Isu Dekat dengan DN Aidit, Yusril: Kita Harus Saling Menghormati

Pebriansyah Ariefana, Muhammad Yasir

Senin, 12 November 2018 | 15:06 WIB
Isu Dekat dengan DN Aidit, Yusril: Kita Harus Saling Menghormati
Ketua Umum Partai Bulan Bintang Yusril Ihza Mahendra (kiri) dan Ketua CC PKI DN Aiditi (kanan). Foto ini hasil kolase Suara.com, dan dibuat untuk kepentingan pemberitaan, bukan untuk mendukung hoaks. [kolase Suara.com]

Suara.com - Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB) Yusril Ihza Mahendra menanggapi santai atas tudingan terhadap dirinya yang disebut memiliki hubungan akrab dengan mendiang Ketua CC PKI Dipa Nusantara Aidit setelah menjadi pengacara Capres dan Cawapres nomor urut 2 Jokowi – Maruf Amin.

Yusril mengaku telah menegaskan bahwa dirinya tidak pernah bertemu. Apalagi berteman akrab dengan DN Aidit meski sama-sama berasal dari Belitung.

Yusril mengungkapkan kalau ayahnya DN Adit, Abdullah Aidit merupakan anggota Masyumi - partai Islam terbesar pada era Orde Lama. Sedangkan Yusril mengatakan ayahnya yang bernama Idris bin Haji Zainal ialah Ketua Masyumi di Belitung.

"Saya kira keluarga Pak Aidit itu ada yang Masyumi dan PKI. Bapaknya (DN Aidit) itu sendiri Pak Abdullah Aidit itu Masyumi, bapak saya (Idris bin Haji Zainal) Ketua Masyumi di Belitung. Zaman dulu yang PKI itu Aidit yang lain-lain Masyumi, jadi tentu yang PKI itu tentu pikirannya nggak bisa ketemu, tapi sesama manusia orang bisa saling hormat menghormati bergaul sesama," tutur Yusril saat ditemui di UIN Syarif Hidayatullah, Tangerang Selatan, Senin (12/11/2018).

Yusril menuturkan bahwasannya pemimpin di masa lalu meski memiliki perbedaan pandangan namun tetap bisa saling mengormati. Berkenaan dengan itu, Yusril juga menceritakan bagaimana hubungan Ketua Masyumi Mohammad Natsir dan Ketua CC PKI DN Aidit.

"Saya kira pemimpin kita di masa yang lalu memamg seperti itu. Pak Nasir itu Ketua Masyumi, Aidit itu Ketua PKI, kalau udah berdebat kaya orang mau berkelahi, tapi Pak Aidit pas sidang DPR break bawa kopi, Pak Natsir ngerokok, mereka ngobrol msalah keluarga, nggak bicara soal politik," ucapnya.

Untuk itu, Yusril menilai seharusnya politikus kekinian harus belajar saling menghormati atas perbedaan. Pasalnya, kata Yusril kondisi kekinian tidak ada perbedaan saja bisa menimbulkan keributan.

"Misalnya saya jadi lawyernya Pak Jokowi - Ma'ruf Amin itu kan kedudukannnya sebagai paslon, bukan sebagai presiden wakil presiden, itu kan bukan ideolgi, itu masalah propesional dan pertimbangan praktis saja. Tapi karna nggak setuju temen lawyer meilhat saya seperti musuh saja, sudah dikeluarkan fatwa, halal darahnya, udah bisa disembelih, udah segala macam, ini kan makin aneh, ini makin pendek akalnya," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Status Yusril Jadi Pengacara Jokowi akan Dibahas di Rakornas PBB

Status Yusril Jadi Pengacara Jokowi akan Dibahas di Rakornas PBB

News | Senin, 12 November 2018 | 14:58 WIB

Yusril Diterpa Isu PKI, Tim Prabowo: Dampak Jadi Pengacara Jokowi

Yusril Diterpa Isu PKI, Tim Prabowo: Dampak Jadi Pengacara Jokowi

News | Senin, 12 November 2018 | 11:05 WIB

Yusril Ihza Mahendra Blak - blakan : Kapan Prabowo Bayar Utang?

Yusril Ihza Mahendra Blak - blakan : Kapan Prabowo Bayar Utang?

wawancara | Senin, 12 November 2018 | 10:57 WIB

Secangkir Kopi DN Aidit untuk M Natsir, Bisakah Politikus Kini?

Secangkir Kopi DN Aidit untuk M Natsir, Bisakah Politikus Kini?

News | Minggu, 11 November 2018 | 19:52 WIB

Terkini

PSI: Kunjungan Jokowi ke Daerah Bukan Safari Politik, Tapi Memenuhi Undangan

PSI: Kunjungan Jokowi ke Daerah Bukan Safari Politik, Tapi Memenuhi Undangan

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 22:35 WIB

1 Warga Tewas Akibat Gempa M6,7 di Sulawesi Tengah, 312 Jiwa Terdampak

1 Warga Tewas Akibat Gempa M6,7 di Sulawesi Tengah, 312 Jiwa Terdampak

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 22:19 WIB

Apakah 'Nyanyian' Sony Sonjaya Bisa Jadi Kunci Bongkar Akar Korupsi MBG?

Apakah 'Nyanyian' Sony Sonjaya Bisa Jadi Kunci Bongkar Akar Korupsi MBG?

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 21:58 WIB

BEM Bersatu Tuding Ada Sosok Eks Petinggi Militer di Balik Aksi Demo Mahasiswa Tolak MBG

BEM Bersatu Tuding Ada Sosok Eks Petinggi Militer di Balik Aksi Demo Mahasiswa Tolak MBG

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 21:44 WIB

Guntur Romli Cium Motif Lain BEM Bersatu: Dari Mana Dana Bikin Konferensi Pers?

Guntur Romli Cium Motif Lain BEM Bersatu: Dari Mana Dana Bikin Konferensi Pers?

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 21:35 WIB

Gus Ipul: Prof Nasar Jadi Salah Satu Figur Kuat untuk Ketua Umum PBNU

Gus Ipul: Prof Nasar Jadi Salah Satu Figur Kuat untuk Ketua Umum PBNU

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 20:58 WIB

Wamendagri Ribka Haluk Dorong Penyelesaian RAP Dana Otsus Tambahan & DTI Tahun 2026

Wamendagri Ribka Haluk Dorong Penyelesaian RAP Dana Otsus Tambahan & DTI Tahun 2026

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 20:50 WIB

BEM Bersatu Ungkap Fortuner Tyo Ardianto Atas Nama Adik Jenderal, Gerakan Mahasiswa Disusupi?

BEM Bersatu Ungkap Fortuner Tyo Ardianto Atas Nama Adik Jenderal, Gerakan Mahasiswa Disusupi?

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 20:17 WIB

BEM Bersatu Tuding Ada Intervensi Politik di Balik Aksi Tolak MBG, Guntur Romli: Cocokologi

BEM Bersatu Tuding Ada Intervensi Politik di Balik Aksi Tolak MBG, Guntur Romli: Cocokologi

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 20:15 WIB

Puluhan Ribu Jemaah Bakal Padati Monas, Jakarta Gelar Haul Akbar Ulama Betawi Terbesar

Puluhan Ribu Jemaah Bakal Padati Monas, Jakarta Gelar Haul Akbar Ulama Betawi Terbesar

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 19:54 WIB