirinya sendiri. Ia mengatakan, itu merupakan dugaan sementara.

baca juga

”Itu baru dugaan sementara. Suami membunuh istri dan kedua anaknya. Setelahnya ia menembak dirinya sendiri, di kepala,” kata Budi Suryanto.

Berdasarkan informasi aparat kepolisian yang didapat Suara.com, Kathlyn tewas di kamarnya dengan posisi tertelentang. Pada kepalanya terdapat luka tembakan.

Rafael, kakak Kathlyn juga ditemukan tewas tertelentang di kamarnya sendiri.

Sementara suami istri Ong dan Margaret tewas di peraduannya. Margaret tewas tertelungkup sembari tangan kanannya memeluk sang suami.

Ong sehari-hari dikenal menekuni penyalur desain interior dan memiliki kantor tepat di sebelah rumahnya.

Kasus tewasnya satu keluarga inipun merebak di sosial media terutama grup WhatsApp.

Kontributor : Andhiko Tungga Alam

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Selain Istri dan Anak, Ong Juga Tembak Dua Anjing Kesayangan

Selain Istri dan Anak, Ong Juga Tembak Dua Anjing Kesayangan

News | Rabu, 24 Oktober 2018 | 16:48 WIB

Misteri Tulisan Tangan di Rumah Korban Tewas Sekeluarga

Misteri Tulisan Tangan di Rumah Korban Tewas Sekeluarga

News | Rabu, 24 Oktober 2018 | 16:14 WIB

Surat Perpisahan Pilu di Rumah Satu Keluarga yang Tewas Ditembak

Surat Perpisahan Pilu di Rumah Satu Keluarga yang Tewas Ditembak

News | Rabu, 24 Oktober 2018 | 16:11 WIB

Ong Diduga Tembak Istri dan Dua Anaknya, Kemudian Bunuh Diri

Ong Diduga Tembak Istri dan Dua Anaknya, Kemudian Bunuh Diri

News | Rabu, 24 Oktober 2018 | 15:40 WIB

Terkini

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:42 WIB

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Bola | Senin, 02 November 2026 | 23:25 WIB

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:05 WIB

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Sumsel | Senin, 02 November 2026 | 23:02 WIB

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Jabar | Senin, 02 November 2026 | 22:57 WIB

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 22:52 WIB

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

Bogor | Senin, 02 November 2026 | 22:49 WIB

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Banten | Senin, 02 November 2026 | 22:39 WIB

×