Singkiran Dolar AS, Cina - Pakistan Sepakat Gunakan Yuan

Reza Gunadha

Selasa, 06 November 2018 | 14:53 WIB
Singkiran Dolar AS, Cina - Pakistan Sepakat Gunakan Yuan
Mata uang dolar AS bersanding dengan Yuan Cina. [shutterstock]

Suara.com - Pakistan dan Cina menandatangani kesepakatan tak lagi menggunakan mata uang Dolar Amerika serikat dalam setiap transaksi perdagangan bilateral.

Dalam kesepakatan yang diteken pada hari Senin (5/11), kedua negara bersepakat menggunakan mata uang Yuan dalam setiap transaksi. Hal tersebut untuk mengakhiri ketergantungan terhadap Dolar AS.

"Cina dan Pakistan setuju untuk mulai menggunakan Yuan, bukan Dolar AS," kata Fawad Chaudhry, Menteri Informasi Pakistan, seperti diberitakan Anadolu Agency, Selasa (6/11/2018).

Ia menuturkan, kesepakatan itu merupakan hasil kunjungan resmi empat hari Perdana Menteri Pakistan Imran Khan ke Cina yang berakhir pada Senin kemarin.

Melalui kesepakatan itu pula, kata dia, Pakistan mampu menyingkirkan beban Dolar AS dalam perdagangan bilateral senilai USD 15 miliar.

Peralihan ke mata uang Cina itu pula akan membantu kedua negara menggantikan Dolar AS dalam transaksi dan investasi mereka dalam proyek multi-miliar Koridor Ekonomi China-Pakistan (CPEC).

Bulan Juni lalu, Bank Negara Pakistan secara resmi mengizinkan perusahaan milik negara dan swasta untuk menggunakan mata uang Cina dalam kegiatan perdagangan dan investasi bilateral.

Proyek CPEC senilai bernilai USD 54 miliar, bertujuan untuk menghubungkan provinsi Xinxiang di barat laut China, yang bernilai penting secara strategis, ke pelabuhan Gwadar di Baluchistan, Pakistan melalui jaringan jalan, kereta api dan jalur pipa untuk mengangkut kargo, minyak, dan gas.

Koridor ekonomi ini tidak hanya akan memberikan Cina akses yang lebih murah ke Afrika dan Timur Tengah, tetapi juga menghasilkan miliaran dolar bagi Pakistan dengan menyediakan fasilitas transit ke ekonomi terbesar kedua di dunia itu.

baca juga

Berdasarkan peraturan valuta asing saat ini, Yuan Cina (CNY) adalah mata uang asing yang disetujui untuk mendenominasi transaksi mata uang asing di Pakistan, seperti mata uang internasional lainnya seperti USD dan Euro.

Bank Negara Pakistan telah menerapkan kerangka peraturan yang diperlukan untuk memfasilitasi penggunaan yuan dalam perdagangan dan transaksi investasi seperti pembukaan letter of credit dan fasilitas pembiayaan yang mendukung.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Jack Ma Sebut Perang Dagang AS - Cina Hal Paling Bodoh di Dunia

Jack Ma Sebut Perang Dagang AS - Cina Hal Paling Bodoh di Dunia

Bisnis | Selasa, 06 November 2018 | 07:15 WIB

Cegah Wabah Flu Babi Afrika, Ini Respons Pemerintah

Cegah Wabah Flu Babi Afrika, Ini Respons Pemerintah

Health | Sabtu, 03 November 2018 | 05:00 WIB

FAO Waspadai Wabah Flu Babi Afrika yang Menyerang Cina

FAO Waspadai Wabah Flu Babi Afrika yang Menyerang Cina

Health | Jum'at, 02 November 2018 | 22:31 WIB

Terkini

Review Drama Cases Between Us, Memecahkan Kasus Kejahatan di Era Republik

Review Drama Cases Between Us, Memecahkan Kasus Kejahatan di Era Republik

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 12:50 WIB

5 Sunscreen dengan Vitamin E untuk Cegah Kerutan Muncul Lebih Cepat

5 Sunscreen dengan Vitamin E untuk Cegah Kerutan Muncul Lebih Cepat

Lifestyle | Minggu, 27 September 2026 | 12:41 WIB

Urutan Zodiak yang Paling Sering Jadi Pemenang saat Debat, Nomor 1 Sesuai Dugaan

Urutan Zodiak yang Paling Sering Jadi Pemenang saat Debat, Nomor 1 Sesuai Dugaan

Lifestyle | Minggu, 27 September 2026 | 12:40 WIB

RAPBN 2027: Pemerintah-DPR Sepakat Naikkan Anggaran Belanja Negara, Target Pajak Ikut Melonjak

RAPBN 2027: Pemerintah-DPR Sepakat Naikkan Anggaran Belanja Negara, Target Pajak Ikut Melonjak

Bisnis | Minggu, 27 September 2026 | 12:37 WIB

RAPBN 2027: Pemeritah-DPR Pangkas Anggaran Subsidi Energi Jadi Rp 261,5 Triliun, Turun Rp 11,44 T

RAPBN 2027: Pemeritah-DPR Pangkas Anggaran Subsidi Energi Jadi Rp 261,5 Triliun, Turun Rp 11,44 T

Bisnis | Minggu, 27 September 2026 | 12:33 WIB

Suahasil Ungkap Anggaran Sekolah Gratis Diambil dari Dana Pendidikan Rp 824 Triliun

Suahasil Ungkap Anggaran Sekolah Gratis Diambil dari Dana Pendidikan Rp 824 Triliun

Bisnis | Minggu, 27 September 2026 | 12:29 WIB

Perusahaan Asing Mulai Garap Industri Bioetanol di RI

Perusahaan Asing Mulai Garap Industri Bioetanol di RI

Bisnis | Minggu, 27 September 2026 | 12:27 WIB

Terciduk Jalan Bareng Cewek di Milan, San ATEEZ Akhirnya Buka Suara Bantah Rumor Kencan!

Terciduk Jalan Bareng Cewek di Milan, San ATEEZ Akhirnya Buka Suara Bantah Rumor Kencan!

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 12:25 WIB

Dari Racun OOTD ke Checkout, Apakah Ini Cara Medsos Dorong Budaya Belanja?

Dari Racun OOTD ke Checkout, Apakah Ini Cara Medsos Dorong Budaya Belanja?

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 12:20 WIB

Gegara Nikel dan Emas, MDKA Balik Untung USD102 Juta di Semester I 2026

Gegara Nikel dan Emas, MDKA Balik Untung USD102 Juta di Semester I 2026

Bisnis | Minggu, 27 September 2026 | 12:18 WIB

×