Percepat Proses Evakuasi Lion Air, Basarnas Tambah Tim Penyelam

Dwi Bowo Raharjo, Muhammad Yasir

Selasa, 30 Oktober 2018 | 17:55 WIB
Percepat Proses Evakuasi Lion Air, Basarnas Tambah Tim Penyelam
Ilustrasi pesawat Lion Air JT 610 yang jatuh di perairan Tanjung Karawang, Jawa Barat, Senin (29/10/2018). [Suara.com/Aldie Syaf Buana]

Suara.com - Badan SAR Nasional (Basarnas) menambah jumlah penyelam pada hari kedua pencarian korban dan badan pesawat Lion Air JT-610 yang jatuh di Tajung Karawang, Karawang, Jawa Barat, pada Senin (29/10). Kini, sudah ada 50 penyelam Basarnas dikerahkan.

Direktur Kesiapsiagaan Basarnas Didi Hamzar mengatakan, tambahan tim penyelam untuk mempercepat proses evakuasi.

"Dari Basarnas (sebelumnya) 35 orang. Kurang lebih (sekarang) 50 penyelam," kata Didi di Kantor Basarnas, Jakarta Pusat, Selasa (30/10/2018).

Didi mengatkan dengan ditambahnya personel penyelam diharapkan mampu menemukan lokasi badan pesawat serta black box Lion Air JT-610 yang mengangkut 189 orang.

Didi menjelaskan, tim penyelam akan bertugas selama tujuh hari dan 24 jam. Nantinya, tim penyelam akan bergantian melakukan proses pencarian badan pesawat di perairan Tanjung Karawang, Karawang, Jawa Barat.

"Tahap pertama keseluruhan evakuasi sesuai SOP (standar operasional prosedur) selama seminggu, dan 24 jam. Tim penyelam kita kondisikan rolling bergantian selama 24 jam, tapi kita lihat kondisi di lapangan," tururnya.

Pesawat type B737-8 Max dengan Nomor Penerbangan JT 610 milik maskapai Lion Air lepas landas dari Bandara Soekarno Hatta menuju Bandara Depati Amir di Pangkal Pinang, Bangka Belitung. Pesawat tersebut dilaporkan hilang kontak pada hari Senin kemarin sekitar pukul 06.33 WIB.

Pesawat JT-610 berangkat pada pukul 06.10 WIB dan sesuai jadwal akan tiba di Pangkal Pinang pada Pukul 07.10 WIB. Namun, pesawat dengan nomor registrasi PK-LQP dilaporkan terakhir tertangkap radar pada koordinat 05 46.15 S - 107 07.16 E dan sempat meminta return to base sebelum akhirnya hilang dari radar.

Pesawat tersbut mengangkut toral 189 penumpang, tersiri dari atas 178 orang dewasa, satu anak-anak, dua bayi, dan enam awak kabin.

baca juga

Hingga kekinian proses pencarian terus diprioritaskan dengan melakukan penyisiran dalam air dengan menggunakan sistem sonar.  Pencarian diperluas dengan radius 10 nautical mile (NM) atau 9,26 kilometer dari titik lokasi saat pesawat hilang kontak.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Basarnas Belum Butuh Bantuan Asing dalam Evakuasi Lion Air

Basarnas Belum Butuh Bantuan Asing dalam Evakuasi Lion Air

News | Selasa, 30 Oktober 2018 | 15:33 WIB

Basarnas Kumpulkan Dua Kantong Jenazah Korban Lion Air Baru

Basarnas Kumpulkan Dua Kantong Jenazah Korban Lion Air Baru

News | Selasa, 30 Oktober 2018 | 15:21 WIB

Keluarga Korban Lion Air Diimbau Cari Info ke Posko Basarnas

Keluarga Korban Lion Air Diimbau Cari Info ke Posko Basarnas

News | Selasa, 30 Oktober 2018 | 13:08 WIB

168 Keluarga Korban Lion Air Sudah Lapor ke Crisis Center

168 Keluarga Korban Lion Air Sudah Lapor ke Crisis Center

News | Selasa, 30 Oktober 2018 | 13:08 WIB

Pencarian Hari Kedua Korban Lion Air, 40 Penyelam Dikerahkan

Pencarian Hari Kedua Korban Lion Air, 40 Penyelam Dikerahkan

News | Selasa, 30 Oktober 2018 | 07:42 WIB

Terkini

Review Cherophobia: Takut Bahagia Justru Menjauhkan Kita dari Kebahagiaan

Review Cherophobia: Takut Bahagia Justru Menjauhkan Kita dari Kebahagiaan

Your Say | Kamis, 17 September 2026 | 08:00 WIB

Tembus Pelosok! 90 Dapur Makan Bergizi Gratis Resmi Berdiri di Wilayah 3T Lampung

Tembus Pelosok! 90 Dapur Makan Bergizi Gratis Resmi Berdiri di Wilayah 3T Lampung

Lampung | Kamis, 17 September 2026 | 07:58 WIB

Aturan Saham Gocap Berakhir! BEI Hapus Batas Bawah Harga Menjadi Rp1

Aturan Saham Gocap Berakhir! BEI Hapus Batas Bawah Harga Menjadi Rp1

Bisnis | Kamis, 17 September 2026 | 07:51 WIB

Influencer Promosikan Investasi Ilegal Dipanggil OJK, Kode Referral Berhadiah Jadi Sorotan

Influencer Promosikan Investasi Ilegal Dipanggil OJK, Kode Referral Berhadiah Jadi Sorotan

Bisnis | Kamis, 17 September 2026 | 07:51 WIB

Berujung Maut! Tertangkap Basah Curi Jeruk, Pria di Banyuwangi Tewas Dihajar Warga

Berujung Maut! Tertangkap Basah Curi Jeruk, Pria di Banyuwangi Tewas Dihajar Warga

Jatim | Kamis, 17 September 2026 | 07:50 WIB

Siswa SMA-SMK di Pekanbaru Diliburkan Gegara Kabut Asap Karhutla

Siswa SMA-SMK di Pekanbaru Diliburkan Gegara Kabut Asap Karhutla

Riau | Kamis, 17 September 2026 | 07:46 WIB

3 Shio yang Menarik Keberuntungan 17 September 2026, Lagi Kebagian Hoki

3 Shio yang Menarik Keberuntungan 17 September 2026, Lagi Kebagian Hoki

Lifestyle | Kamis, 17 September 2026 | 07:44 WIB

7 Tips Mengemas Bekal di Lunch Box agar Tidak Cepat Basi dan Tetap Enak

7 Tips Mengemas Bekal di Lunch Box agar Tidak Cepat Basi dan Tetap Enak

Lifestyle | Kamis, 17 September 2026 | 07:42 WIB

Sudah Jadi Cagar Budaya, Eks Stasiun Banjarnegara Dibongkar, KAI Segera Turun Cek Kondisi

Sudah Jadi Cagar Budaya, Eks Stasiun Banjarnegara Dibongkar, KAI Segera Turun Cek Kondisi

Jawa Tengah | Kamis, 17 September 2026 | 07:37 WIB

3 Oven Mini Kompor untuk Rumah Tangga, Lebih Hemat Listrik

3 Oven Mini Kompor untuk Rumah Tangga, Lebih Hemat Listrik

Lifestyle | Kamis, 17 September 2026 | 07:35 WIB

×