Indonesia Sukses Kelola Gambut, Kongo Kirim Tim untuk Belajar

Fabiola Febrinastri

Senin, 29 Oktober 2018 | 13:43 WIB
Indonesia Sukses Kelola Gambut, Kongo Kirim Tim untuk Belajar
Lahan reklamasi tailing PT Freeport Indonesia.

Suara.com - Pemerintah Republik Kongo dan Republik Demokratik Kongo melaksanakan kunjungan kerja ke sejumlah tempat di Pontianak, Kalimantan Barat, selama dua hari, yaitu Sabtu (27/10/2018) dan Minggu (28/10/2018). Kunjungan tersebut merupakan tindak lanjut pertemuan "The 3rd Meeting of the Partners of Global Peatlands Initiative (GPI-3)", yang diselenggarakan oleh United Nations on Environment Programme (UNEP), di Brazzaville, Maret 2018.

Pada pertemuan tersebut, paparan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK), Siti Nurbaya tentang pengelolaan ekosistem gambut Indonesia mendapat apresiasi tinggi dari 50 negara peserta. Pertemuan itu sendiri menghasilkan Deklarasi Brazzaville, dimana pemerintah Kongo dan Indonesia menyepakati kolaborasi dan kerja sama terkait pengelolaan gambut berkelanjutan.

Lembah Gambut Kongo (Congo Basin) merupakan ekosistem gambut dengan luasan terbesar kedua di dunia dan memiliki potensi menyerap karbon yang setara dengan tiga tahun emisi gas rumah kaca global. Kehadiran pemerintah Republik Kongo dan Republik Demokratik Kongo ke Indonesia adalah untuk mempelajari pengelolaan gambut.

Adapun delegasi pemerintah Republik Kongo adalah Menteri Lingkungan Hidup dan Pariwisata Republik Kongo, Ms. Arlette Soudan-Nonaults, didampingi oleh Direktur Jenderal Kementerian Lingkungan Hidup dan Pembangunan Berkelanjutan Republik Demokratik Kongo, Mr. Jose Ilanga Lofonga.

Pada kunjungan kerja ke markas Manggala Agni Daops Pontianak, Direktur Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan KLHK, Raffles B. Panjaitan berbagi pengalaman terkait upaya pengendalian kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Menteri Arlette terkesan dengan keberhasilan Indonesia dalam pengendalian karhutla melalui pemanfaatan inovasi dan teknologi, hingga keterlibatan Masyarakat Peduli Api.

“Mereka adalah pahlawan yang sebenarnya dalam mencegah kebakaran hutan dan lahan, serta memastikan lingkungan hidup yang lestari,” ujar Arlette kepada perwakilan Masyarakat Peduli Api, yang turut hadir di markas Manggala Agni.

Bahkan ia mengajak salah satu masyarakat adat Kongo untuk ikut dalam rombongan ke Indonesia, sebagai wujud komitmen pemerintah Republik Kongo terhadap pentingnya peran masyarakat lokal dalam pengelolaan gambut.

Di Daops Manggala Agni Pontianak, Arlette dan rombongan mempelajari pengolahan cuka kayu sebagai alternatif solusi Pembukaan Lahan Tanpa Bakar (PLTB) dan demplot aplikasi cuka kayu. Delegasi Kongo juga berkesempatan menyaksikan simulasi pemadaman karhutla untuk memperlihatkan cara-cara teknis dan kerja sama Manggala Agni dalam melakukan pemadaman.

Setelah itu, delegasi Kongo juga berkesempatan melakukan penanaman buah di halaman kantor Daops Manggala Agni Pontianak. Kegiatan tersebut merupakan  contoh pemanfaatan lahan secara efektif yang dapat dilakukan masyarakat.

baca juga

Pada Minggu (28/10/2018), delegasi Kongo melanjutkan kunjungan ke kawasan Izin Usaha Pemanfaatan Hasil Hutan Tanaman Industri (IUPHHK-HTI), PT. Mayangkara Tanaman Industri, di Sanggau, Kabupaten Kubu Raya, untuk melihat pengelolaan hidrologi di Kawasan Hutan Tanaman Industri, yang meliputi infrastruktur, sarana pencegahan kebakaran hutan, dan alat SESAME sebagai alat pendeteksi awal kebakaran (fire danger rating system) berdasarkan data pengukuran real time tinggi muka air tanah gambut di area konsesi.

Arlette menyadari perlunya sinergi antara produksi dan konservasi yang diterapkan dalam satu sistem pengelolaan hutan tanaman industri. Keseimbangan antara produksi dan konservasi, potensi satwa yang terdapat di areal konsesi, seperti Burung Hantu, Burung Kuncit Madu, Orang Utan, Burung Emporok, Burung Enggang, Ular Tetak Emas, Kura-kura Katup, Binturung dan Pelanduk, dinilai dapat terus dilestarikan karena habitat yang baik.

Di akhir kunjungan, rombongan mengunjungi lokasi Aloe Vera Center di Pontianak. Lokasi ini merupakan salah satu UPTD Provinsi Kalimantan Barat, yang secara khusus melakukan budidaya aloe vera atau lidah buaya, dan memproduksinya dalam bentuk makanan maupun minuman.

Kunjungan ke Aloe Vera Center tersebut atas rekomendasi Gubernur Kalimantan Barat, Sutarmadji. Ia menyampaikan, bahwa Aloe vera memiliki keunggulan sebagai tanaman yang dapat berkembang biak dengan baik di areal gambut.

Selama kunjungan dua hari di Kaliamantan Barat, pemerintah Republik Kongo dan Republik Demokratik Kongo didampingi oleh rombongan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), yang dipimpin oleh Kepala Badan Penelitian Pengembangan dan Inovasi Lingkungan Hidup dan Kehutanan (BLI), Dr. Ir. Agus Justianto.

Turut hadir dalam rombongan KLHK, Kepala Biro Kerjasama Luar Negeri, Direktur Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan dan Direktur Pengendalian Kerusakan Gambut Kementerian LHK. Rombongan juga terdiri atas perwakilan UNEP, FAO dan CIFOR.

Dalam pertemuan dengan seluruh rombongan,  Agus, mengatakan, kunjungan pemerintah Republik Kongo dan Republik Demokratik Kongo merupakan apresiasi dunia internasional atas keberhasilan Indonesia dalam pengelolaan ekosistem gambut dan inovasi-inovasi yang dikembangkan untuk mengurangi dampak yang ditimbulkan dalam pengelolaan ekosistem gambut.

“Indonesia siap untuk berbagi pengalaman dan pengetahuan dalam pengelolaan gambut secara lestari kepada dunia,” tuturnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Nafas Kalbar Gugat Prabowo Terkait Karhutla dan Kabut Asap

Nafas Kalbar Gugat Prabowo Terkait Karhutla dan Kabut Asap

News | Selasa, 22 September 2026 | 20:29 WIB

DPR Sahkan 15 UU Kabupaten/Kota di Kalimantan, Pontianak hingga Ketapang Masuk Daftar

DPR Sahkan 15 UU Kabupaten/Kota di Kalimantan, Pontianak hingga Ketapang Masuk Daftar

News | Selasa, 22 September 2026 | 14:55 WIB

Media Asing: Karhutla Bikin Kas Indonesia Jebol Rp123,1 Triliun, Rp93,56 T Habis untuk Ini

Media Asing: Karhutla Bikin Kas Indonesia Jebol Rp123,1 Triliun, Rp93,56 T Habis untuk Ini

News | Senin, 21 September 2026 | 15:05 WIB

Terjebak Karhutla, Induk dan Anak Orangutan Diselamatkan

Terjebak Karhutla, Induk dan Anak Orangutan Diselamatkan

Foto | Minggu, 20 September 2026 | 09:00 WIB

Kalbar Masih Dikepung Asap, Beberapa Penerbangan di Bandara Supadio Dibatalkan

Kalbar Masih Dikepung Asap, Beberapa Penerbangan di Bandara Supadio Dibatalkan

News | Rabu, 16 September 2026 | 15:45 WIB

Kemenhut Bekukan Izin 26 Perusahaan Terkait Karhutla, Bisa Berujung Pidana

Kemenhut Bekukan Izin 26 Perusahaan Terkait Karhutla, Bisa Berujung Pidana

News | Rabu, 16 September 2026 | 13:26 WIB

Jepang Kirim Bantuan Untuk Atasi Karhutla di Kalimantan

Jepang Kirim Bantuan Untuk Atasi Karhutla di Kalimantan

Foto | Minggu, 13 September 2026 | 09:00 WIB

Gempur Sisa Titik Api, Tim Gabungan Kalbar Targetkan Karhutla Padam 100 Persen

Gempur Sisa Titik Api, Tim Gabungan Kalbar Targetkan Karhutla Padam 100 Persen

News | Sabtu, 12 September 2026 | 15:09 WIB

Tragedi Orang Utan Sempurna Mati Terpapar Asap, Anggota DPR Tagih Komitmen Kemenhut Atasi Karhutla

Tragedi Orang Utan Sempurna Mati Terpapar Asap, Anggota DPR Tagih Komitmen Kemenhut Atasi Karhutla

News | Jum'at, 04 September 2026 | 11:20 WIB

Berdialog dengan Mahasiswa, Gubernur Kalbar Ria Norsan Naik Pitam

Berdialog dengan Mahasiswa, Gubernur Kalbar Ria Norsan Naik Pitam

News | Kamis, 03 September 2026 | 18:44 WIB

Terkini

4 Shio yang Fase Hidupnya Mulai Berubah pada 25 September 2025

4 Shio yang Fase Hidupnya Mulai Berubah pada 25 September 2025

Lifestyle | Jum'at, 25 September 2026 | 10:16 WIB

Breakingnews! Arab Saudi Kembali Dibombardir Houthi

Breakingnews! Arab Saudi Kembali Dibombardir Houthi

News | Jum'at, 25 September 2026 | 10:15 WIB

Penyebab Harga Emas Pegadaian Hari Ini Gagal Penuhi Ekspektasi Melesat

Penyebab Harga Emas Pegadaian Hari Ini Gagal Penuhi Ekspektasi Melesat

Bisnis | Jum'at, 25 September 2026 | 10:10 WIB

Wujudkan Layanan Digital Setara, Menteri PANRB Gaungkan Konsep One Nation, One Experience

Wujudkan Layanan Digital Setara, Menteri PANRB Gaungkan Konsep One Nation, One Experience

News | Jum'at, 25 September 2026 | 10:08 WIB

Terus Memperkuat Sinergi, Telkom Akses Dorong Penguatan dan Penataan Infrastruktur Digital

Terus Memperkuat Sinergi, Telkom Akses Dorong Penguatan dan Penataan Infrastruktur Digital

Bisnis | Jum'at, 25 September 2026 | 10:05 WIB

Harga Pangan Nasional Kembali Naik, Cabai Keriting Tembus Rp105 Ribu

Harga Pangan Nasional Kembali Naik, Cabai Keriting Tembus Rp105 Ribu

Bisnis | Jum'at, 25 September 2026 | 10:04 WIB

Resolusi Hentikan Perang AS - Iran Ditolak Senat Amerika Serikat

Resolusi Hentikan Perang AS - Iran Ditolak Senat Amerika Serikat

News | Jum'at, 25 September 2026 | 10:03 WIB

3 Moisturizer Kolagen untuk Kulit Keriput Usia 45 ke Atas, Bikin Wajah Kencang Sesuai Review

3 Moisturizer Kolagen untuk Kulit Keriput Usia 45 ke Atas, Bikin Wajah Kencang Sesuai Review

Lifestyle | Jum'at, 25 September 2026 | 10:03 WIB

Daniel and the Fiery Furnace: Rahasia Iman dan Api Pembuangan di Babilonia!

Daniel and the Fiery Furnace: Rahasia Iman dan Api Pembuangan di Babilonia!

Your Say | Jum'at, 25 September 2026 | 10:00 WIB

Visual Tumpah-tumpah! Potret Memesona Yeji ITZY Saat Hadir di Jakarta

Visual Tumpah-tumpah! Potret Memesona Yeji ITZY Saat Hadir di Jakarta

Foto | Jum'at, 25 September 2026 | 10:00 WIB

×