Serius Dukung Prabowo? Ibas: Demokrat Bukan Partai Genderuwo

Reza Gunadha | Muhammad Yasir | Suara.com

Minggu, 11 November 2018 | 20:48 WIB
Serius Dukung Prabowo? Ibas: Demokrat Bukan Partai Genderuwo
Ketua Komisi Pemenangan Pemilu DPP Partai Demokrat, Edhie Baskoro Yudhoyono. [Suara.com/Muhamad Yasir]

Suara.com - Ibas Yudhoyono: Partai Demokrat Bukan Partai Genderuwo

Partai Demokrat mengakui tengah berkosentrasi dalam memenangkan Pemilu 2019. Ketua Komisi Pemenangan Pemilu DPP Partai Demokrat, Edhie Baskoro Yudhoyono alias Ibas menuturkan, terkait Pilpres 2019, akan dipikirkan pada lain waktu.

"Urusan pilpres ada waktunya, yang jelas secara langsung Partai Demokrat mendukung pasangan Pak Prabowo dan Sandiaga Uno.  Tapi tidak sedikit caleg-caleg Demokrat juga berkonsentrasi untuk memenangi dirinya masing-masing," tutur Ibas di Hotel Sultan, Jalan Gatot Subroto, Jakarta Pusat, Minggu (11/11/2018).

Berkenaan dengan itu, Ibas menanggapi santai terkait adanya anggapan dari beberapa pihak yang menilai Demokrat kurang serius mendukung pasangan calon presiden dan calon wakil presiden nomor urut 02 tersebut.

Sebab, sejumlah kader Demokrat di daerah justru mendukung pasangan capres dan cawapres nomor urut 1 Jokowi – Maruf Amin.

Menurut Ibas, hal itu wajar saja terjadi. Bahkan, kata Ibas, di Partai Gerindra atau PDIP sekali pun mungkin tidak semuanya akan mendukung pasangan capres dan cawapres yang diusungnya.

"Saya tanya balik dari partai koalisi Pak Jokowi dan Pak Prabowo, apakah akan tetap memilih Pak Prabowo atau Pak Jokowi juga? Belum tentu. Apalagi partai Demokrat yang sangat demokratis," imbuhnya.

Lebih lanjut, Ibas mengungkapkan berdasarkan survei internal di partai Demokrat memang mayoritas menyatakan mendukung pasangan Prabowo - Sandiaga Uno. Namun, beberapa di antaranya juga ada yang mendukung Jokowi – Maruf Amin.

Kendati begitu, kata Ibas, sebagai partai yang mengedepankan nilai demokrasi, Partai Demokrat tidak bisa memberikan hukuman kepada kader partainya yang melenceng dari garis partai.

Adapun yang dapat dilakukan partai Demokrat hanya menyerukan agar sama-sama mendukung pasangan capres dan cawares yang diusungnya itu.

"Maksudnya saya ingin bilang partai Demokrat bukan partai genderuwo. Demokrat ingin memainkan politik yang cerdas, politik yang membangun dan politik yang ingin mengajak pada masyarakat ada opsi-opsi," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

SBY: Tak Punya Capres, Tuhan Sayangi Hambanya yang Tegar

SBY: Tak Punya Capres, Tuhan Sayangi Hambanya yang Tegar

News | Minggu, 11 November 2018 | 19:15 WIB

Sandiaga Uno Bantah Partai Demokrat Berkampanye Senyap

Sandiaga Uno Bantah Partai Demokrat Berkampanye Senyap

News | Minggu, 28 Oktober 2018 | 03:15 WIB

Anggota Komisi IV Syok Lubang di Lemari Kerjanya Berisi Peluru

Anggota Komisi IV Syok Lubang di Lemari Kerjanya Berisi Peluru

News | Rabu, 17 Oktober 2018 | 18:55 WIB

Lagi, Ditemukan Peluru Menancap di Lemari Ruang Kerja Anggota DPR

Lagi, Ditemukan Peluru Menancap di Lemari Ruang Kerja Anggota DPR

News | Rabu, 17 Oktober 2018 | 17:54 WIB

Terkini

Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional

Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 23:41 WIB

33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi

33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 23:38 WIB

Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia

Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 23:33 WIB

Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF

Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 22:34 WIB

Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan

Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 22:00 WIB

Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China

Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:50 WIB

Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah

Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:38 WIB

Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP

Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:31 WIB

Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun

Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:20 WIB

Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara

Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:01 WIB