Belok ke Prabowo, Gus Irfan Diharapkan Tepis Isu Dualisme di NU

Agung Sandy Lesmana, Ria Rizki Nirmala Sari

Kamis, 01 November 2018 | 21:28 WIB
Belok ke Prabowo, Gus Irfan Diharapkan Tepis Isu Dualisme di NU
Cucu pendiri Nadhlatul Ulama (NU) Gus Irfan Yusuf Hasyim mendukung Prabowo - Sandiaga di Pilpres 2019.

Suara.com - Koordinator Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Dahnil Anzar Simanjuntak berharap masuknya cucu pendiri Nahdlatul Ulama (NU) Yusuf Irfan atau Gus Irfan dapat menambah kekuatan kubu Prabowo-Sandiaga di Pilpres 2019 mendatang.

Dahnil juga meyakini, bergabungnya Gus Irfan sebagai Jubir BPN Prabowo-Sandiaga dapat mematahkan anggapan adanya dualisme di tubuh NU dalam kontestasi politik setelah beberapa tokoh lainnya lebih dahulu merapat menjadi anggota Tim Kampanye Nasional pasangan Joko Widodo-Maruf Amin.

"Muhammadiyah misalnya, ada yang dukung Prabowo ada yang Jokowi, ya monggo. Enggak ada masalah, hak konstitusional setiap warga negara dan jangan sampai kemudian dikotomi itu diperkuat untuk sengaja membenturkan antarkubu," kata Dahnil di Prabowo-Sandiaga Media Center, Jalan Sriwijaya I, Jakarta Selatan, Kamis (1/11/2018).

Hal serupa diungkapkan oleh Gus Irfan di lokasi yang sama. Selama ini anggapan yang beredar di akar rumput bahwa kubu Prabowo dan kubu Jokowi diibaratkan sebagai kubu non NU dan kubu NU. Kehadirannya dalam BPN Prabowo-Sandiaga sekaligus menunjukkan bahwa tidak ada pengotak-ngotakan di kalangan tokoh agama.

Selain itu, Gus Irfan pun membantah apabila NU sebagai organisasi tidak terlibat dalam dunia politik. Apabila kemudian ada anggota NU yang bergabung ke dalam tim kampanye, kata dia, itu adalah pilihan pribadi masing-masing.

"NU adalah NU sendiri bukan peserta pemilu, Pilpres, sehingga tidak ada kaitan sama sekali. Jika ada orang NU ikut di Pilpres itu adalah secara pribadi tapi secara jamiyah tidak ada kaitannya," kata Gus Irfan.,

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Sandiaga Tugaskan Cucu Pendiri NU Sosialisasi Program Pesantren

Sandiaga Tugaskan Cucu Pendiri NU Sosialisasi Program Pesantren

News | Kamis, 01 November 2018 | 20:50 WIB

Alasan Cucu Pendiri NU Mau Jadi Jubir Prabowo-Sandiaga

Alasan Cucu Pendiri NU Mau Jadi Jubir Prabowo-Sandiaga

News | Kamis, 01 November 2018 | 20:13 WIB

Pemerintahan Jokowi Egois? Cucu Pendiri NU Jadi Jubir Prabowo

Pemerintahan Jokowi Egois? Cucu Pendiri NU Jadi Jubir Prabowo

News | Kamis, 01 November 2018 | 19:45 WIB

4 Faktor Disebut Bakal Matikan Mesin Politik Prabowo-Sandiaga

4 Faktor Disebut Bakal Matikan Mesin Politik Prabowo-Sandiaga

News | Kamis, 01 November 2018 | 13:07 WIB

Viral JT 610 Jokowi Tumbang 2019, Eva: Meme Pemuja Takhayul

Viral JT 610 Jokowi Tumbang 2019, Eva: Meme Pemuja Takhayul

News | Kamis, 01 November 2018 | 11:16 WIB

Terkini

Bela Dandhy Laksono, Menteri HAM: Seseorang Tak Boleh Dihukum karena Daya Cipta dan Karsanya

Bela Dandhy Laksono, Menteri HAM: Seseorang Tak Boleh Dihukum karena Daya Cipta dan Karsanya

News | Minggu, 01 November 2026 | 11:03 WIB

Kenapa Raffi Ahmad Diboikot? Ini Kronologi Acara Sumpah Pemuda sampai Rans Carnival Sepi

Kenapa Raffi Ahmad Diboikot? Ini Kronologi Acara Sumpah Pemuda sampai Rans Carnival Sepi

News | Minggu, 01 November 2026 | 11:03 WIB

Tren Soft Life dan Isu Mental Health: Bisakah Hidup Tenang Tanpa Harus Kaya?

Tren Soft Life dan Isu Mental Health: Bisakah Hidup Tenang Tanpa Harus Kaya?

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 11:00 WIB

Cara Membersihkan Kacamata yang Baik dan Benar, Boleh Dicuci Pakai Air?

Cara Membersihkan Kacamata yang Baik dan Benar, Boleh Dicuci Pakai Air?

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 10:46 WIB

Pemerintah Didesak Perjuangkan Hak Kelola Warga atas Eks Konsesi SRL di Pulau Rangsang

Pemerintah Didesak Perjuangkan Hak Kelola Warga atas Eks Konsesi SRL di Pulau Rangsang

Riau | Minggu, 01 November 2026 | 10:33 WIB

Ulasan Novel Loversation: Belajar Menerima Diri dan Berdamai dengan Masa Lalu

Ulasan Novel Loversation: Belajar Menerima Diri dan Berdamai dengan Masa Lalu

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 10:30 WIB

Cara Menghapus Cache Aplikasi Android Tanpa Hapus Data Penting

Cara Menghapus Cache Aplikasi Android Tanpa Hapus Data Penting

Tekno | Minggu, 01 November 2026 | 10:24 WIB

Berapa Harga Tiket Masuk RANS Carnival Jogja? Viral Ditinggal Musisi hingga UMKM

Berapa Harga Tiket Masuk RANS Carnival Jogja? Viral Ditinggal Musisi hingga UMKM

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 10:16 WIB

Warisan Batik Pekalongan dalam Balutan Modern, Ini 24 Koleksi Terbaru Tieka Huza

Warisan Batik Pekalongan dalam Balutan Modern, Ini 24 Koleksi Terbaru Tieka Huza

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 10:05 WIB

Paradoks Bingar: Dunia Remaja, Bisbol, dan Pertandingan Melawan Ketakutan

Paradoks Bingar: Dunia Remaja, Bisbol, dan Pertandingan Melawan Ketakutan

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 10:00 WIB

×