Arab Saudi Ubah Tarif Bea Masuk 51 Komoditas, Kemendag Minta Eksportir RI Tangkap Peluang

Dythia Novianty, Fakhri Fuadi Muflih

Kamis, 16 Juli 2026 | 14:06 WIB
Arab Saudi Ubah Tarif Bea Masuk 51 Komoditas, Kemendag Minta Eksportir RI Tangkap Peluang
Ilustrasi Arab Saudi. [Pixabay]
baca 10 detik
  • Pemerintah Arab Saudi menetapkan perubahan tarif bea masuk bagi 51 komoditas impor sejak tanggal 26 Juni 2026.
  • Kebijakan tersebut bertujuan melindungi sektor pertanian lokal sekaligus menciptakan peluang kerja sama teknologi bagi Indonesia.
  • Kementerian Perdagangan optimistis produk Indonesia tetap kompetitif dengan fokus meningkatkan kualitas serta ekspor komoditas bernilai tambah.

Suara.com - Pemerintah Arab Saudi memberlakukan perubahan tarif bea masuk terhadap 51 komoditas impor dari seluruh negara. 

Menyikapi kebijakan tersebut, Kementerian Perdagangan (Kemendag) memastikan peluang ekspor Indonesia ke Arab Saudi tetap terbuka, terutama untuk produk bernilai tambah.

Atase Perdagangan RI di Riyadh, Zulvri Yenni, mengatakan perubahan tarif tersebut perlu disikapi sebagai momentum bagi pelaku usaha Indonesia untuk memperluas pasar. 

Menurutnya, sejumlah produk yang belum banyak diproduksi di Arab Saudi masih memiliki prospek ekspor yang baik.

"Perubahan tarif oleh Pemerintah Arab Saudi perlu kita sikapi sebagai upaya membuka peluang baru. Indonesia masih memiliki peluang memperluas ekspor produk pangan dan perikanan bernilai tambah (value-added products), khususnya produk yang belum diproduksi secara memadai oleh industri domestik Arab Saudi seperti kerupuk udang," jelas Zulvri kepada wartawan, Kamis (16/7/2026).

Ia menjelaskan, kebijakan tersebut diterbitkan pemerintah Arab Saudi untuk melindungi sekaligus mendorong perkembangan sektor pertanian lokal. 

Meski demikian, aturan itu tetap sejalan dengan komitmen Arab Saudi di Organisasi Perdagangan Dunia (WTO).

Di sisi lain, Zulvri menilai, kebijakan tersebut juga berpotensi menciptakan peluang kerja sama baru. 

Penguatan sektor pertanian dan akuakultur Arab Saudi diperkirakan akan meningkatkan kebutuhan teknologi budidaya, sistem rantai dingin (cold chain), pakan, benih, hingga berbagai jasa pendukung yang juga dimiliki Indonesia.

baca juga

"Berbagai kebutuhan yang akan mengiringi kebijakan ini dapat menjadi peluang kerja sama antara pelaku usaha Indonesia dan Arab Saudi," ucapnya.

Pemerintah Arab Saudi menetapkan perubahan tarif bea masuk melalui Keputusan Menteri Keuangan Nomor 1447-88-10 tertanggal 15 Juni 2026. 

Aturan tersebut mulai berlaku pada 26 Juni 2026 dan mengatur tarif terhadap 51 komoditas, mulai dari ternak hidup, daging, ikan, udang, produk susu, telur, buah-buahan, bunga, hingga berbagai produk olahan pertanian.

Kemendag yakin daya saing produk Indonesia tetap terjaga selama pelaku usaha mampu menjaga kualitas, meningkatkan efisiensi biaya, memenuhi standar keamanan pangan, serta mengembangkan produk bernilai tambah.

"Kami optimistis produk Indonesia tetap mampu untuk bersaing di pasar Arab Saudi selama produk itu berkualitas. Selain itu, pelaku usaha Indonesia perlu memperhatikan efisiensi biaya, kepatuhan terhadap standar keamanan pangan, dan pengembangan produk bernilai tambah agar tetap dapat berkompetisi di pasar Arab Saudi," ungkap Zulvri.

Sebagai informasi, total perdagangan Indonesia dan Arab Saudi pada periode Januari-Mei 2026 mencapai 2,19 miliar dolar AS. Dari angka tersebut, ekspor Indonesia ke Arab Saudi tercatat sebesar 843 juta dolar AS.

Sementara sepanjang 2025, total perdagangan kedua negara mencapai 6,53 miliar dolar AS dengan nilai ekspor Indonesia sebesar 2,88 miliar dolar AS.

Ilustrasi sumber makanan nabati. (Pixabay/congerdesign)
Ilustrasi sumber makanan nabati. (Pixabay/congerdesign)

Komoditas utama yang diekspor Indonesia ke Arab Saudi meliputi kendaraan beserta bagiannya, lemak dan minyak hewani atau nabati, kapal laut, berbagai makanan olahan, serta kayu dan produk kayu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Teknologi AI Bikin Purbaya Lebih Cepat Endus Pakaian Bekas Impor Ilegal

Teknologi AI Bikin Purbaya Lebih Cepat Endus Pakaian Bekas Impor Ilegal

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:36 WIB

Industri Tekstil RI Tak Mampu Olah, Purbaya Pilih Musnahkan Pakaian Bekas Impor Ilegal

Industri Tekstil RI Tak Mampu Olah, Purbaya Pilih Musnahkan Pakaian Bekas Impor Ilegal

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 13:42 WIB

Purbaya Sepakat Polisi Hukum Pelaku Impor Pakaian Bekas Ilegal Pakai UU Pengelolaan Sampah

Purbaya Sepakat Polisi Hukum Pelaku Impor Pakaian Bekas Ilegal Pakai UU Pengelolaan Sampah

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 13:09 WIB

Purbaya Sita 43 Kontainer Pakaian Impor Bekas dari Bea Cukai, Nilainya Rp 53,9 M

Purbaya Sita 43 Kontainer Pakaian Impor Bekas dari Bea Cukai, Nilainya Rp 53,9 M

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 12:27 WIB

Pemerintah Bebaskan Bea Masuk Impor LPG dan Bahan Baku Plastik Jadi 0%

Pemerintah Bebaskan Bea Masuk Impor LPG dan Bahan Baku Plastik Jadi 0%

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 19:51 WIB

Bea Cukai Ungkap BYD & Wuling Biang Kerok 10.000 Kontainer Menumpuk di Tanjung Priok

Bea Cukai Ungkap BYD & Wuling Biang Kerok 10.000 Kontainer Menumpuk di Tanjung Priok

Bisnis | Rabu, 17 Juni 2026 | 17:47 WIB

Terkini

Ekonom Unsri Hitung Kerugian Karhutla Sumsel 2026 Capai Rp5,7 Triliun

Ekonom Unsri Hitung Kerugian Karhutla Sumsel 2026 Capai Rp5,7 Triliun

Sumsel | Senin, 02 November 2026 | 21:04 WIB

Merayakan Rindu dan Kegelisahan lewat Puisi di Buku Kidung Para Pencari

Merayakan Rindu dan Kegelisahan lewat Puisi di Buku Kidung Para Pencari

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 21:00 WIB

Fakta TPPO Modus Tentara Bayaran Rusia, Cuma Modal Latihan Sebulan Langsung Tempur

Fakta TPPO Modus Tentara Bayaran Rusia, Cuma Modal Latihan Sebulan Langsung Tempur

News | Senin, 02 November 2026 | 20:55 WIB

Santriwati Tidur Digeledah Polisi, KPAI Ungkap Dugaan Penodongan Senjata

Santriwati Tidur Digeledah Polisi, KPAI Ungkap Dugaan Penodongan Senjata

News | Senin, 02 November 2026 | 20:49 WIB

Direkrut Jadi Tentara Bayaran Rusia, Korban TPPO Cuma Dilatih Sebulan Sebelum ke Medan Perang

Direkrut Jadi Tentara Bayaran Rusia, Korban TPPO Cuma Dilatih Sebulan Sebelum ke Medan Perang

News | Senin, 02 November 2026 | 20:36 WIB

Wanita Diduga ODGJ Melahirkan di Pinggir Jalan Pematangsiantar, Bayi Meninggal Dunia

Wanita Diduga ODGJ Melahirkan di Pinggir Jalan Pematangsiantar, Bayi Meninggal Dunia

Sumut | Senin, 02 November 2026 | 20:26 WIB

Proteksi Double! 4 Sunscreen Lokal PDRN Ini Bikin Wajah Awet Muda dan Sehat

Proteksi Double! 4 Sunscreen Lokal PDRN Ini Bikin Wajah Awet Muda dan Sehat

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 20:25 WIB

Debut Sistem Skor 3x15 BWF, 707 Pebulu Tangkis dari 8 Negara Siap Bersaing di Superliga Junior 2026

Debut Sistem Skor 3x15 BWF, 707 Pebulu Tangkis dari 8 Negara Siap Bersaing di Superliga Junior 2026

Sport | Senin, 02 November 2026 | 20:24 WIB

Tergiur Bonus Ratusan Juta, 58 Korban TPPO Nyaris Dikirim ke Medan Perang Rusia

Tergiur Bonus Ratusan Juta, 58 Korban TPPO Nyaris Dikirim ke Medan Perang Rusia

News | Senin, 02 November 2026 | 20:21 WIB

Cara Mengaktifkan BPJS PBI yang Tidak Aktif, Ini Langkah Reaktivasi dan Syaratnya

Cara Mengaktifkan BPJS PBI yang Tidak Aktif, Ini Langkah Reaktivasi dan Syaratnya

Lifestyle | Senin, 02 November 2026 | 20:20 WIB

×