Soal RUU Penghapusan Pajak Kendaraan, PKS Diminta Realistis

Bangun Santoso, Ria Rizki Nirmala Sari

Senin, 26 November 2018 | 11:06 WIB
Soal RUU Penghapusan Pajak Kendaraan, PKS Diminta Realistis
Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Capres-Cawapres Nomor Urut 01, Joko Widodo atau Jokowi-Ma'ruf Amin, Abdul Kadir Karding. (Suara.com/Ria Rizki)

Suara.com - Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo atau Jokowi-Maruf Amin, Abdul Kadir Karding meminta Partai Keadilan Sejahtera (PKS) untuk mengkaji ulang wacana penghapusan Rancangan Undang-Undang atau RUU Penghapusan Pajak Sepeda Motor dan Pemberlakuan SIM Seumur Hidup kalau menang Pemilu 2019.

Menurut Karding, jika rencana itu diwujudkan, maka akan menghambat keinginan pemerintah untuk mengurai kemacetan di masa mendatang.

Karding menjelaskan, sebuah kebijakan yang menyangkut hidup masyarakat banyak yang harus dipikirkan secara realistis. Pasalnya, wacana PKS untuk meringankan beban masyarakat dengan mendukung penghapusan pajak sepeda motor bertepatan dengan masa kampanye Pemilu 2019.

"Kebijakan itu realistis tidak boleh sekedar untuk meraup suara atau menjelang pemilu lalu membuat kebijakan yang sangat populer tapi menabrak batas-batas kewajaran dan realita serta kebutuhan negara, kebutuhan masyarakat," ujar Karding kepada Suara.com, Senin (26/11/2018).

Sementara soal RUU tentang Pemberlakuan SIM Seumur Hidup, Karding meminta PKS untuk mengkaji ulang atas wacana tersebut. Sebab, kata dia, hal tersebut malah akan membahayakan bagi si pemilik SIM.

"Salah satu contoh misalnya SIM seumur hidup kalau seumur hidup itu artinya orang tua umur berapa pun dalam kondisi sakit pun misalnya itu boleh mengendarai motor. Itu berbahaya," kata Karding.

Selain itu, Karding pun mengomentari terkait dukungan RUU tentang Penghapusan Pajak Sepeda Motor. Menurutnya jika kemudian pajak sepeda motor dihilangkan, maka hal itu dapat mendukung meningkatkan jumlah sepeda motor yang akan digunakan masyarakat. Hal tersebut justru malah akan mendukung semakin macetnya jalanan di Indonesia.

"Dengan adanya rencana ini bisa jadi pertambahan motor setiap tahun akan semakin banyak dan upaya kita mengurai kemacetan itu juga akan mengalami kendala," ujarnya lagi.

Meskipun begitu, Karding tetap menghargai dengan apa yang diniatkan PKS dengan tujuan ingin meringankan beban masyarakat. Akan tetapi, dirinya meminta agar PKS mau mengkaji kembali soal wacananya tersebut.

baca juga

"Ide itu sebagai sebuah ide harus dihormati, dihargai tetapi harus dikaji agar dia menjadi realistis dan masyarakat juga mesti mendapatkan pemahaman soal ini," pungkasnya.

Untuk diketahui, PKS berjanji memperjuangkan Rancangan Undang-Undang (RUU) Penghapusan Pajak Sepeda Motor dan Pemberlakuan SIM Seumur Hidup jika memenangi Pemilu 2019. Wakil Ketua Tim Pemenangan Pemilu (TPP) PKS Almuzzammil Yusuf dalam keterangan persnya, Jumat (23/11/2018), mengatakan janji tersebut bukan pencitraan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Jokowi Apel Danrem - Dandim di Bandung

Jokowi Apel Danrem - Dandim di Bandung

News | Senin, 26 November 2018 | 10:36 WIB

Demokrat Dukung BPN Prabowo Boikot Metro TV

Demokrat Dukung BPN Prabowo Boikot Metro TV

News | Senin, 26 November 2018 | 07:53 WIB

Guru Jangan Mau Terseret Politik Praktis

Guru Jangan Mau Terseret Politik Praktis

News | Minggu, 25 November 2018 | 18:43 WIB

Yakin Dipilih Milenial, Ma'ruf: Mereka Orang Berpikir Rasional

Yakin Dipilih Milenial, Ma'ruf: Mereka Orang Berpikir Rasional

News | Minggu, 25 November 2018 | 16:42 WIB

Selalu Menang Survei, Jokowi Waspada Fenomena Kemenangan Trump

Selalu Menang Survei, Jokowi Waspada Fenomena Kemenangan Trump

News | Minggu, 25 November 2018 | 15:40 WIB

Terkini

Optimalisasi KUR Jadi Kunci Perluasan Peluang Kerja Pekerja Migran ke Luar Negeri

Optimalisasi KUR Jadi Kunci Perluasan Peluang Kerja Pekerja Migran ke Luar Negeri

News | Rabu, 04 November 2026 | 17:45 WIB

Ulasan Do You Like Brahms?: Jatuh Bangun Mahasiswa Musik Mengejar Mimpi

Ulasan Do You Like Brahms?: Jatuh Bangun Mahasiswa Musik Mengejar Mimpi

Your Say | Rabu, 04 November 2026 | 17:45 WIB

Cara Dapat Beasiswa Riset BAZNAS 2026, Ini Syarat dan Link Pendaftarannya

Cara Dapat Beasiswa Riset BAZNAS 2026, Ini Syarat dan Link Pendaftarannya

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 17:37 WIB

Gubernur Sulsel Luncurkan Beasiswa Yatim-Piatu 2026: Tanpa Biaya, Ini Syarat dan Cara Daftar

Gubernur Sulsel Luncurkan Beasiswa Yatim-Piatu 2026: Tanpa Biaya, Ini Syarat dan Cara Daftar

Sulsel | Rabu, 04 November 2026 | 17:35 WIB

DKI Jakarta Angkat 15 PNS Disabilitas, Masih Ada 73 Kuota yang Belum Terisi

DKI Jakarta Angkat 15 PNS Disabilitas, Masih Ada 73 Kuota yang Belum Terisi

News | Rabu, 04 November 2026 | 17:34 WIB

Bye Bibir Kering! Ini 5 Lip Balm Madu yang Ampuh Melembapkan

Bye Bibir Kering! Ini 5 Lip Balm Madu yang Ampuh Melembapkan

Your Say | Rabu, 04 November 2026 | 17:30 WIB

Gaya Listyo Sigit Prabowo dengan Bintang 4 di Kerah Baju dan Jas Dicibir Publik

Gaya Listyo Sigit Prabowo dengan Bintang 4 di Kerah Baju dan Jas Dicibir Publik

News | Rabu, 04 November 2026 | 17:21 WIB

Fantastis! Harta Kekayaan Ariyo Windutomo, Plt KSP Pengganti Listyo Sigit

Fantastis! Harta Kekayaan Ariyo Windutomo, Plt KSP Pengganti Listyo Sigit

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 17:20 WIB

Honda RS125 Edisi Terakhir Jadi Penanda Berakhirnya Era Motor Bebek Sporty

Honda RS125 Edisi Terakhir Jadi Penanda Berakhirnya Era Motor Bebek Sporty

Otomotif | Rabu, 04 November 2026 | 17:20 WIB

Gerindra Yakin Fakta Baru Kasus Penyadapan Prabowo Akan Terungkap: Apa Motif di Baliknya?

Gerindra Yakin Fakta Baru Kasus Penyadapan Prabowo Akan Terungkap: Apa Motif di Baliknya?

News | Rabu, 04 November 2026 | 17:17 WIB

×