Diterpa Isu PKI, PDIP Sarankan Yusril Lapor Polisi

Bangun Santoso | Ria Rizki Nirmala Sari | Suara.com

Selasa, 13 November 2018 | 11:57 WIB
Diterpa Isu PKI, PDIP Sarankan Yusril Lapor Polisi
Yusril Ihza Mahendra. [suara.com/Bagus Santosa]

Suara.com - Politisi PDIP Eva Kusuma Sundari menyoroti soal isu yang menerpa Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB) Yusril Ihza Mahendra usai dirinya mengumumkan menjadi pengacara Capres-Cawapres Joko Widodo atau Jokowi-Maruf Amin. Yusril diisukan memiliki hubungan dekat dengan Ketua CC PKI Dipa Nusantara atau DN Aidit.

Eva sempat heran melihat Yusril diserang dengan isu-isu berbau PKI, padahal Yusril dikenal sebagai tokoh yang lantang anti PKI. Menurutnya, isu itu sengaja dibuat oleh pihak-pihak yang gemar menyebarkan isu PKI.

"Serangan PKI ke Yusril sungguh tragikomedi (tragedi komedi) di politik kita. Jadi yang nyerang adalah anasir-anasir Orba karena suka mainin isu usang dan fosil PKI," kata Eva kepada Suara.com, Selasa (13/11/2018).

Eva menilai bahwa di balik serangan isu PKI kepada Yusril bermotifkan kampanye hitam. Dirinya pun heran kepada pelempar isu-isu PKI terus memanfaatkan sebagai kebutuhan politis bukan malah melaporkan kepada pihak kepolisian.

"Motifnya politis untuk kampanye hitam. Kenapa tidak melaporkannya ke polisi? Toh, PKI sudah haram seperti HTI?," ujar dia.

Alangkah baiknya menurut Eva, Yusril segera melaporkan ke pihak berwajib atas adanya serangan-serangan yang berbau PKI kepadanya. Menurut Eva, orang-orang tersebut termasuk kepada golongan orang-orang yang genderuwo dan sontoloyo.

"Menurutku pak Yusril bisa melakukan perlawanan hukum, ada jejak digitalnya dan laporkan ke polisi. Laporkan para orang sontoloyo dan genderuwo yang ingin berkuasa tanpa ide, kapasitas dan kinerja itu. Nggak bisa kerja tapi hanya fitnah dan melintir kata-kata," pungkasnya.

Untuk diketahui, Yusril Ihza Mahendra, Ketua Umum Partai Bulan Bintang, dituding memunyai hubungan akrab dengan mendiang Ketua CC PKI Dipa Nusantara Aidit setelah menjadi pengacara Capres dan Cawapres nomor urut 2 Jokowi – Ma'ruf Amin.

Menjawab tudingan tersebut, Yusril dalam keterangan resminya yang diterima Suara.com, Minggu (11/11/2018), menegaskan tidak pernah bertemu, apalagi berteman akrab dengan DN Aidit meski sama-sama satu kampung halaman.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Fadli Zon Tepis Curhatan SBY soal Efek Ekor Jas

Fadli Zon Tepis Curhatan SBY soal Efek Ekor Jas

News | Senin, 12 November 2018 | 22:26 WIB

Geger Poster Nyoblos Caleg PDIP Dapat Hadiah Istri

Geger Poster Nyoblos Caleg PDIP Dapat Hadiah Istri

News | Senin, 12 November 2018 | 15:46 WIB

Isu Dekat dengan DN Aidit, Yusril: Kita Harus Saling Menghormati

Isu Dekat dengan DN Aidit, Yusril: Kita Harus Saling Menghormati

News | Senin, 12 November 2018 | 15:06 WIB

Yusril Diterpa Isu PKI, Tim Prabowo: Dampak Jadi Pengacara Jokowi

Yusril Diterpa Isu PKI, Tim Prabowo: Dampak Jadi Pengacara Jokowi

News | Senin, 12 November 2018 | 11:05 WIB

Secangkir Kopi DN Aidit untuk M Natsir, Bisakah Politikus Kini?

Secangkir Kopi DN Aidit untuk M Natsir, Bisakah Politikus Kini?

News | Minggu, 11 November 2018 | 19:52 WIB

Terkini

Andrie Yunus Jalani Operasi Lanjutan, Dokter Fokus Selamatkan Bola Mata Kanan

Andrie Yunus Jalani Operasi Lanjutan, Dokter Fokus Selamatkan Bola Mata Kanan

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 23:10 WIB

Arus Lebaran 2026 Menguat, Tol GempolPasuruan Didominasi Pergerakan ke Arah Pasuruan

Arus Lebaran 2026 Menguat, Tol GempolPasuruan Didominasi Pergerakan ke Arah Pasuruan

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 22:44 WIB

Optimalkan SDA untuk Kemandirian Nasional, Prabowo Pacu Hilirisasi dan Ketahanan Energi

Optimalkan SDA untuk Kemandirian Nasional, Prabowo Pacu Hilirisasi dan Ketahanan Energi

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 22:38 WIB

Prabowo Dorong Reformasi TNI: Penegakan Hukum Internal Diperketat, Tak Ada Toleransi Pelanggaran!

Prabowo Dorong Reformasi TNI: Penegakan Hukum Internal Diperketat, Tak Ada Toleransi Pelanggaran!

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 22:32 WIB

Cerita Arus Balik: Syamsudin Trauma Macet 27 Jam di Jalan, Derris Pilih War Tiket Sejak H-45

Cerita Arus Balik: Syamsudin Trauma Macet 27 Jam di Jalan, Derris Pilih War Tiket Sejak H-45

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 22:13 WIB

Anak Durhaka! Kata-kata Sadis Remaja 18 Tahun Usai Bunuh Ibu Kandung

Anak Durhaka! Kata-kata Sadis Remaja 18 Tahun Usai Bunuh Ibu Kandung

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 22:00 WIB

Akal Bulus Model Cantik Tipu Pria Kaya, Korban Merugi Sampai Rp3 Miliar

Akal Bulus Model Cantik Tipu Pria Kaya, Korban Merugi Sampai Rp3 Miliar

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 21:30 WIB

Dear Donald Trump! Ini Ada Ejekan dari Jubir Iran: Malu yah Kalah Perang

Dear Donald Trump! Ini Ada Ejekan dari Jubir Iran: Malu yah Kalah Perang

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 21:00 WIB

Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus

Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 20:32 WIB

AS-Israel Lakukan Kejahatan Perang: 600 Sekolah Hancur, 66 Balita Iran Tewas

AS-Israel Lakukan Kejahatan Perang: 600 Sekolah Hancur, 66 Balita Iran Tewas

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 20:30 WIB