Pembakaran Bendera Tauhid, Ini Pernyataan Menteri Agama

Reza Gunadha | Dwi Bowo Raharjo | Suara.com

Rabu, 24 Oktober 2018 | 18:53 WIB
Pembakaran Bendera Tauhid, Ini Pernyataan Menteri Agama
Menteri Agama RI Lukman Hakim Saifuddin di kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu (24/10/2018). [Suara.com/Dwi Bowo Rahardjo]

Suara.com - Bendera "Tauhid" Dibakar di Hari Santri, Menag: Sangat Mengusik Kedamaian Kita

Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin buka suara terkait polemik pembakaran bendera berkalimat tauhid oleh anggota Banser Nahdlatul Ulama di Garut, Jawa Barat.

Lukman meminta semua pihak untuk bisa menahan diri dan menyerahkan sepenuhnya pada aparat kepolisian.

"Karena informasi yang kita dapatkan kan cukup beragam. Misalnya penjelasan dari GP Anshor yang mengatakan itu ada penyusupan, ada pihak-pihak yang membawa bendera HTI lalu kemudian itu dinilai sebagai bentuk provokasi tersendiri," kata Lukman di kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu (24/10/2018).

"Sebagian anggota Banser kemudian terprovokasi, lalu melakukan tindakan pembakaran seperti itu yang tujua sebenarnya untuk menjaga kemurnian atau kesucian dari tulisan kalimat tauhid," Lukman menambahkan.

Lukman kemudian mengatakan, ada informasi lain yang beredar, di mana Polda Jawa Barat mengatakan pembakaran bendera karena terkait ormas terlarang Hizbut Tahrir Indonesia.

"Oleh karena itu, pertama menurut hemat saya, kita harus memberikan waktu yang cukup kepada aparat penegak hukum untuk melihat persoalan ini secara menyeluruh, sehingga pihak-pihak yang bersalah harus mendapatkan sanksi secara hukum," ucap Lukman.

Selain itu, Kementerian Agama juga menyayangkan aksi pembakaran bendera berkalimat tauhid yang dilakukan oknum Banser NU bertepatan dengan peringatan Hari Santri Nasional tahun 2018 bertema ”Bersama Santri Damailah Negeri”.

"Jadi ini sangat mengusik kedamaian kita, sangat mengusik citra santri yang sebenarnya senantiasa di mana pun, kapan pun, atau siapa pun senantiasa menebarkan kedamaian," kata Lukman.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

PBNU: Pembakaran Bendera Tauhid Bukan Penodaan Agama

PBNU: Pembakaran Bendera Tauhid Bukan Penodaan Agama

News | Rabu, 24 Oktober 2018 | 18:41 WIB

Said Aqil: Polisi Kecolongan Soal Aksi Pembakaran Bendera Tauhid

Said Aqil: Polisi Kecolongan Soal Aksi Pembakaran Bendera Tauhid

News | Rabu, 24 Oktober 2018 | 18:24 WIB

MUI Minta Maafkan Pembakar Bendera Tauhid

MUI Minta Maafkan Pembakar Bendera Tauhid

News | Rabu, 24 Oktober 2018 | 17:48 WIB

NU Yakin Banser Pembakar Bendera Tauhid Korban Provokasi

NU Yakin Banser Pembakar Bendera Tauhid Korban Provokasi

News | Rabu, 24 Oktober 2018 | 17:35 WIB

Terkini

Tradisi Lama, Salat Idulfitri di Gumuk Pasir Kretek Jadi Magnet Umat Muslim Jogja

Tradisi Lama, Salat Idulfitri di Gumuk Pasir Kretek Jadi Magnet Umat Muslim Jogja

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 10:46 WIB

Bukan Lagi Lokal! Begini Cara Muhammadiyah Tetapkan Hari Raya Islam Berlaku Sedunia

Bukan Lagi Lokal! Begini Cara Muhammadiyah Tetapkan Hari Raya Islam Berlaku Sedunia

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 10:38 WIB

PP Muhammadiyah: Lebaran Beda Itu Biasa, Jangan Pertajam Perbedaan

PP Muhammadiyah: Lebaran Beda Itu Biasa, Jangan Pertajam Perbedaan

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 10:05 WIB

Khotbah Idulfitri Haedar Nashir: Peradaban Modern di Ambang Kehancuran Akibat Ulah 'Predator' Dunia

Khotbah Idulfitri Haedar Nashir: Peradaban Modern di Ambang Kehancuran Akibat Ulah 'Predator' Dunia

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 09:18 WIB

Ketua Umum PP Muhammadiyah Minta Tak Pertajam Perbedaan Idulfitri, Imbau Tokoh Agama Jaga Kesejukan

Ketua Umum PP Muhammadiyah Minta Tak Pertajam Perbedaan Idulfitri, Imbau Tokoh Agama Jaga Kesejukan

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 08:59 WIB

Respons Dinamika Timur Tengah, Presiden Prabowo Pimpin Rapat Strategis Penghematan Energi

Respons Dinamika Timur Tengah, Presiden Prabowo Pimpin Rapat Strategis Penghematan Energi

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 08:36 WIB

Prabowo Pangkas Anggaran 'Akal-akalan' Rp308 Triliun: Jika Tak Dipotong, Ini ke Arah Korupsi

Prabowo Pangkas Anggaran 'Akal-akalan' Rp308 Triliun: Jika Tak Dipotong, Ini ke Arah Korupsi

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 08:25 WIB

BNI Hadirkan Agen46 di Jalur Mudik, Permudah Transaksi  Pemudik

BNI Hadirkan Agen46 di Jalur Mudik, Permudah Transaksi Pemudik

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 08:20 WIB

Sentil Pejabat Daerah, Prabowo: Saya Presiden Pakai Mobil Rp1 Miliar, Gubernur Beli Rp8 Miliar

Sentil Pejabat Daerah, Prabowo: Saya Presiden Pakai Mobil Rp1 Miliar, Gubernur Beli Rp8 Miliar

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 08:18 WIB

Tak Penuhi Standar, Presiden Prabowo Tangguhkan 1.030 Dapur Makan Bergizi Gratis

Tak Penuhi Standar, Presiden Prabowo Tangguhkan 1.030 Dapur Makan Bergizi Gratis

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 07:59 WIB