Tolak Perda Syariat, Novel FPI: PSI dan Ahok Sama, Anti Ayat Suci

Pebriansyah Ariefana, Ria Rizki Nirmala Sari

Selasa, 13 November 2018 | 17:44 WIB
Tolak Perda Syariat, Novel FPI: PSI dan Ahok Sama, Anti Ayat Suci
Ketua Umum PSI Grace Natalie memperkenalkan dua caleg mantan dubes senior. (Suara.com/Lili Handayani)

Suara.com - Tokoh Front Pembela Islam (FPI) Novel Bamukmin tak heran dengan Partai Solidaritas Indonesia (PSI) tak akan mendukung peraturan daerah (perda) yang berlandaskan agama. Pasalnya, Novel menilai banyak kader PSI yang sering menistakan agama.

Novel mengaku tidak kaget saat mendengar PSI yang tidak mendukung perda berlandaskan agama semacam Perda Injil dan Perda Syariat. Dirinya menyontohkan soal politisi PSI Guntur Romli yang pernah dilaporkan ke pihak kepolisian karena menyebut Al Quran bukan kitab suci.

"Di PSI ada oknum-oknum justru petinggi partainya melakukan penistaan agama," kata Novel kepada Suara.com, Selasa (13/11/2018).

Karena itulah kemudian Novel wajar melihat PSI yang menolak perda berlandaskan agama. Menurutnya PSI lebih mengagungkan ayat-ayat konstitusi ketimbang ayat suci Al Quran.

"Kami nggak kaget lagi kalau syariat ditolak PSI yang memang sudah anti ayat suci yang memang mereka diduga mau mendewakan ayat-ayat konstitusi dan ini yang dilakukan Ahok ketika berkampanye sebagai Cawagup DKI tahun 2012," pungkasnya.

Untuk diketahui, Partai Solidaritas Indonesia (PSI) tidak akan pernah mendukung peraturan daerah (perda) yang berlandaskan agama. PSI akan menolak perda seperti Perda Injil dan Perda Syariah.

Sekretaris Jenderal Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Raja Juli Antoni mengatakan bahwa perda agama sudah memecah persatuan masyarakat Indonesia. Dengan keberagaman yang ada di Indonesia, Juli menilai perda agama semacam Perda Injil dan Perda Syariah dapat mengancam persatuan nasional.

Sebelumnya Ketua Umum PSI Grace Natalie sempat menyampaikan hal yang serupa. Grace menyebut kalau PSI tidak akan pernah mendukung Perda Injil dan Perda Syariah. Hal tersebut lantaran Perda Agama itu dapat membatasi kebebasan masyarakat. Semisal, perda yang mengatur kewajiban siswa untuk berbusana tertentu sehingga dapat membatasi kebebasan umat dalam beribadah.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

PSI Anti Perda Injil dan Perda Syariah karena Rusak Persatuan

PSI Anti Perda Injil dan Perda Syariah karena Rusak Persatuan

News | Selasa, 13 November 2018 | 16:15 WIB

Baliho Caleg PSI Roboh Makan Korban Satu Ibu dan Seorang Bocah

Baliho Caleg PSI Roboh Makan Korban Satu Ibu dan Seorang Bocah

News | Senin, 12 November 2018 | 17:43 WIB

Cerita Maruf Amin Damaikan Habib Rizieq dan Kapolri di Aksi 212

Cerita Maruf Amin Damaikan Habib Rizieq dan Kapolri di Aksi 212

News | Senin, 12 November 2018 | 12:10 WIB

Usai Dinasihati Rizieq, Kapitra Batal Laporkan Petinggi GNPF

Usai Dinasihati Rizieq, Kapitra Batal Laporkan Petinggi GNPF

News | Jum'at, 09 November 2018 | 21:26 WIB

Kapitra: Situasinya Terbalik, Saudi Kini Berempati dengan Rizieq

Kapitra: Situasinya Terbalik, Saudi Kini Berempati dengan Rizieq

News | Jum'at, 09 November 2018 | 20:31 WIB

Terkini

Persija Gagal Kalahkan PSMS, Asisten Shin Tae-yong Akui Anak Asuhnya Kewalahan

Persija Gagal Kalahkan PSMS, Asisten Shin Tae-yong Akui Anak Asuhnya Kewalahan

Bola | Rabu, 04 November 2026 | 12:12 WIB

Jokowi: Saya Disadap, Tapi Saya Diam Saja

Jokowi: Saya Disadap, Tapi Saya Diam Saja

News | Rabu, 04 November 2026 | 12:10 WIB

Skandal Penyadapan Prabowo: Mendesak Penataan Ulang Kuasa Intelijen agar Tak Jadi Senjata Politik

Skandal Penyadapan Prabowo: Mendesak Penataan Ulang Kuasa Intelijen agar Tak Jadi Senjata Politik

News | Rabu, 04 November 2026 | 12:09 WIB

Bobby Nasution Percepat Pembangunan Kawasan Pertanian Langkat, Irigasi 7,5 Km Dibangun 2027

Bobby Nasution Percepat Pembangunan Kawasan Pertanian Langkat, Irigasi 7,5 Km Dibangun 2027

News | Rabu, 04 November 2026 | 12:08 WIB

Listyo Sigit Prabowo Siapanya Prabowo? Heboh Kasus Penyadapan Presiden

Listyo Sigit Prabowo Siapanya Prabowo? Heboh Kasus Penyadapan Presiden

News | Rabu, 04 November 2026 | 12:08 WIB

Biaya Trading Emas Diam-Diam Membengkak, Ini Biang Keroknya

Biaya Trading Emas Diam-Diam Membengkak, Ini Biang Keroknya

Bisnis | Rabu, 04 November 2026 | 12:06 WIB

Suahasil Umumkan Pendapatan Negara Tembus Rp 2.341,5 T di Q3 2026, Belanja Negara Rp 2.660,5 T

Suahasil Umumkan Pendapatan Negara Tembus Rp 2.341,5 T di Q3 2026, Belanja Negara Rp 2.660,5 T

Bisnis | Rabu, 04 November 2026 | 12:05 WIB

BYD Kalahkan Dominasi Merek Jepang di Kalangan Gen Z

BYD Kalahkan Dominasi Merek Jepang di Kalangan Gen Z

Otomotif | Rabu, 04 November 2026 | 12:05 WIB

Daftar Pemimpin Dunia yang Pernah Disadap, Ada Presiden RI Sebelum Prabowo Subianto

Daftar Pemimpin Dunia yang Pernah Disadap, Ada Presiden RI Sebelum Prabowo Subianto

News | Rabu, 04 November 2026 | 12:04 WIB

Menjaga Habitat Macan Tutul Jawa, Mengapa Restorasi Hutan Tak Cukup dengan Menanam Pohon?

Menjaga Habitat Macan Tutul Jawa, Mengapa Restorasi Hutan Tak Cukup dengan Menanam Pohon?

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 12:04 WIB

×