Bupati Diciduk KPK, Pejabat Bekasi Kini Takut Jadi Panitia Proyek

Bangun Santoso

Jum'at, 09 November 2018 | 12:00 WIB
Bupati Diciduk KPK, Pejabat Bekasi Kini Takut Jadi Panitia Proyek
Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Bupati Bekasi Neneng Hassanah Yasin menggunakan rompi tahanan usai menjalani pemeriksaan di Gedung KPK, Jakarta, Selasa (16/10). [Suara.com/Muhaimin A Untung]

Suara.com - Peristiwa operasi tangkap tangan (OTT) yang menyasar Bupati Bekasi Neneng Hasanah Yasin yang kini berstatus nonaktif serta sejumlah pejabat lainnya mulai berdampak pada roda pemerintahan. Akibat kasus dugaan suap proyek Meikarta itu, kondisi perkantoran Kabupaten Bekasi kini tampak sepi.

Bahkan, dari informasi yang dihimpun Suara.com, para Aparatur Sipil Negara (ASN) atau pejabat di Pemkab Bekasi kini takut dan enggan untuk menjadi panitia lelang proyek pengadaan barang dan jasa. Selain itu, jajaran pejabat yang memegang kewenangan juga sangat sulit ditemui dengan berbagai alasan.

Akademisi Unisma Bekasi, Adi Susila menilai, kondisi itu terjadi karena kemungkinan besar dampak psikologis dari para pejabat dan pegawai pemerintahan setempat pasca Operasi Tangkap Tangan atau OTT KPK. Sehingga, para pejabat saat ini lebih memilih menutup diri dan terkesan takut untuk melakukan tindakan yang notabene adalah pekerjaan mereka.

"Secara psikologis saya kira berdampak sekali. Salah satu dampak psikologis yang ditimbulkan dari kejadian tersebut bisa berujung pada rasa takut. ASN takut menjadi panitia pengadaan barang dan jasa. Khususnya yang nilai proyeknya besar," kata Adi di Bekasi, Jumat (9/11/2018).

Semestinya, kata dia, pasca KPK menggeledah sejumlah kantor dinas dan gedung bupati, tidak lantas membuat PNS dan pejabat takut dan lesu. Karena, saat ini Kabupaten Bekasi sudah memiliki Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Bekasi.

"Sekarang kan sudah ada Plt Bupati. Seharusnya Plt Bupati segera menggerakkan roda pemerintahan. Di sinilah Plt Bupati diuji kepemimpinannya. Kejadian kemarin mestinya dijadikan momentum oleh Plt Bupati untuk menerapkan good govermant dan open goverment," tambahnya.

Kontributor : Mochamad Yacub Ardiansyah

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kasus Meikarta, KPK Kembali Periksa Mantan Presdir Lippo Cikarang

Kasus Meikarta, KPK Kembali Periksa Mantan Presdir Lippo Cikarang

News | Jum'at, 09 November 2018 | 11:17 WIB

Mendadak Datangi KPK, Mendagri Ngaku Dipanggil Agus Rahardjo

Mendadak Datangi KPK, Mendagri Ngaku Dipanggil Agus Rahardjo

News | Jum'at, 09 November 2018 | 10:11 WIB

Alasan KPK Tuntut Zumi Zola 8 Tahun Penjara

Alasan KPK Tuntut Zumi Zola 8 Tahun Penjara

News | Jum'at, 09 November 2018 | 08:15 WIB

Ruhut ke Taufik Kurniawan: Nyanyilah Kau di Sel Tahanan KPK

Ruhut ke Taufik Kurniawan: Nyanyilah Kau di Sel Tahanan KPK

News | Kamis, 08 November 2018 | 15:52 WIB

Suap Proyek Riau-1, Idrus Marham Akui Kenal Samir Tan

Suap Proyek Riau-1, Idrus Marham Akui Kenal Samir Tan

News | Kamis, 08 November 2018 | 15:51 WIB

Terkini

Percikan Korsleting Mobil Hanguskan 5 Rumah di Lampung Barat, Kerugian Miliaran

Percikan Korsleting Mobil Hanguskan 5 Rumah di Lampung Barat, Kerugian Miliaran

Lampung | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:53 WIB

Anwar Abbas Jadi Saksi Meringankan Yaqut: Beliau Punya Tanggung Jawab Besar

Anwar Abbas Jadi Saksi Meringankan Yaqut: Beliau Punya Tanggung Jawab Besar

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:51 WIB

SPF di Cushion Purbasari Berapa? Cek Tingkat Perlindungannya

SPF di Cushion Purbasari Berapa? Cek Tingkat Perlindungannya

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:50 WIB

Investor Muda Belajar Trading dari Medsos, OJK Mulai Perketat Influencer Keuangan

Investor Muda Belajar Trading dari Medsos, OJK Mulai Perketat Influencer Keuangan

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:46 WIB

Timnas Indonesia U-15 Mengamuk di Piala Dunia U-15 2026, Panama Tak Berdaya

Timnas Indonesia U-15 Mengamuk di Piala Dunia U-15 2026, Panama Tak Berdaya

Bola | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:38 WIB

Pemkot Pekanbaru Tempatkan PPPK Paruh Waktu di Setiap RW

Pemkot Pekanbaru Tempatkan PPPK Paruh Waktu di Setiap RW

Riau | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:36 WIB

Turun ke Jalan Bawa Tritura, Mahasiswa Trisakti Sasar Istana

Turun ke Jalan Bawa Tritura, Mahasiswa Trisakti Sasar Istana

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:32 WIB

Sering Dipakai untuk Diet, Apa Perbedaan Stevia dengan Gula Biasa?

Sering Dipakai untuk Diet, Apa Perbedaan Stevia dengan Gula Biasa?

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:32 WIB

Dikeruk tapi Minim Pembangunan: Kenapa Masyarakat Pedalaman Tidak Bersuara?

Dikeruk tapi Minim Pembangunan: Kenapa Masyarakat Pedalaman Tidak Bersuara?

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:30 WIB

Ibu Tzuyu TWICE Jelaskan Rumor Kencan, Minta Publik Berhenti Berspekulasi

Ibu Tzuyu TWICE Jelaskan Rumor Kencan, Minta Publik Berhenti Berspekulasi

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:30 WIB

×