Lelet Tangani Lion Air, DPR Heran Alat Basarnas Tak Berfungsi

Agung Sandy Lesmana | Ria Rizki Nirmala Sari | Suara.com

Senin, 29 Oktober 2018 | 14:54 WIB
Lelet Tangani Lion Air, DPR Heran Alat Basarnas Tak Berfungsi
Pesawat Lion Air JT 610 bernomor registrasi PK-LQP jenis Boeing 737 MAX 8 yang Senin (29/10/2018) mengalami insiden jatuh ke laut. [Dok. Lion Air]

Suara.com - Komisi V DPR RI RI Fary Djemi Francis menyebut pemerintah lambat mengevakuasi ratusan penumpang pesawat Lion Air JT-G10 yang jatuh di perairan Tanjung Karawang, Jawa Barat, Senin (29/10/2018) pagi. Pasalnya, kata dia pemerintah baru mengumumkan jatuhnya pesawat dua jam sejak Kantor SAR Jakarta melihat Lion Air JT-610 jatuh. 

"Dalam waktu dua jam sejak Pukul 07.00 hingga Pukul 09.00 seharusnya banyak upaya aksi pencarian dan pertolongan yang sudah dilakukan," kata Fary dalam keterangan tertulisnya, Senin (29/10/2018).

Menurutnya, informasi hilangnya pesawat tersebut harus segera diumumkan kepada masyarakat.

Selain itu, Fary pun mempertanyakan terkait fungsi dari Electronic Locator Transmitter (ELT) yang dimiliki Kantor Pusat Basarnas. ELT sendiri merupakan istilah lain dari Emergency Locator Beacon Aircraft (ELBA). ELT adalah suatu perangkat suar penentu lokasi untuk pesawat.

"Perlu dipertanyakan mengapa ELT (Electronic Locator Transmitter) tidak berfungsi dan tidak dapat dideteksi atau terdengar oleh Kantor Pusat Basarnas. Mengapa hal ini (ELT tidak terdeteksi) terjadi berulang ulang. Hal ini harus menjadi evaluasi Pemerintah," ujarnya.

DPR, kata dia juga meminta Basarnas untuk segera melakukan upaya Pencarian dan Pertolongan dalam kecelakaan Pesawat Lion Air JT-610 di antara Kepulauan Seribu dan Tanjung Karawang.

Selain itu, Komisi V pun mendesak Komite Nasional Kecelakaan Transportasi (KNKT) untuk menginvestigasi terkait penyebab kecelakaan pesawat Lion Air JT-610 dan segera melaporkannya kepada publik.

"Komisi V DPR RI mendesak Komite Nasional Kecelakaan Transportasi (KNKT) untuk melakukan investigasi penyebab kecelakaan Pesawat Lion Air JT-610 di antara Kepulauan Seribu dan Tanjung Karawang dan segera melaporkan kepada Komisi V DPR RI dan masyarakat," pungkasnya

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Sebelum Jatuh, Lion Air JT 610 Alami Gangguan Tapi Tetap Terbang

Sebelum Jatuh, Lion Air JT 610 Alami Gangguan Tapi Tetap Terbang

News | Senin, 29 Oktober 2018 | 14:50 WIB

Lion Air Sering Kecelakaan, Fahri Desak Pemerintah Investigasi

Lion Air Sering Kecelakaan, Fahri Desak Pemerintah Investigasi

News | Senin, 29 Oktober 2018 | 14:46 WIB

Kominfo Imbau Tak Sebar Hoaks dan Foto Korban Jatuhnya Lion Air

Kominfo Imbau Tak Sebar Hoaks dan Foto Korban Jatuhnya Lion Air

News | Senin, 29 Oktober 2018 | 14:45 WIB

Edward Sirait: Lion Air JT 610 Layak Terbang, Pilot Pengalaman

Edward Sirait: Lion Air JT 610 Layak Terbang, Pilot Pengalaman

News | Senin, 29 Oktober 2018 | 14:35 WIB

Lion Air JT610 Jatuh, Mungkinkah Orang Jadi Trauma Naik Pesawat?

Lion Air JT610 Jatuh, Mungkinkah Orang Jadi Trauma Naik Pesawat?

Lifestyle | Senin, 29 Oktober 2018 | 14:35 WIB

Terkini

Bundaran HI Tak Lagi Aman usai Turis Italia Jadi Korban Jambret? Legislator PSI Bereaksi Keras

Bundaran HI Tak Lagi Aman usai Turis Italia Jadi Korban Jambret? Legislator PSI Bereaksi Keras

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 11:47 WIB

SMAN 1 Pontianak Tolak LCC Ulang, MPR: Kami Menghargai Sikap Mereka

SMAN 1 Pontianak Tolak LCC Ulang, MPR: Kami Menghargai Sikap Mereka

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 11:44 WIB

200 Ribu Anak Terpapar Judi Online, Anggota DPR: Pemerintah Jangan Diam

200 Ribu Anak Terpapar Judi Online, Anggota DPR: Pemerintah Jangan Diam

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 11:11 WIB

Nunggak Utang Rp 3 Juta, Pria di Cilincing Ditusuk Debt Collector di Tengah Jalan

Nunggak Utang Rp 3 Juta, Pria di Cilincing Ditusuk Debt Collector di Tengah Jalan

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 11:06 WIB

Berkedok Karaoke, Tempat Hiburan di Daan Mogot Jadi Sarang Prostitusi Anak: 5 Orang Jadi Tersangka!

Berkedok Karaoke, Tempat Hiburan di Daan Mogot Jadi Sarang Prostitusi Anak: 5 Orang Jadi Tersangka!

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 10:45 WIB

Prediksi Analis Militer Barat Sebut Rusia Mulai Terjepit Lawan Ukraina, Gencatan Senjata?

Prediksi Analis Militer Barat Sebut Rusia Mulai Terjepit Lawan Ukraina, Gencatan Senjata?

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 10:30 WIB

99,9 Persen Tiket Ekonomi PSO Kereta Api Ludes Saat Long Weekend, Eksekutif Masih Banyak Kosong

99,9 Persen Tiket Ekonomi PSO Kereta Api Ludes Saat Long Weekend, Eksekutif Masih Banyak Kosong

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 10:23 WIB

Transjakarta Tutup Halte Kebon Sirih Arah Selatan Mulai Jumat Malam, Ini Pengalihannya

Transjakarta Tutup Halte Kebon Sirih Arah Selatan Mulai Jumat Malam, Ini Pengalihannya

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 08:05 WIB

Dugaan Prostitusi Anak di Jakbar, Mucikari hingga Kasir Karaoke Jadi Tersangka

Dugaan Prostitusi Anak di Jakbar, Mucikari hingga Kasir Karaoke Jadi Tersangka

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 07:25 WIB

Rano Karno Bawa Jakarta Kolaborasi dengan Milan, Ruang Publik Bakal Lebih Artistik

Rano Karno Bawa Jakarta Kolaborasi dengan Milan, Ruang Publik Bakal Lebih Artistik

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 07:17 WIB