Cara Sandiaga Tanggapi Kemarahan Cucu Bung Hatta

Bangun Santoso | Ria Rizki Nirmala Sari | Suara.com

Sabtu, 27 Oktober 2018 | 11:19 WIB
Cara Sandiaga Tanggapi Kemarahan Cucu Bung Hatta
Sandiaga Uno di SMA Pangudi Luhur Jakarta, Jalan Brawijaya IV, Jakarta Selatan, Sabtu (27/10/2018). (Suara.com/Ria Rizki)

Suara.com - Calon Wakil Presiden Nomor Urut 02, Sandiaga Uno meminta agar tidak memperkeruh soal kemarahan cucu Mohammad Hatta atau Bung Hatta, Gustika Jusuf Hatta di jejaring media sosial. Sandiaga mengaku, Bung Hatta merupakan sosok yang sangat diteladaninya.

Belum lama ini, cucu Bung Hatta itu tampak marah dan tidak terima kakeknya disamakan dengan sosok Sandiaga. Apalagi nama Bung Hatta kerap disebut-sebut untuk kepentingan politik.

"Jangan terjebak kepada hal-hal yang sangat tidak substantif menurut saya. Tentunya kita akan forever berutang ke keluarga Bung Hatta. Kita semua sangat meneladani dan mengidolakan Bung Hatta sebagai proklamator," kata Sandiaga di SMA Pangudi Luhur Jakarta, Jalan Brawijaya IV, Jakarta Selatan, Sabtu (27/10/2018).

Menanggapi kemarahan dari Gustika, Sandiaga justru berterima kasih kepada keluarga besar Bung Hatta yang tidak pernah berhenti untuk meneladani ideologi-ideologi Bung Hatta hingga kini.

"Kita ucapkan betul-betul rasa syukur dan terima kasih kepada keluarga Bung Hatta dan sudah sewajibnya anak-anak Bung Hatta dan cucu-cucu Bung Hatta bukan hanya yang biologis tapi yang juga ideologis meneladani inspirasi beliau," bebernya.

Menurut Sandiaga, salah satu yang diteladaninya dari sosok Bung Hatta ialah tidak lepas dari kata hemat. Sandiaga mengetahui bahwa Bung Hatta selalu menerapkan hidup hemat dan menurutnya selalu menjadi teladan bahkan harus diikuti untuk dunia politik.

"Nah ini yang gimana politik kita bisa hemat, Bung Hatta tuh mendorong sampai tertulis kan bagaimana dia nggak membeli sepatu, dia simpan gambarnya. Ini sekarang ekonomi kita juga perlu seperti itu, kita perlu penghematan," pungkasnya.

Sebelumnya, cucu Bung Hatta, Gustika Jusuf Hatta tidak terima kalau sosok kakeknya disamakan dengan Calon Wakil Presiden Sandiaga Uno. Gustika emosi mendengar nama kakeknya selalu disebut-sebut untuk kepentingan pilpres.

"Untuk orang yang kesabarannya minus kayak gue gini denger kakek gue disamain sama sandiaga uno rasanya mau muntah. every. single. time. waktu pilpres. why. cant. you find. your own fucking voice. Hatta is hatta, you is you. i am a hatta, but i ain't bung hatta. Anj*ng," tulis Gustika dalam akun Twitter pribadinya @Gustika pada Rabu (24/10/2018).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Bung Hatta Disamakan dengan Sandiaga, Djarot: Suka Komen Cucunya

Bung Hatta Disamakan dengan Sandiaga, Djarot: Suka Komen Cucunya

News | Sabtu, 27 Oktober 2018 | 10:06 WIB

Soal Cantrang, PSI: Sandiaga Bukan Bela Nelayan Tapi Pengusaha

Soal Cantrang, PSI: Sandiaga Bukan Bela Nelayan Tapi Pengusaha

News | Jum'at, 26 Oktober 2018 | 14:14 WIB

Bawaslu: Jokowi - Ma'ruf Tak Perlu Minta Maaf ke Prabowo - Sandi

Bawaslu: Jokowi - Ma'ruf Tak Perlu Minta Maaf ke Prabowo - Sandi

News | Jum'at, 26 Oktober 2018 | 13:38 WIB

Jubir Prabowo-Sandi Sebut Koalisi Pendukung Jokowi Tak Harmonis

Jubir Prabowo-Sandi Sebut Koalisi Pendukung Jokowi Tak Harmonis

News | Jum'at, 26 Oktober 2018 | 12:07 WIB

Disebut Goblok Menteri Susi, Sandiaga: Kami Berteman Sangat Baik

Disebut Goblok Menteri Susi, Sandiaga: Kami Berteman Sangat Baik

News | Kamis, 25 Oktober 2018 | 20:41 WIB

Terkini

Bulog Pastikan Beras SPHP Tetap Terjangkau untuk Masyarakat

Bulog Pastikan Beras SPHP Tetap Terjangkau untuk Masyarakat

News | Senin, 18 Mei 2026 | 23:19 WIB

Kapal Berisi Jurnalis dan Relawan Indonesia Dibajak, Kemlu Kecam Keras Militer Israel

Kapal Berisi Jurnalis dan Relawan Indonesia Dibajak, Kemlu Kecam Keras Militer Israel

News | Senin, 18 Mei 2026 | 23:14 WIB

Mensos Gus Ipul Minta Penjangkauan Calon Siswa Sekolah Rakyat Tepat Sasaran

Mensos Gus Ipul Minta Penjangkauan Calon Siswa Sekolah Rakyat Tepat Sasaran

News | Senin, 18 Mei 2026 | 23:14 WIB

Menjaga Protein dari Hulu, Misi SPHP Jagung Meredam Gejolak Harga Telur

Menjaga Protein dari Hulu, Misi SPHP Jagung Meredam Gejolak Harga Telur

News | Senin, 18 Mei 2026 | 23:11 WIB

Tak Terima Dituntut 5 Tahun Penjara, Noel Ebenezer: KPK Harus Taubat Nasuha

Tak Terima Dituntut 5 Tahun Penjara, Noel Ebenezer: KPK Harus Taubat Nasuha

News | Senin, 18 Mei 2026 | 23:09 WIB

Raksasa Sawit PT Musim Mas Jadi Tersangka Perusakan Lingkungan, Kerugian Capai Rp187 Miliar

Raksasa Sawit PT Musim Mas Jadi Tersangka Perusakan Lingkungan, Kerugian Capai Rp187 Miliar

News | Senin, 18 Mei 2026 | 21:18 WIB

9 WNI Hilang Kontak Usai Diintersep Israel, GPCI Langsung Siagakan 3 KJRI untuk Evakuasi

9 WNI Hilang Kontak Usai Diintersep Israel, GPCI Langsung Siagakan 3 KJRI untuk Evakuasi

News | Senin, 18 Mei 2026 | 21:16 WIB

DPR Desak Kemenhub Awasi Ketat Fuel Surcharge, Jangan Sampai Harga Tiket Ugal-ugalan

DPR Desak Kemenhub Awasi Ketat Fuel Surcharge, Jangan Sampai Harga Tiket Ugal-ugalan

News | Senin, 18 Mei 2026 | 21:10 WIB

Dirjen Binwasnaker K3 Dituntut 4,5 Tahun, Sultan Kemnaker 6 Tahun Penjara

Dirjen Binwasnaker K3 Dituntut 4,5 Tahun, Sultan Kemnaker 6 Tahun Penjara

News | Senin, 18 Mei 2026 | 21:08 WIB

Pramono Anung Resmikan Integrasi CCTV Jakarta, Targetkan 24 Ribu Titik Pantau

Pramono Anung Resmikan Integrasi CCTV Jakarta, Targetkan 24 Ribu Titik Pantau

News | Senin, 18 Mei 2026 | 20:40 WIB