4 Tahun Jokowi-JK, Kementerian PPPA Bangun 389 Kota Layak Anak

Fabiola Febrinastri, Chyntia Sami Bhayangkara

Rabu, 31 Oktober 2018 | 16:19 WIB
4 Tahun Jokowi-JK, Kementerian PPPA Bangun 389 Kota Layak Anak
Menteri PPPA, Yohana Susan Yambise. (Suara.com/Chyntia S)

Suara.com - Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPPA) telah mendorong pembangunan 389 kabupaten dan kota menjadi kota layak anak. Pembangunan kota layak anak terus meningkat selama 4 tahun terakhir, di masa kepemimpinan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla.

Menteri PPPA, Yohana Susan Yambise, mengatakan, hingga 2018 ini, KPPPA mencatat ada 389 kota dan kabupaten yang sudah menjadi kota layak anak. Tingkat kesadaran kepala daerah untuk menciptakan kondisi kota yang aman bagi anak mengalami peningkatan cukup signifikan selama 3 tahun terakhir.

"Pada 2015, ada 287 kota layak anak, lalu meningkat menjadi 323 pada 2016, dan kembali naik menjadi 347 kota di 2017. Saat ini sudah ada 389 kota layak anak yang tersebar di Indonesia," katanya, saat ditemui di Kantor KPPA, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Rabu (31/1/2018).

Yohana menjelaskan, pada 2019, KPPA menargetkan 518 kota dan kabupaten di Indonesia sudah menjadi kota layak anak. Target akhirnya, Yohana berharap, pada 2030, seluruh kota dan kabupaten di Indonesia telah menjadi kota layak anak.

"Target 2019, ada 514 kabupaten dan kota, dengan harapan bila tercapai, maka pada 2030 sudah dikatakan Indonesia layak anak. Berarti sudah tidak ada kekerasan, perlindungan mereka sudah terjamin dan tercapai," ujar Yohana.

Tak hanya menyulap kota dan kabupaten menjadi kota layak anak, selama 4 tahun terakhir, KPPA juga telah mendirikan 10.210 sekolah ramah anak, 719 puskesmas ramah anak, 466 forum anak, 87 pusat kreativitas anak, dan 81 pusat pembelajaran keluarga.

Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPPA) telah mendorong pembangunan 389 kabupaten dan kota menjadi kota layak anak. (Suara.com/Chyntia S)
Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPPA) telah mendorong pembangunan 389 kabupaten dan kota menjadi kota layak anak. (Suara.com/Chyntia S)

"KPPPA menjadi kementerian yang mendapatkan anggaran terendah, tapi kami terus bekerja keras untuk menciptakan terobosan yang membuat masyarakat, terutama perempuan dan anak merasa aman," tutur Yohana.

Dalam upaya melindungi perdagangan orang dan kekerasan terhadap perempuan dan anak, KPPA menyediakan 263 tempat pengaduan dan laporan kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak (P2TP2A). Tingkat kesadaran masyarakat untuk melaporkan aksi kekerasan terus mengalami peningkatan signifikan.

"Prioritas kami adalah program 'Three Ends' atau 'Tiga Akhir', yakni akhiri kekerasan perempuan dan anak, akhiri perdagangan orang, dan akhiri ketidakadilan akses ekonomi bagi perempuan. Ini yang terus digaungkan di seluruh penjuru," pungkas Yohana.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Tragedi Tebet: Ketika Fasilitas Publik Berubah Menjadi Kuburan bagi Balita Tak Berdosa

Tragedi Tebet: Ketika Fasilitas Publik Berubah Menjadi Kuburan bagi Balita Tak Berdosa

Your Say | Senin, 29 Juni 2026 | 18:06 WIB

Masih Banyak Anak Sulit Dapat Haknya, Bagaimana Strategi Pemerintah Percepat Program KLA 2025?

Masih Banyak Anak Sulit Dapat Haknya, Bagaimana Strategi Pemerintah Percepat Program KLA 2025?

Lifestyle | Senin, 08 Desember 2025 | 18:43 WIB

Pemkot Metro Kembali Raih Penghargaan KLA Predikat Nindya, Berkomitmen Lindungi Hak Anak

Pemkot Metro Kembali Raih Penghargaan KLA Predikat Nindya, Berkomitmen Lindungi Hak Anak

News | Sabtu, 09 Agustus 2025 | 15:29 WIB

Pernah Dibakar dan Dibacok Ayah Sendiri, Anak Perempuan Di Pasar Kebayoran Lama Jadi Atensi KPPPA

Pernah Dibakar dan Dibacok Ayah Sendiri, Anak Perempuan Di Pasar Kebayoran Lama Jadi Atensi KPPPA

News | Kamis, 12 Juni 2025 | 12:11 WIB

Hak Perempuan Korban Kekerasan Jadi Prioritas, Menteri PPPA Kampanye di CFD

Hak Perempuan Korban Kekerasan Jadi Prioritas, Menteri PPPA Kampanye di CFD

Video | Minggu, 08 Desember 2024 | 18:00 WIB

Surabaya Masuk Kota Layak Anak, Aktivis Sebut Tak Seharusnya Ada Pameran Rokok

Surabaya Masuk Kota Layak Anak, Aktivis Sebut Tak Seharusnya Ada Pameran Rokok

Health | Jum'at, 11 Oktober 2024 | 12:19 WIB

Viral Kasus Penganiayaan Anak Selebgram Aghnia Punjabi, Kementerian PPPA Turun Tangan

Viral Kasus Penganiayaan Anak Selebgram Aghnia Punjabi, Kementerian PPPA Turun Tangan

Lifestyle | Senin, 01 April 2024 | 14:07 WIB

Menteri PPPA Ikut Lindungi Finalis Miss Universe Indonesia 2023 yang Dapat Pelecehan: Jangan Takut Melapor!

Menteri PPPA Ikut Lindungi Finalis Miss Universe Indonesia 2023 yang Dapat Pelecehan: Jangan Takut Melapor!

Lifestyle | Kamis, 10 Agustus 2023 | 12:30 WIB

19 Daftar Kota Layak Anak 2023 Menurut Kemen PPPA, Daerah Anda Salah Satunya?

19 Daftar Kota Layak Anak 2023 Menurut Kemen PPPA, Daerah Anda Salah Satunya?

News | Minggu, 23 Juli 2023 | 13:32 WIB

'Jo Kawin Bocah' dan 'Jogo Konco', Inovasi Ganjar Lindungi Masa Depan Anak di Jateng

'Jo Kawin Bocah' dan 'Jogo Konco', Inovasi Ganjar Lindungi Masa Depan Anak di Jateng

News | Kamis, 16 Februari 2023 | 15:57 WIB

Terkini

Rumor MSCI Downgrade IHSG Panaskan Hubungan RI-Singapura

Rumor MSCI Downgrade IHSG Panaskan Hubungan RI-Singapura

Bisnis | Minggu, 01 November 2026 | 22:20 WIB

Target Harga Saham BBCA di Tengah Koreksi Ekstrem

Target Harga Saham BBCA di Tengah Koreksi Ekstrem

Bisnis | Minggu, 01 November 2026 | 22:11 WIB

Kepung Lokasi Balap Liar KM 77 Cipali, Polsek Campaka Amankan 35 Remaja dan 24 Motor

Kepung Lokasi Balap Liar KM 77 Cipali, Polsek Campaka Amankan 35 Remaja dan 24 Motor

Jabar | Minggu, 01 November 2026 | 22:08 WIB

Patuhi Danantara, PTBA Resmi Bubarkan Anak Usaha

Patuhi Danantara, PTBA Resmi Bubarkan Anak Usaha

Bisnis | Minggu, 01 November 2026 | 22:05 WIB

Aparat Bersenjata Geledah Ponpes Putri saat Santri Tidur, Komnas HAM Turun Tangan

Aparat Bersenjata Geledah Ponpes Putri saat Santri Tidur, Komnas HAM Turun Tangan

News | Minggu, 01 November 2026 | 22:00 WIB

Waspada! Ada Dokter Gadungan Rawat 169 Pasien Kanker, Ngaku Tak Bersalah dan Siapkan Vaksin Kanker

Waspada! Ada Dokter Gadungan Rawat 169 Pasien Kanker, Ngaku Tak Bersalah dan Siapkan Vaksin Kanker

News | Minggu, 01 November 2026 | 22:00 WIB

Ika Wonda Hattrick, MilkLife Strikers Buka Singa Cup 2026 dengan Kemenangan Telak

Ika Wonda Hattrick, MilkLife Strikers Buka Singa Cup 2026 dengan Kemenangan Telak

Surakarta | Minggu, 01 November 2026 | 21:56 WIB

Pendampingan Tim Patriot Brawijaya Bikin Warga Klamono-Segun Mandiri

Pendampingan Tim Patriot Brawijaya Bikin Warga Klamono-Segun Mandiri

Jatim | Minggu, 01 November 2026 | 21:47 WIB

Revora 2026 Bakal Hadirkan 1.000 Mobil di Kawasan Lapangan Merdeka Medan, Ini Jadwal dan Keseruannya

Revora 2026 Bakal Hadirkan 1.000 Mobil di Kawasan Lapangan Merdeka Medan, Ini Jadwal dan Keseruannya

Sumut | Minggu, 01 November 2026 | 21:44 WIB

Latihan Jadi Pengusaha Digital, Santri di Solo Mimpi Buka Warung Pecel Lele

Latihan Jadi Pengusaha Digital, Santri di Solo Mimpi Buka Warung Pecel Lele

Surakarta | Minggu, 01 November 2026 | 21:41 WIB

×