Tolak Acara Kekhalifahan, Pengelola: Masjid Akbar untuk Ibadah

Pebriansyah Ariefana | Muhammad Yasir | Suara.com

Kamis, 15 November 2018 | 11:39 WIB
Tolak Acara Kekhalifahan, Pengelola: Masjid Akbar untuk Ibadah
Masjid Akbar Kemayoran. (Suara,com/Yasir)

Suara.com - Pusat Pengelolaan Komplek Kemayoran (PPKK) merupakan pihak yang menolak digelarnya Syiar dan Silahturahmi Kekhalifahan Islam se-Dunia 1440 H. Salah satu alasannya karena Masjid Akbar Kemayoran dibangun untuk tempay ibadah.

Wakil Dewan Pengurus Masjid Akbar Kemayoran, H. Nuh mengatakan PPKK menyampaikan bahwasannya Masjid Akbar Kemayoran didirkan sebagai fasilitas peribadatan umat muslim tanpa memandang golongan atau aliran. Pengurus Masjid Akbar Kemayoran tidak memberikan izin acara yang mengatasnamakan satu aliran atau golongan terntentu.

"Mesjid ini mesjid PPKK, kami pengurus melaksanakan apa yang telah diamanahkan oleh direksi PPKK," kata H. Nuh saat dihubungi Suara.com, Kamis (15/11/2018).

Selain itu, kata H. Nuh penolakan tersebut juga dimaksudkan untuk meminimalisir terjadinya konflik. Terlebih menurutnya acara tersebut erat dikaitkan oleh sekolompok masyarakat dengan organisasi terlarang yang kekinian telah dibubarkan oleh pemerintah yakni Hizbut Tahrir Indonesia atau HTI.

Atas dasar pertimbangan tersebut, maka kata H. Nuh untuk menjaga kedamaian dan kesejukan jamaah Masjid Akbar Agung acara tersebut ditolak karena dikhawatirkan akan menimbulkan keresahan. Terlebih kabar acara tersebut, juga telah ramai diperbincangkan oleh masyarakat.

"Kita lebih mengutamakan perdamaian, ketenangan, kesejukan di lingkungan Masjid Akbar khususnya Kemayoran pada umumnya, apa lagi sekarang sudah memasuki tahun politik yang rawan terjadinya konflik," imbuhnya.

Untuk diketahui, sebelumnya tersiar kabar kalau acara Syiar dan Silahturahmi Kekhalifahan Islam se- Dunia 1440 H akan digelar di Masjid Akbar, Kemayoran, Jakarta Pusat, Sabtu dan Minggu (17-18/11/2018).

Setelah sebelumnya Kepolisian Resor Bogor tidak memberikan izin acara Syiar dan Silaturahmi Kekhalifahan Islam se-Dunia 1440 H digelar di Az Zikra, Sentul, Kabupaten Bogor.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Cegah Konflik, Masjid Kemayoran Tolak Acara Kekhalifahan Islam

Cegah Konflik, Masjid Kemayoran Tolak Acara Kekhalifahan Islam

News | Kamis, 15 November 2018 | 11:31 WIB

1.000 Polisi - Tentara Turun Cegah Kekhalifahan Islam di Az Zikra

1.000 Polisi - Tentara Turun Cegah Kekhalifahan Islam di Az Zikra

News | Kamis, 15 November 2018 | 10:58 WIB

Ditolak di Bogor, Acara Kekhalifahan Islam Digelar di Kemayoran

Ditolak di Bogor, Acara Kekhalifahan Islam Digelar di Kemayoran

News | Rabu, 14 November 2018 | 18:06 WIB

Mabes Polri: Kekhalifahan Islam di Az Zikra Berkaitan dengan HTI

Mabes Polri: Kekhalifahan Islam di Az Zikra Berkaitan dengan HTI

News | Selasa, 13 November 2018 | 16:57 WIB

Acara Kekhalifahan Islam di Az Zikra Berkaitan Ganti Pancasila

Acara Kekhalifahan Islam di Az Zikra Berkaitan Ganti Pancasila

News | Selasa, 13 November 2018 | 16:37 WIB

Terkini

Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional

Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 23:41 WIB

33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi

33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 23:38 WIB

Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia

Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 23:33 WIB

Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF

Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 22:34 WIB

Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan

Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 22:00 WIB

Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China

Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:50 WIB

Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah

Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:38 WIB

Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP

Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:31 WIB

Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun

Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:20 WIB

Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara

Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:01 WIB