Insiden Lion Air JT 610, DPD RI Gelar RDP Keselamatan Penerbangan

Bangun Santoso, Ria Rizki Nirmala Sari

Senin, 26 November 2018 | 15:47 WIB
Insiden Lion Air JT 610, DPD RI Gelar RDP Keselamatan Penerbangan
DPD RI gear RDP keselamatan penerbangan di Indonesia pascainsiden pesawat Lion Air jatuh. (Suara.com/Ria Rizki)

Suara.com - Wakil Ketua Komite II Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Charles Simaremare menilai insiden kecelakaan pesawat Lion Air JT 610 perlu mendapatkan perhatian khusus. Charles melihat transportasi udara sangat dibutuhkan di Indonesia sebagai negara kepulauan.

Hal tersebut disampaikan Charles saat membuka Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komite II DPD RI bersama Ketua KNKT Soerjanto Tjahjono, Presiden Direktur Lion Air Grup, Edward Sirait, Direktur Navigasi Penerbangan Elfi Amir dan pihak terkait lainnya.

Menurutnya sistem transportasi udara Indonesia seharusnya bisa melayani masyarakat secara teratur, tertib, selamat dan dengan harga yang wajar.

"Penyelenggaraan penerbangan sebagai bagian sistem transportasi yang melayani masyarakat dengan teratur, tertib, selamat, aman dan nyaman dengan harga yang wajar dan menghindari praktik persaingan usaha yang tidak sehat," kata Charles, Senin (26/11/2018).

Pentingnya transportasi udara di Indonesia dibuktikan dengan kenaikan yang tercatat oleh Badan Pusat Statistik (BPS). Dalam data BPS yang dirilis, sektor perhubungan udara mengalami pertumbuhan rata-rata sebesar 17,99 persen selama 2014-2017.

Namun, Charles menemui kenaikan data di BPS tersebut tidak seimbang dengan jaminan keamanan yang diberikan penyedia transportasi udara untuk para penumpangnya.

"Sayangnya perkembangan yang signifikan itu kurang diimbangi jaminan keselamatan dan keamanan. Hal ini tercermin dari dalam 4 tahun terakhir ada tiga musibah penerbangan yang terjadi di Indonesia, yang terakhir Lion Air JT 610 yang hingga saat ini masih meninggalkan duka bagi para keluarga," ujarnya.

Oleh karena itu, DPD RI melakukan RDP dengan beberapa pihak terkait guna mendapatkan informasi dan bisa menghasilkan rekomendasi terkait dengan keselamatan penerbangan di Indonesia dalam rangka pelaksanaan Undang-Undang No.1 tahun 2009 tentang penerbangan.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Cuaca Buruk, Lion Air Tak Bisa Mendarat di Jayapura

Cuaca Buruk, Lion Air Tak Bisa Mendarat di Jayapura

Bisnis | Minggu, 25 November 2018 | 14:40 WIB

Boeing 737 MAX-8 Bermasalah Sebelum Lion Air JT 610 Jatuh

Boeing 737 MAX-8 Bermasalah Sebelum Lion Air JT 610 Jatuh

News | Minggu, 25 November 2018 | 13:54 WIB

Tangis Kakek dan Nenek Sambut Jasad Balita Korban Lion Air Jatuh

Tangis Kakek dan Nenek Sambut Jasad Balita Korban Lion Air Jatuh

News | Sabtu, 24 November 2018 | 15:22 WIB

Jasad Hakim Korban Lion Air Jatuh Dimakamkan Tengah Malam

Jasad Hakim Korban Lion Air Jatuh Dimakamkan Tengah Malam

News | Sabtu, 24 November 2018 | 14:36 WIB

Doa Keluarga Korban Lion Air di Hari Terakhir Penyerahan Jenazah

Doa Keluarga Korban Lion Air di Hari Terakhir Penyerahan Jenazah

News | Jum'at, 23 November 2018 | 22:46 WIB

Terkini

Pakar Manajemen Publik: Ambisi Politik Keluarga Jokowi Berisiko Rusak Kepercayaan Demokrasi

Pakar Manajemen Publik: Ambisi Politik Keluarga Jokowi Berisiko Rusak Kepercayaan Demokrasi

News | Minggu, 28 Juni 2026 | 22:53 WIB

Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India

Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India

News | Minggu, 28 Juni 2026 | 21:54 WIB

Dibatalkan Sepihak oleh Kampus UI, Forum Konferensi Republik Terpaksa Pindah ke Kafe

Dibatalkan Sepihak oleh Kampus UI, Forum Konferensi Republik Terpaksa Pindah ke Kafe

News | Minggu, 28 Juni 2026 | 21:31 WIB

Tim Jibom Polda Papua Musnahkan 2 Granat Nanas Peninggalan Perang Dunia II

Tim Jibom Polda Papua Musnahkan 2 Granat Nanas Peninggalan Perang Dunia II

News | Minggu, 28 Juni 2026 | 21:11 WIB

81 Tahun Menanti, Warga Sipiongot Beri Tradisi Ini ke Bobby Nasution Usai Jalan Tembus Dibangun

81 Tahun Menanti, Warga Sipiongot Beri Tradisi Ini ke Bobby Nasution Usai Jalan Tembus Dibangun

News | Minggu, 28 Juni 2026 | 21:02 WIB

DJKI Cermati 124 Situs Hasil Laporan Motion Picture Association

DJKI Cermati 124 Situs Hasil Laporan Motion Picture Association

News | Minggu, 28 Juni 2026 | 20:29 WIB

Open House Sekolah Rakyat Palembang: Gus Ipul Minta Penjangkauan Siswa Dilakukan Secara Jujur

Open House Sekolah Rakyat Palembang: Gus Ipul Minta Penjangkauan Siswa Dilakukan Secara Jujur

News | Minggu, 28 Juni 2026 | 19:10 WIB

Berat Badan 120 Kg dan Gejala Stroke, Razman Nasution Ditempatkan di Blok E Lapas Cipinang

Berat Badan 120 Kg dan Gejala Stroke, Razman Nasution Ditempatkan di Blok E Lapas Cipinang

News | Minggu, 28 Juni 2026 | 18:25 WIB

Janji Prabowo Terbuka Terima Usulan: Jangankan Profesor, Dari Anak Desa Pun Saya Tindaklanjuti

Janji Prabowo Terbuka Terima Usulan: Jangankan Profesor, Dari Anak Desa Pun Saya Tindaklanjuti

News | Minggu, 28 Juni 2026 | 17:40 WIB

183 Warga Pinggir Rel Senen Direlokasi, KAI Ratakan Puluhan Bangunan Liar

183 Warga Pinggir Rel Senen Direlokasi, KAI Ratakan Puluhan Bangunan Liar

News | Minggu, 28 Juni 2026 | 17:30 WIB

×