Sandiaga Tak Khawatir Cap Orba Jatuhkan Elektabilitas Prabowo

Agung Sandy Lesmana, Muhammad Yasir

Selasa, 20 November 2018 | 12:00 WIB
Sandiaga Tak Khawatir Cap Orba Jatuhkan Elektabilitas Prabowo
Cawapres nomor urut 02, Sandiaga Uno (Suara.com/Yasir)

Suara.com - Calon Wakil Presiden nomor urut 02 Sandiaga Uno mengaku tak khawatir bila cap orde baru yang dikaitkan dengan Calon Presiden Prabowo Subianto bisa berdampak menurunkan elektabilitas. Sandiaga Uno mengatakan hal positif yang dilakukan pemerintahan sebelumnya harus terus dilanjutkan.

Sandiaga Uno mengatakan bilamana Prabowo-Sandiaga Uno terpilih di Pilpres 2019 tidak hanya akan melanjutkan program yang dinilai positif saat masa orde baru melainkan juga akan melanjutkan program kerja positif yang juga ditorehkan beberapa pemimpin sebelumnya.

"Dari masanya Ibu Mega juga harus ada yang kita teruskan, dari masanya Pak SBY dua periode harus ada beberapa yang kebijakannya luar biasa dan juga Pak Jokowi. Jadi Prabowo-Sandi tidak boleh alergi untuk menjalankan program-program yang memang terbukti memberikan manfaat kepada masyarakat," kata Sandiaga Uno di Jalan kata Sandi di Jalan Kertanegara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (19/11/2018).

Sandiaga Uno mengaku tidak hanya mengadopsi program kerja yang positif dari pemerintahan sebelumnya. Menurutnya, program dari kepempinan presiden sebelumnya akan kembali dikaji apakah masih relevan atau tidak bila diterapkan pada masa pemerintahan saat ini.

"Kalau ada best practice ada sebuah kebijakan dan tentunya sistem pemerintahan yang bisa menghadirkan harga-harga yang terjangkau kita bisa sesuaikan dengan keadaan kekinian sekarang, 20 tahun setelah masa reformasi lebih, mana yang bisa kita aplikasi," ucap Sandi.

Dia pun mencontohkan, swasembada pangan dan energi ketika masa pemerintahan orde baru bisa saja kembali diaplikasi di masa sekarang.

"Kita ingin swasembada pangan, Pak Prabowo selalu bilang bahwa sumber produksi nasional harus kita genjot. Dengan kita genjot sumber produksi nasional kita akan punya pasokan yang cukup dan harga harga itu akan terjangkau," pungkasnya.

Sebelumnya, Ketua Dewan Pembina Partai Berkarya Titiek Soeharto mengungkit terkait swasembada pangan pada zaman Orde Baru. Titiek mengatakan keberhasilan Orde Baru Soeharto akan kembali tercapai jika Prabowo Subianto terpilih menjadi presiden.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Miliki Strategi Mumpuni, Sandiaga: SBY Dibutuhkan di Penghujung

Miliki Strategi Mumpuni, Sandiaga: SBY Dibutuhkan di Penghujung

News | Senin, 19 November 2018 | 23:30 WIB

Prabowo Subianto Diyakini Tak Tiru Gaya Otoriter Mantan Mertua

Prabowo Subianto Diyakini Tak Tiru Gaya Otoriter Mantan Mertua

News | Senin, 19 November 2018 | 21:40 WIB

Jubir Prabowo: Publik Sudah Cerdas, Masa Terus Salahkan Pak Harto

Jubir Prabowo: Publik Sudah Cerdas, Masa Terus Salahkan Pak Harto

News | Senin, 19 November 2018 | 21:36 WIB

Dicap Jualan Orba, Jubir: Prabowo Sering Kritik Soeharto

Dicap Jualan Orba, Jubir: Prabowo Sering Kritik Soeharto

News | Senin, 19 November 2018 | 21:06 WIB

Kubu Prabowo: Kelas Maruf Amin Sejak Jadi Cawapres Sudah Berubah

Kubu Prabowo: Kelas Maruf Amin Sejak Jadi Cawapres Sudah Berubah

News | Senin, 19 November 2018 | 20:38 WIB

Terkini

dr Tifa Ditangkap Kasus Ijazah Jokowi, Masih Sempat Ujian S3 FKUI dari Kantor Polisi!

dr Tifa Ditangkap Kasus Ijazah Jokowi, Masih Sempat Ujian S3 FKUI dari Kantor Polisi!

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 08:54 WIB

Roy Suryo dan dr Tifa Ditangkap Polda Metro Jaya, Tim Hukum: Ini Tindakan Represif, Sarat Politik!

Roy Suryo dan dr Tifa Ditangkap Polda Metro Jaya, Tim Hukum: Ini Tindakan Represif, Sarat Politik!

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 08:39 WIB

'Jika Asli Tak Akan Lama!' Roy Suryo Bantah Berkas Kasus Fitnah Ijazah Palsu Jokowi Sudah P21

'Jika Asli Tak Akan Lama!' Roy Suryo Bantah Berkas Kasus Fitnah Ijazah Palsu Jokowi Sudah P21

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 08:07 WIB

Mampir usai Satu Suro, Ajudan Ungkap Suasana Akrab Didit Prabowo dan Jokowi di Solo

Mampir usai Satu Suro, Ajudan Ungkap Suasana Akrab Didit Prabowo dan Jokowi di Solo

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 07:50 WIB

Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap

Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 22:18 WIB

Harga Minyak Dunia Turun, Pemerintah Jelaskan Alasan Pertamax Belum Ikut Murah

Harga Minyak Dunia Turun, Pemerintah Jelaskan Alasan Pertamax Belum Ikut Murah

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 22:10 WIB

Sony Sonjaya Ungkap Peran Nanik S Deyang Dalam Perkara Dugaan Korupsi MBG

Sony Sonjaya Ungkap Peran Nanik S Deyang Dalam Perkara Dugaan Korupsi MBG

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 22:02 WIB

Sony Sonjaya 'Bernyanyi', Dugaan Pengadaan CCTV Rp300 Miliar Muncul di Kasus MBG

Sony Sonjaya 'Bernyanyi', Dugaan Pengadaan CCTV Rp300 Miliar Muncul di Kasus MBG

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 21:57 WIB

Jadi Korban Hanania Grup, Uang Muka Haji Plus Davina Karamoy 10.000 USD Terancam Hangus

Jadi Korban Hanania Grup, Uang Muka Haji Plus Davina Karamoy 10.000 USD Terancam Hangus

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 21:43 WIB

Kursi Dirut PLN Digoyang Isu Reshuffle, Danantara Beri Sinyal RUPSLB Digelar!

Kursi Dirut PLN Digoyang Isu Reshuffle, Danantara Beri Sinyal RUPSLB Digelar!

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 21:38 WIB