Polisi Bubarkan Paksa Demo Ojek Online yang Merasa Dihina Prabowo

Pebriansyah Ariefana | Suara.com

Senin, 26 November 2018 | 14:14 WIB
Polisi Bubarkan Paksa Demo Ojek Online yang Merasa Dihina Prabowo
Pendemo ojek online yang merasa dihina Prabowo Subianto. (BeritaJatim.com)

Suara.com - Kepolisian Ponorogo, Jawa Timur membubarkan paksa demonstrasi puluhan sopir ojek online yang merasa dihina Calon Presiden Prabowo Subianto. Alasan pembubaran itu karena para ojek online tidak punya izin unjuk rasa.

Demonstrasi itu dilakukan, Senin (26/11/2018) di depan kompleks perkantoran Pemkab.

Di tengah unjuk rasa, sejumlah perwakilan kelompok pengemudi ojek online sempat diajak berunding oleh Kapolres Ponorogo AKBP Radiant. Namun hanya dalam waktu sekitar lima menit perundingan selesai dan unjuk rasa kembali dilanjutkan.

“Mereka ini melakukan aksinya secara mendadak dan spontanitas karena kesal dengan hal-halyang rekan-rekan wartawan sendiri ketahui (pernyataan Capres Prabowo),” ungkap AKBP Radiant di lokasi unjuk rasa.

AKBP Radiant menyatakan, para pengemudi ojek online ini mengaku tidak ingin menemui siapapun pada aksinya kali ini. Mereka hanya ingin menumpahkan kekesalan mereka terhadap pernyataan Prabowo yang dinilai merendahkan martabat profesi ojek online atau pun ojek konvensional.

“Karena itu kami toleransi untuk sebentar saja berorasi, menyampaikan aspirasi dan harus segera membubarkan diri,” ujar AKBP Radiant.

Orang nomor satu di Polres Ponorogo ini menyatakan, sebenarnya satu peleton pasukan pengamanan dari Satuan Sabhara sudah disiapkan untuk mengamankan unjuk rasa yangmendadak ini. Namun baru beberapa personel saja yang diturunkan untuk mengamankan situasi sebab tidak ada gejolak sama sekali.

“Karena itu saya berpesan memang ada kebebasan untuk menyampaikan pendapat, namun perlu dipahami jangan sampai hal ini dipolitisasi oleh pihak-pihak tertentu. Kita semua tahu saat ini sudah masuk masa kampanye sehingga jangan sampai ada campur tangan pihak ketiga yang bisa menyulut elemen masyarakat lainnya,” tegas AKBP Radiant.

Koordinator Aksi, Ferditama Prakoso mengatakan, protes mereka sangat jelas, yaitu tidak terima dengan penggunaan profesi pengemudi ojek online sebagai contoh dalam pidato Prabowo dalam acaranya beberapa hari lalu. Pernyataan Prabowo dinilai merendahkan martabat pekerjaan yang saat ini menurut mereka bisa menopang ekonomi keluarga mereka.

“Kawan-kawan ojeker online di Ponorogo ini meminta agar Prabowo meminta maaf kepada kami dan seluruh pekerja ojek online. Ini pekerjaan yang mulia, bukan haram,” ujarnya.

Saat orasi, sejumlah pengemudi ojek online menyatakan kecewa dengan sikap dan pernyataan Prabowo. Menurut mereka, hal seperti itu tidak pantas meluncur dari bibir seorang calon pemimpin. Apalagi Prabowo adalah orang yang sedang mencalonkan diri sebagai pemimpin bangsa Indonesia.

Menjelang pukul 11.00 WIB, para pengunjuk rasa yang rata-rata mengenakan jaket hitam hijau dan berhelem ini menggulung kertas-kertas protesnya. Mereka membubarkan diri dengan tertib. Beberapa mengaku mereka sudah mendapat order dari pelanggannya. (BeritaJatim.com)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

JK Sebut Kader Muhammadiyah Tak Harus Ikut Mendukung Prabowo

JK Sebut Kader Muhammadiyah Tak Harus Ikut Mendukung Prabowo

News | Senin, 26 November 2018 | 12:40 WIB

Prabowo Ajukan Kredit ke BI? Balasan Twitter Ini Cukup Menohok

Prabowo Ajukan Kredit ke BI? Balasan Twitter Ini Cukup Menohok

Bisnis | Senin, 26 November 2018 | 12:20 WIB

Prabowo - Sandiaga Boikot Metro TV, KPI Diminta Bicara

Prabowo - Sandiaga Boikot Metro TV, KPI Diminta Bicara

News | Senin, 26 November 2018 | 12:02 WIB

Ojek Online ke Prabowo: Ini Pekerjaan Mulia, Bukan Haram

Ojek Online ke Prabowo: Ini Pekerjaan Mulia, Bukan Haram

News | Senin, 26 November 2018 | 11:38 WIB

Giliran Tukang Ojek Online Merasa Dihina Prabowo

Giliran Tukang Ojek Online Merasa Dihina Prabowo

News | Senin, 26 November 2018 | 11:29 WIB

Terkini

Oknum Polisi Diduga Terlibat di Pabrik Narkoba Zenith Semarang, Apa Perannya?

Oknum Polisi Diduga Terlibat di Pabrik Narkoba Zenith Semarang, Apa Perannya?

News | Selasa, 14 April 2026 | 13:52 WIB

Sekjen DPR Menang Praperadilan, KPK Tak Menyerah: Hukum Belum Berakhir!

Sekjen DPR Menang Praperadilan, KPK Tak Menyerah: Hukum Belum Berakhir!

News | Selasa, 14 April 2026 | 13:44 WIB

Protes Pemberitaan dan Karikatur Surya Paloh, Massa Partai Nasdem Kepung Kantor Tempo di Palmerah

Protes Pemberitaan dan Karikatur Surya Paloh, Massa Partai Nasdem Kepung Kantor Tempo di Palmerah

News | Selasa, 14 April 2026 | 13:44 WIB

Geger Mobil Polisi Disebut Tabrak Warga Saat Tawuran di Tebet, Kapolsek Membantah

Geger Mobil Polisi Disebut Tabrak Warga Saat Tawuran di Tebet, Kapolsek Membantah

News | Selasa, 14 April 2026 | 13:35 WIB

Bagaimana Cara Amerika Serikat Blokade Selat Hormuz?

Bagaimana Cara Amerika Serikat Blokade Selat Hormuz?

News | Selasa, 14 April 2026 | 13:29 WIB

Manuver ke Putin dan Macron, Prabowo Dinilai Sedang Jalankan Strategi Penyeimbang Diplomasi

Manuver ke Putin dan Macron, Prabowo Dinilai Sedang Jalankan Strategi Penyeimbang Diplomasi

News | Selasa, 14 April 2026 | 13:27 WIB

Pengamat Sorot Titah Prabowo ke TNI, Polri dan BIN Sebelum ke Eropa: Sinyal Tegas Jaga Stabilitas

Pengamat Sorot Titah Prabowo ke TNI, Polri dan BIN Sebelum ke Eropa: Sinyal Tegas Jaga Stabilitas

News | Selasa, 14 April 2026 | 13:02 WIB

Jakarta Masih Rawan 'Rayap Besi', Pramono Anung: Pelan-Pelan Kami Benahi dan Tindak Tegas!

Jakarta Masih Rawan 'Rayap Besi', Pramono Anung: Pelan-Pelan Kami Benahi dan Tindak Tegas!

News | Selasa, 14 April 2026 | 12:52 WIB

Kenapa Amerika Serikat Pakai Nama Menteri Perang, Bukan Menteri Pertahanan?

Kenapa Amerika Serikat Pakai Nama Menteri Perang, Bukan Menteri Pertahanan?

News | Selasa, 14 April 2026 | 12:52 WIB

Benarkah Langit RI akan Dibuka untuk Pesawat Tempur AS? Kemhan Tegaskan Perjanjian Belum Final

Benarkah Langit RI akan Dibuka untuk Pesawat Tempur AS? Kemhan Tegaskan Perjanjian Belum Final

News | Selasa, 14 April 2026 | 12:42 WIB