Dinkes Semarang Selidiki Marak Pemuda Mabuk Pakai Air Pembalut

Rabu, 07 November 2018 | 19:32 WIB
Dinkes Semarang Selidiki Marak Pemuda Mabuk Pakai Air Pembalut

Suara.com - Dinas Kesehatan Kota Semarang langsung menyelidiki fenemona anak muda di Jawa Tengah gunakan air rebusan pembalut wanita untuk mabuk.

Sekretaris Dinas Kesehatan Kota Semarang Sarwoko Oetomo menyampaikan, penyelidikan ini untuk mengetahui dampak penggunaan pembalut bekas ini bagi kesehatan.

"Dinkes sesuai kapasitasnya akan mencari dampak negatif bagi kesehatannya, karena yang mengkonsumsi adalah anak-anak dan remaja usia 13-16 tahun," katanya, Rabu (7/11/2018).

Sarwoko menilai aksi mabuk menggunakan air rebusan pembalut itu adalah tindakan menyimpang.

"Saya juga tidak bisa membayangkan bagaimana para remaja bisa melakukan itu. Ini kebiasaan yang dinilai diluar batas kewajaran," ujarnya.

Terkait kasus ini, Dinkes Kota Semarang akan melakukan tindakan pencegahan sekaligus sosialiasi kepada anak-anak muda agar tak terjerumus tindakan yang tak baik.

"Perlu tindakan pencegahan. Nanti setelah ada hasil penelitian dampak dari kebiasaan ini akan kami sampaikan ke media," kata dia

Sebelumnya, Kepala Bidang Pemberantasan BNNP Jawa Tengah, AKBP Suprinarto mengatakan, telah ditemukan kebiasaan penyimpangan anak dan remaja kecanduan air rebusan pembalut wanita di Jateng.

Mereka adalah usia 13-16 tahun dengan cara merebus pembalut wanita untuk diambil dari airnya lalu diminum, efek air rebusan itu memiliki efek nge-fly seperti mengkonsumsi narkoba jenis sabu.

Baca Juga: Dituduh Zina dengan Orang Arab, Wanita di Ciputat Bakar Diri

"Dulu mereka mengorek-orek tempat sampah untuk mencari pembalut bekas di tempat-tempat sampah lalu direbus. Tapi kini sudah menggunakan pembalut baru," katanya.

Kandungan bahan gel dari pembalut tersebut dinilai yang membuat air rebusan menjadi berefek serasa sabu.

Kebiasaan menyimpang itu diduga karena faktor keterbatasan ekonomi, lantaran tak mampu membeli mahalnya narkotika jenis sabu.

"Ditemukan tersebar di kawasan pinggiran Purwodadi, Kudus, Pati, Rembang, dan di Semarang bagian Timur. Keterbatasan ekonomi menjadi alasan remaja tersebut memilih menenggak air rebusan pembalut," ujarnya.

Kontributor : Adam Iyasa

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Statistika dan Peluang
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI