Dituduh Goreng Isu Sembako, Sandiaga: Ibu-Ibu yang Ngomong Begitu

Agung Sandy Lesmana | Ria Rizki Nirmala Sari | Suara.com

Selasa, 20 November 2018 | 06:30 WIB
Dituduh Goreng Isu Sembako, Sandiaga: Ibu-Ibu yang Ngomong Begitu
Cawapres nomor urut 02, Sandiaga Uno (Suara.com/Yasir)

Suara.com - Calon Wakil Presiden nomor urut 02 Sandiaga Uno enggan menanggapi soal tuduhan Presiden Joko Widodo atau Jokowi yang menuding ada pihak yang kerap menggoreng isu sembako. Sandiaga menyebut alasan selalu berbicara soal sembako sesuai dengan apa yang didengarnya saat berkunjung langsung ke masyarakat.

Sandiaga Uno menjelaskan bahwa pihaknya bukan sengaja ‘menggoreng’ isu mahalnya harga-harga sembako di masa kampanye Pilpres 2019. Akan tetapi, dirinya hanya menyampaikan ‘curhatan’ emak-emak yang kerap kali ditemuinya saat blusukan ke pasar-pasar tradisional.

“Saya enggak mau tanggapi karena yang cerita soal sembako itu bukan kami, tapi kan dari ibu-ibu yang ngomong yang bicara seperti itu dan tadi kalau lihat facebook live saya di event kita di Wonosobo, saya tanya ke mereka 'ibu-ibu bilang sembako mahal itu karena ada saya apa ibu merasakan?’ Memang sembako mahal jadi nggak semua di pasar sembako itu stabil,” jelas Sandiaga di kediaman Capres nomor urut 02 Prabowo Subianto, Jalan Kertanegara, Jakarta Selatan, Senin (19/11/2018).

Tak hanya mengandalkan keluhan emak-emak yang menjadi konsumen di pasar-pasar tradisional, Sandiaga pun mengklaim memiliki data pasar-pasar tradisional yang masih menyediakan harga-harga bahan pangan dengan nilai yang tinggi.

Dari data yang dimilikinya, Sandiaga mengatakan bahwa hampir dari 13 ribu pasar yang didata, terdapat sekitar 70 persen, pelaku rumah tangga masih mengandalkan pasar tradisional sebagai tempat untuk membeli kebutuhan sehari-sehari. Sandiaga menyebut harga-harga di pasar berskala besar masih stabil namun apabila meninjau pasar kecil, harganya malah mengalami fluktuasi.

“Di sana 70 persen daripada penyaluran produk-produk itu melalui pasar tradisional, Selalu (hukum) paretonya 80-20. 20 persen itu stabil di pasar besar. tapi begitu kita masuk ke pasar kecil harganya sangat berfluktuasi,” ujarnya.

Menyikapi soal tudingan Jokowi yang menyebut ada isu sembako yang terus ‘digoreng’, Sandiaga memastikan untuk tidak cengeng apalagi dirinya sudah memutuskan untuk terjun ke dunia politik dan terlibat dalam kontestasi Pemilihan Presiden 2019.

“Sebagai salah satu calon saya dan pak Prabowo nggak boleh cengeng. bilang bahwa kalau kita ini digorenglah. Saya dengan pak Prabowo meyakini apa yang disampaikan kepada kita ini diharapkan pak Prabowo dan saya memberikan solusi,” tuturnya.

Alih-alih menanggapi soal tudingan Jokowi, Sandiaga malah menjanjikan solusi atas mahalnya harga-harga sembako di pasar tradisional.

“Saya memberikan solusi dan kita sudah menyatakan solusinya adalah satu, amankan pasokan, tingkatkan sumber produksi. Kedua pastikan juga rantai distribusi sederhana terbuka dan adil. Itu 2 pilar utama untuk pastikan harga-harga terjangkau,” pungkasnya.

Untuk diketahui, Presiden Joko Widodo atau Jokowi sempat curhat kalau dirinya terus diserang dengan isu-isu yang sengaja digoreng di tahun-tahun politik. Selain menyebut isu PKI yang sudah tak asing disandingkan kepadanya, Jokowi pun sempat menyebut dirinya sedih lantaran diserang dengan isu mahalnya sembako.

"Sedih juga kita kalau sudah masuk ke tahun-tahun politik apa pun digoreng. Harga sembako digoreng. Saya pribadi saja, Presiden Jokowi itu PKI. Coba dilihat di medsos. PKI itu dibubarkan tahun 65-66, saya lahir tahun 61. Umur saya berarti baru 4 tahun. Nggak ada PKI balita," kata Jokowi di Universitas Muhamadiyah Lamongan, Jawa Timur.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kubu Prabowo: Kelas Maruf Amin Sejak Jadi Cawapres Sudah Berubah

Kubu Prabowo: Kelas Maruf Amin Sejak Jadi Cawapres Sudah Berubah

News | Senin, 19 November 2018 | 20:38 WIB

Kubu Prabowo: Koordinasi Pihak Jokowi Juga Buruk Soal Poster Raja

Kubu Prabowo: Koordinasi Pihak Jokowi Juga Buruk Soal Poster Raja

News | Senin, 19 November 2018 | 17:28 WIB

Gerindra Targetkan Fit & Proper Test Wagub DKI Rampung Akhir 2018

Gerindra Targetkan Fit & Proper Test Wagub DKI Rampung Akhir 2018

News | Senin, 19 November 2018 | 16:37 WIB

Kampanyekan Prabowo Maret 2019, Demokrat Klaim Strategi Khusus

Kampanyekan Prabowo Maret 2019, Demokrat Klaim Strategi Khusus

News | Senin, 19 November 2018 | 14:08 WIB

Jawaban Menohok Kubu Prabowo Usai Disebut Berkali-kali Minta Maaf

Jawaban Menohok Kubu Prabowo Usai Disebut Berkali-kali Minta Maaf

News | Senin, 19 November 2018 | 13:58 WIB

Terkini

Analis Politik Senior Bongkar Makna di Balik Blusukan Wapres Gibran

Analis Politik Senior Bongkar Makna di Balik Blusukan Wapres Gibran

News | Kamis, 30 April 2026 | 22:33 WIB

Sukabumi Jadi Markas "Cinta Palsu" Antarnegara: 16 WNA Spesialis Love Scamming Digulung Imigrasi!

Sukabumi Jadi Markas "Cinta Palsu" Antarnegara: 16 WNA Spesialis Love Scamming Digulung Imigrasi!

News | Kamis, 30 April 2026 | 22:25 WIB

Wakil Ketua Komisi VIII Abidin Fikri Buka Suara Penangkapan 3 WNI Terkait Haji Ilegal

Wakil Ketua Komisi VIII Abidin Fikri Buka Suara Penangkapan 3 WNI Terkait Haji Ilegal

News | Kamis, 30 April 2026 | 22:24 WIB

Besok Perisai Geruduk DPR Bawa 15 Tuntutan May Day: Dari Upah hingga Agraria!

Besok Perisai Geruduk DPR Bawa 15 Tuntutan May Day: Dari Upah hingga Agraria!

News | Kamis, 30 April 2026 | 22:00 WIB

Amnesty International Ungkap Tiga Faktor Penyebab Impunitas Militer di Indonesia

Amnesty International Ungkap Tiga Faktor Penyebab Impunitas Militer di Indonesia

News | Kamis, 30 April 2026 | 21:45 WIB

Main Mata Proyek Jalur Kereta: KPK Bongkar Skenario 'Plotting' Bupati Pati Sudewo di Balai Ngrombo

Main Mata Proyek Jalur Kereta: KPK Bongkar Skenario 'Plotting' Bupati Pati Sudewo di Balai Ngrombo

News | Kamis, 30 April 2026 | 21:35 WIB

Bakar Sampah hingga Truk Besar Ganggu Warga, Kevin Wu PSI Sidak Pabrik Makanan di Kedoya

Bakar Sampah hingga Truk Besar Ganggu Warga, Kevin Wu PSI Sidak Pabrik Makanan di Kedoya

News | Kamis, 30 April 2026 | 21:31 WIB

Ketum Posyandu Tekankan Pentingnya Mendidik Generasi Emas 2045

Ketum Posyandu Tekankan Pentingnya Mendidik Generasi Emas 2045

News | Kamis, 30 April 2026 | 21:19 WIB

Tri Tito Karnavian Tekankan Implementasi 6 SPM di Peringatan Hari Posyandu Nasional

Tri Tito Karnavian Tekankan Implementasi 6 SPM di Peringatan Hari Posyandu Nasional

News | Kamis, 30 April 2026 | 21:13 WIB

Jadi Pemicu Kecelakaan Maut KRL: Sopir Taksi Green SM Baru Kerja 3 Hari dan Cuma Dilatih Sehari!

Jadi Pemicu Kecelakaan Maut KRL: Sopir Taksi Green SM Baru Kerja 3 Hari dan Cuma Dilatih Sehari!

News | Kamis, 30 April 2026 | 20:56 WIB