Kuasa Hukum Martha Kase Minta Polisi Buka Rekaman CCTV GBK

Dwi Bowo Raharjo, Yosea Arga Pramudita

Selasa, 06 November 2018 | 19:00 WIB
Kuasa Hukum Martha Kase Minta Polisi Buka Rekaman CCTV GBK
Kawasan GBK. (Suara.com/Agung Shandy Lesmana)

Suara.com - Kuasa Hukum mantan atlet lari Martha Kase, Tobbyas Ndiwa meminta aparat kepolisian untuk membuka rekaman kamera pengawas atau CCTV di Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta. Hal tersebut bertujuan untuk mengungkap siapa yang terlebih dahulu melakukan peyerangan.

"Agar tidak ada dusta di antara kita, kami mendesak pihak kepolisian sebaiknya membuka rekaman CCTV Gelora Bung Karno. Tujuan adalah kita bisa tau fakta yang sebenarnya pihak siapa sih yang terlebih dahulu melakukan penyerangan," ungkap Tobbyas saat dihubungi, Selasa (6/11/2018).

Martha sebelumnya mengaku dipukuli oleh pihak keamanan ketika sedang berjualan minuman di area GBK pada Sabtu (27/10/2018) lalu.

Atas hal tersebut, Tobbyas bersama Martha dan suaminya mendatangi Polsek Tanah Abang pada Selasa siang sekitar pukul 13.00 WIB. Dalam pertemuan tersebut, pihaknya bertemu dengan Kapolsek Tanah Abang, AKBP Lukman Cahyono.

Tobbyas mengatakan pihaknya ingin agar kasus tersebut betul-betul terbuka dan fair. Dirinya menilai tindakan tersebut di luar kewajaran lantaran anggota sekuriti yang diduga melakukan pemukulan berjumlah 10 orang.

"Agak aneh, pihak Martha Kase hanya satu perempuan dan tiga pria rekanya, sampai berani menyerang anggota sekuriti SGR yang berjumlah lebih dari 10 orang pria dengan 3 mobil patroli," jelasnya.

Tobbyas juga menyayangkan peristiwa yang menimpa kliennya tersebut. Sebagai mantan atlet, lanjutnya, sudah seharusnya pihak sekuriti GBK menghargai Martha, terlebih ia juga seorang perempuan.

"Padahal saat beliau di keroyok , beberapa kali Marha berteriak kencang secara berulang-ulang" jangan pukul saya..jangan pukul saya..saya mantan atlit nasional. Namun pihak pengeroyok tetap tidak peduli," tutur Tobbyas.

"Security itu bukan saja mengandalkan kekuatan otot namun sumber daya manusia. Apalagi di tempatkan di GBK tempat bersejarah yang menjadi salah satu icon sarana olahraga nasional yang sudah mendunia. Nggak lucu kan!" tegasnya.

baca juga

Lebih jauh, Tobbyas mengatakan jika pihak kepolisian berjanji untuk menuntaskan kasus tersebut.

"Rencana besok hari rabu tanggal 7 November kembali ada BAP tambahan yang diajukan tim kuasa hukum Martha Kase," tandas Tobbyas.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Bule Cantik Jogja Teriak Kencang Setelah Kena Begal Payudara

Bule Cantik Jogja Teriak Kencang Setelah Kena Begal Payudara

News | Senin, 05 November 2018 | 18:43 WIB

Eks Atlet Lari Martha Kase Dipukul Satpam GBK saat Jualan Minuman

Eks Atlet Lari Martha Kase Dipukul Satpam GBK saat Jualan Minuman

News | Jum'at, 02 November 2018 | 12:02 WIB

Surabaya Otaki 600 CCTV dengan Teknologi Pengidentifikasi Wajah

Surabaya Otaki 600 CCTV dengan Teknologi Pengidentifikasi Wajah

Tekno | Rabu, 10 Oktober 2018 | 17:17 WIB

6 Hari Uji Coba, CCTV e-Tilang Asal Cina Gagal Rekam Nopol Mobil

6 Hari Uji Coba, CCTV e-Tilang Asal Cina Gagal Rekam Nopol Mobil

News | Senin, 08 Oktober 2018 | 11:40 WIB

Tak Cuma Warga Biasa, Aparat TNI dan Polisi Juga Langgar e-Tilang

Tak Cuma Warga Biasa, Aparat TNI dan Polisi Juga Langgar e-Tilang

News | Kamis, 04 Oktober 2018 | 10:37 WIB

Terkini

Diduga Hendak Curi Kabel, Pria Tanpa Identitas Tewas Tersengat Listrik di Gardu LRT Pancoran

Diduga Hendak Curi Kabel, Pria Tanpa Identitas Tewas Tersengat Listrik di Gardu LRT Pancoran

News | Rabu, 02 September 2026 | 06:58 WIB

Ini Kriteria Tokoh yang Diusulkan Dapat Gelar dan Tanda Kehormatan dari Pemerintah

Ini Kriteria Tokoh yang Diusulkan Dapat Gelar dan Tanda Kehormatan dari Pemerintah

News | Rabu, 02 September 2026 | 06:47 WIB

Arkeolog Temukan Ribuan Struktur Misterius Suku Aquiry yang di Hutan Amazon

Arkeolog Temukan Ribuan Struktur Misterius Suku Aquiry yang di Hutan Amazon

Tekno | Rabu, 02 September 2026 | 06:30 WIB

Struktur Lapisan Bumi dari Kerak sampai Inti Bumi, Penjelasan dan Gambarnya

Struktur Lapisan Bumi dari Kerak sampai Inti Bumi, Penjelasan dan Gambarnya

Tekno | Rabu, 02 September 2026 | 06:05 WIB

Karhutla di Aceh Barat Meluas, Tembus 6,5 Hektare Lahan

Karhutla di Aceh Barat Meluas, Tembus 6,5 Hektare Lahan

Foto | Rabu, 02 September 2026 | 06:00 WIB

Sengketa Lahan Bertahun-tahun, Warga Banjarsari Bermalam di Kantor Bupati Lahat

Sengketa Lahan Bertahun-tahun, Warga Banjarsari Bermalam di Kantor Bupati Lahat

Sumsel | Selasa, 01 September 2026 | 23:49 WIB

Babakan Cileungsi Mencekam, Pemilik Rumah Pingsan Menyaksikan Tempat Tinggalnya Ludes Terbakar

Babakan Cileungsi Mencekam, Pemilik Rumah Pingsan Menyaksikan Tempat Tinggalnya Ludes Terbakar

Bogor | Selasa, 01 September 2026 | 23:43 WIB

Pengadaan Smartboard Disdik Bogor Diusut KPK

Pengadaan Smartboard Disdik Bogor Diusut KPK

Jabar | Selasa, 01 September 2026 | 23:36 WIB

Depok Buka Kuota Gratis Kerjaan Sopir di Jepang untuk 1.000 Warga

Depok Buka Kuota Gratis Kerjaan Sopir di Jepang untuk 1.000 Warga

Bogor | Selasa, 01 September 2026 | 23:12 WIB

Gunung Gede Pangrango Tutup Pendakian Sampai Waktu yang Belum Ditentukan

Gunung Gede Pangrango Tutup Pendakian Sampai Waktu yang Belum Ditentukan

Jabar | Selasa, 01 September 2026 | 23:01 WIB

×