Ibu: Kenapa Bisa Terjadi Pesawat Jatuh, Anak Saya Cuma Satu

Dwi Bowo Raharjo, Chyntia Sami Bhayangkara

Selasa, 30 Oktober 2018 | 16:45 WIB
Ibu: Kenapa Bisa Terjadi Pesawat Jatuh, Anak Saya Cuma Satu
Mariana, orangtua Muhammad Nasir, salah satu korban pesawat Lion Air JT 610 yang jatuh, tidak kuat menahan tangis.(Suara.com/Chyntia Sami)

Suara.com - Mariana, orangtua salah satu korban pesawat Lion Air JT 610 yang jatuh di perairan Tanjung Karawang, Jawa Barat, langsung menangis sambil menjerit di Posko Crisis Center Bandar Udara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur. Mariana tak kuasa menahan kesedihannya saat mengetahui anak semata wayangnya menjadi korban pesawat dengan rute Jakarta - Pangkal Pinang.

Pantauan Suara.com di lokasi, Mariana tiba di posko pukul 15.26 WIB. Didampingi oleh dua orang saudaranya, Mariana menangis sambil menjerit saat memasuki posko.

Berulang kali, Mariana menyebut nama sang anak Muhammad Nasir yang turut menjadi korban. Sambil menggebrak meja petugas, Mariana menginginkan anak tunggalnya kembali.

"Kenapa bisa terjadi pesawat jatuh. Anak saya cuma satu. Tempat curahan hati saya, tempat mengadu anak saya itu. Kalau sakit saya siapa yang merawat," kata Mariana dengan suara yang terbata-bata, Selasa (30/10/2018).

Mariana datang jauh dari Aceh langsung menuju Bandar Udara Halim Perdanakusuma untuk mengetahui keberadaan sang anak. Istri dari Muhammad Nasir diketahui telah lebih dulu berangkat ke RS Polri Kramatjati untuk menyerahkan data sang suami.

"Mana anak saya, sudah dua hari belum ketemu. Saya mau bawa pulang anak saya," jerit Mariana sambil terus menangis.

Dua saudara Mariana tak hentinya memeluk tubuh Mariana. Berulang kali Mariana dibimbing untuk mengucapkan istigfar agar tetap tenang, namun berulang kali itu pula Mariana menjerit menyebut nama sang anak.

"Pak, selamatkan anak saya. Allahu Tuhan," teriak Mariana sambil menangis.

Setelah melakukan pendataan di posko Halim, Mariana dan sanak saudara langsung berangkat menuju RS Polri Kramatjati. Mariana menolak tawaran petugas yang menyarankan Mariana beristirahat sejenak di Hotel Ibis Cawang.

baca juga

Muhammad Nasir menjadi salah satu korban pesawat Lion Air yang hingga kini belum diketahui keberadaannya. Menurut data manifes pesawat, Nasir duduk di kursi penumpang nomor 12B.

Sebelumnya, pesawat Lion Air JT 610 lepas landas dari Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, pada pukul 06.20 WIB. Namun, pesawat itu dilaporkan hilang kontak dan terakhir terjatuh di perairan Tanjung Karawang, Jawa Barat, pagi tadi.

Pesawat tujuan ke Pangkal Pinang itu membawa 189 orang termasuk dua pilot dan enam pramugari. Pesawat pun sempat meminta kembali ke Bandara Soekarno-Hatta sebelum akhirnya hilang kontak.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Begini Runutan Identifikasi Jenazah Lion Air di RS Polri

Begini Runutan Identifikasi Jenazah Lion Air di RS Polri

News | Selasa, 30 Oktober 2018 | 15:40 WIB

Basarnas Kumpulkan Dua Kantong Jenazah Korban Lion Air Baru

Basarnas Kumpulkan Dua Kantong Jenazah Korban Lion Air Baru

News | Selasa, 30 Oktober 2018 | 15:21 WIB

Dahulu, Lokasi Jatuhnya Lion Air  Terkenal Angker

Dahulu, Lokasi Jatuhnya Lion Air Terkenal Angker

News | Selasa, 30 Oktober 2018 | 15:10 WIB

Basarnas: Masih Banyak Korban Terjebak di Badan Lion Air

Basarnas: Masih Banyak Korban Terjebak di Badan Lion Air

News | Selasa, 30 Oktober 2018 | 14:54 WIB

Solar Mahal, Nelayan Ini Tak Ikut Bantu Evakuasi Pesawat Lion Air

Solar Mahal, Nelayan Ini Tak Ikut Bantu Evakuasi Pesawat Lion Air

News | Selasa, 30 Oktober 2018 | 14:41 WIB

Terkini

IHSG Terperangkap di Zona Merah, Ditutup ke Level 5.057

IHSG Terperangkap di Zona Merah, Ditutup ke Level 5.057

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 16:51 WIB

Honor Pad X10 Mini Mengandalkan Layar 90 Hz, Bodi Metal, dan Baterai untuk Aktivitas Seharian

Honor Pad X10 Mini Mengandalkan Layar 90 Hz, Bodi Metal, dan Baterai untuk Aktivitas Seharian

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 16:50 WIB

Review Burning: Tentang Misteri yang Mungkin Hanya Ada di Kepala Kita

Review Burning: Tentang Misteri yang Mungkin Hanya Ada di Kepala Kita

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 16:50 WIB

4 Rekomendasi HP 4 Jutaan Berlayar AMOLED, Urut dari Chipset Terpelan hingga Terkencang

4 Rekomendasi HP 4 Jutaan Berlayar AMOLED, Urut dari Chipset Terpelan hingga Terkencang

Tekno | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 16:48 WIB

Sempat Lumpuh Diterjang Banjir, Jalur PiningLokop Gayo Lues Aceh Akhirnya Bisa Dilalui

Sempat Lumpuh Diterjang Banjir, Jalur PiningLokop Gayo Lues Aceh Akhirnya Bisa Dilalui

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 16:45 WIB

Review Buku Hidden Figures: Saat Kecerdasan Tidak Mengenal Ras dan Gender

Review Buku Hidden Figures: Saat Kecerdasan Tidak Mengenal Ras dan Gender

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 16:45 WIB

Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai, Dedi Congor Dicegah ke Luar Negeri!

Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai, Dedi Congor Dicegah ke Luar Negeri!

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 16:43 WIB

Menteri Wihaji: Mau Memperbaiki Negara? Perbaiki Dulu Keluarganya

Menteri Wihaji: Mau Memperbaiki Negara? Perbaiki Dulu Keluarganya

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 16:39 WIB

Pemerintah Mau Bangun Kawasan Industri di Pulau Kecil Maluku

Pemerintah Mau Bangun Kawasan Industri di Pulau Kecil Maluku

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 16:36 WIB

Tambang Emas Nabire: Izin Dicabut, Konsesi Diserahkan ke Antam, Nasib Warga Bagaimana?

Tambang Emas Nabire: Izin Dicabut, Konsesi Diserahkan ke Antam, Nasib Warga Bagaimana?

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 16:32 WIB

×